Tanggap Krisis Air, Yayasan Hadji Kalla Distribusi Air Bersih Kepada Warga Terdampak

- Penulis

Senin, 30 Oktober 2023 - 11:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Saat ini beberapa wilayah di Sulawesi Selatan tak terkecuali Kota Makassar, mengalami kekeringan sehingga mengakibarkan krisis air akibat kemarau yang berkepanjangan. Dalam usaha untuk mengurangi dampak buruk dari kekurangan air bersih, Yayasan Hadji Kalla bersama-sama dengan pihak terkait melaksanakan upaya kemanusiaan dengan membagikan air bersih secara gratis kepada warga yang terdampak.

Dalam upaya untuk membantu mengatasi krisis air ini, Yayasan Hadji Kalla bersama tim relawan telah mengorganisir distribusi air bersih kepada warga yang membutuhkan. Sejumlah tangki air dan kendaraan pengangkut air telah dikerahkan untuk menyediakan air minum bersih dan air untuk keperluan sehari-hari kepada warga yang terdampak di beberapa wilayah Kota Makassar.

Muhammad Jumadi, Officer Bidang Kemanusiaan dan Lingkungan Yayasan Hadji Kalla, berbicara tentang misi kemanusiaan ini, “Kami merasa sangat prihatin melihat dampak krisis air ini pada warga Makassar. Sebagai sebuah lembaga sosial yang berkomitmen untuk memberikan bantuan dalam situasi-situasi darurat, kami tidak bisa berdiam diri. Distribusi air bersih adalah langkah pertama kami dalam membantu warga yang membutuhkan dan kami akan terus bekerja keras untuk memitigasi krisis ini”, jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah kota, PMI (Palang Merah Indonesia), dan relawan. Bersama-sama berupaya memberikan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak, terutama keluarga yang paling rentan dan memerlukan bantuan segera. Adapun titik-titik yang telah dilakukan distribusi adalah di kecamatan Biringkanaya, Mariso, Panakukang, Rappocini dan Mamajang.

Daeng Kebo salah seorang warga meyampaikan, “Terima kasih banyak kepada Yayasan Hadji Kalla dan semua pihak yang telah peduli dengan situasi kami di tengah kekeringan ini. Bantuan air bersih ini seperti hujan di tengah musim kemarau yang panjang. Sekali lagi terima kasih”.

Yayasan Hadji Kalla juga berencana untuk melanjutkan upaya ini dengan menyediakan air bersih dan melibatkan komunitas dalam langkah pemulihan jangka panjang yang berkelanjutan. (*)

 

 

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bank Papua Dorong Mahasiswa AMKOP Jadi Entrepreneur Mandiri Lewat Kelas Kolaboratif
OJK Cabut Izin Usaha PT BPR Sungai Rumbai, Nasabah Diminta Tetap Tenang
OJK TERBITKAN PANDUAN MEDIA SOSIAL PERBANKAN UNTUK PERKUAT TATA KELOLA DIGITAL INDUSTRI BANK
20 Jamaah Umrah Asal Parepare yang Sempat Terlantar Dipulangkan, Ini Penjelasan Pemilik Travel
Prodi Manajemen UIT Makassar Sambut Tim Asesor LAMEMBA, Targetkan Akreditasi Unggul
Hj Risma Jelaskan Kronologi Jamaah Umrah Dipulangkan Bertahap, Terkendala Biaya Membengkak Akibat Perang
Taruna Ikrar Pimpin Perangi Diabetes hingga Jantung, BPOM Siapkan Label Nutri-Level pada Pangan Olahan
ABG Collaboration: Berdayakan Peran Mahasiswa melalui Program SAPA Kampus Berdampak Dampingi UMK Naik Kelas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 09:55 WITA

Bank Papua Dorong Mahasiswa AMKOP Jadi Entrepreneur Mandiri Lewat Kelas Kolaboratif

Rabu, 8 April 2026 - 08:22 WITA

OJK Cabut Izin Usaha PT BPR Sungai Rumbai, Nasabah Diminta Tetap Tenang

Selasa, 7 April 2026 - 14:11 WITA

OJK TERBITKAN PANDUAN MEDIA SOSIAL PERBANKAN UNTUK PERKUAT TATA KELOLA DIGITAL INDUSTRI BANK

Selasa, 7 April 2026 - 12:07 WITA

20 Jamaah Umrah Asal Parepare yang Sempat Terlantar Dipulangkan, Ini Penjelasan Pemilik Travel

Selasa, 7 April 2026 - 09:45 WITA

Prodi Manajemen UIT Makassar Sambut Tim Asesor LAMEMBA, Targetkan Akreditasi Unggul

Berita Terbaru