Longsor Kembali Terjadi di Gowa, Tim Sar Gabungan Temukan Tiga dari Empat Korban Tertimbun Longsor

- Penulis

Sabtu, 24 Desember 2022 - 21:43 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, GOWA – Cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Gowa menyebabkan tanah longsor terjadi di Tinggi Moncong dan Parangloe Kabupaten Gowa, Sabtu (24/12/22).

Akibatnya, longsoran tanah menimpa rumah yang berada di pinggiran tebing. Dilaporkan 4 orang tertimbun material longsor, 3 orang di Bontolerung Kecamatan Tinggi Moncong dan 1 orang di Desa Lonjoboko Kecamatan Parangloe Gowa.

Tim Sar Gabungan langsung melakukan pencarian terhadap para korban dengan membersihkan material longsor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga korban yang tertimbun di Bontolerung Kecamatan Tinggi Moncong berhasil ditemukan masing-masing atas nama Hasan, Anwar, dan Muhammad Arsyad. Ketiganya dalam kondisi meninggal dunia langsung dievakuasi ke Puskesmas Tinggi Moncong.

Sementara, satu korban atas nama Deng Lewa (50) yang berada di Desa Lonjoboko Kecamatan Parangloe masih dalam pencarian. Namun hingga malam hari, korban belum ditemukan dan operasi sementara dihentikan dengan mempertimbangkan kondisi tanah dan visibilitas Tim Sar Gabungan.

Kepala Kantor Basarnas Sulsel Djunaidi saat di konfirmasi lewat telpon oleh tim Filalin, menyampaikan bahwa kondisi tanah di wilayah Parangloe memang masih labil, apalagi bila diterpa hujan dengan intensitas curah hujan tinggi.

“Kondisi tanah di wilayah parangloe masih lembek di tambah curah hujan tinggi,”.katanya

Berapa waktu lalu, juga terjadi tanah longsor mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia.

Karenanya, Djunaidi mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di bawah tebing agar selalu waspada terhadap kondisi tanah yang labil dan sebisa mungkin mencari lokasi aman saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Saya menghimbau kepada warga tetap waspada dan agar bisa mengunsih agar aman,”. Ucapny.

Semoga tidak terjadi longsor susulan dan warga bisa segera mencari lokasi aman untuk mengungsi sementara.

“Saya berharap semoga tidak ada lagi longsor susulan,” Tutupnya.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melaju Kencang! Progres 77 Persen Bawa Jalan Tani Kalebarembeng Dekat Garis Akhir
Demi Merawat Tradisi, Sanggar Seni Antara Nusantara Bajeng Gelar Malam Assinrilik
Dari Rumah Tak Layak Huni Menuju Hunian Layak, Gotong Royong TNI dan Warga Kalebarembeng Bangun Harapan Syahrir
Bukan Sekadar Penahan Tanah, Talud TMMD Gowa Jadi Harapan Warga Menjaga Akses Desa
Dari Atap Bocor Menuju Harapan Baru, Rumah Muh. Ramli di Gowa Kini Dikerjakan TNI
Kawal Ketahanan Infrastruktur Desa, Satgas TMMD Ke-130 Kebut Talud di Kecamatan Bontonompo
Golkar Gowa Mulai Panaskan Kontestasi, Lukman B Kady Dijadwalkan Kembalikan Formulir Calon Ketua
Jembatan Beton Sungai Karangloe Dibangun, Harapan Baru Warga Malakaji Menembus Keterisolasian
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:39 WITA

Demi Merawat Tradisi, Sanggar Seni Antara Nusantara Bajeng Gelar Malam Assinrilik

Senin, 2 November 2026 - 10:23 WITA

Dari Rumah Tak Layak Huni Menuju Hunian Layak, Gotong Royong TNI dan Warga Kalebarembeng Bangun Harapan Syahrir

Minggu, 1 November 2026 - 13:18 WITA

Bukan Sekadar Penahan Tanah, Talud TMMD Gowa Jadi Harapan Warga Menjaga Akses Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:25 WITA

Dari Atap Bocor Menuju Harapan Baru, Rumah Muh. Ramli di Gowa Kini Dikerjakan TNI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:50 WITA

Kawal Ketahanan Infrastruktur Desa, Satgas TMMD Ke-130 Kebut Talud di Kecamatan Bontonompo

Berita Terbaru