Profesor FT dan FTI UMI Dikukuhkan, Rektor UMI Tegaskan Hal Ini

- Penulis

Selasa, 6 Februari 2024 - 20:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mengelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka pengukuhan Profesor atau Guru Besar secara online dan offline di Auditorium Al-Jibra kampus UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Selasa (6/2/024).

Acara pengkuhan jabatan akademik untuk seorang dosen ini menetapkan dua profesor baru UMI yakni Prof. Dr. Ir. H. Dirgahayu A. Lantara, MT., IPU., ASEAN Eng dari Fakultas Teknologi Industri (FTI), dan Prof. Dr. Ir. Maryam, Hafram, MT, dari Fakultas Teknik (FT).

Rektor UMI, Prof. Dr. H Sufirman Rahman, SH, MH, mengungkapkan, rasa syukur karena UMI kembali membuktikan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan dan dakwah dengan menambah dua guru besar lewat penambahan jumlah profesor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan bertambah dua profesor tersebut, maka jumlah guru besar di UMI mencapai 83 orang, yang telah memiliki pengalaman di bidang masing-masing,”ungkapnya.

Target UMI, disebutkan Prof Sufirman Rahman, pada tahun 2024 adalah mencapai 10 persen dari jumlah dosen menjadi profesor, sehingga dapat mencapai angka 88 profesor.

“Semoga penambahan jumlah guru besar dapat menjadi inspirasi atau dorongan bagi dosen lainnya di UMI untuk berusaha meraih gelar profesor. Insya allah besok akan digelar pengukuhan 3 Profesor dan tanggal 12 Pebruari ada 2 Professor UMI juga akan dikukuhan,” ujarnya.

Menambah jumlah profesor, kata dia, merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan tersendiri bagi para guru besar dalam menjalankan tugas mereka dengan lebih baik.

“Kepada profesor yang baru saja dikukuhkan, saya ingin menyampaikan bahwa tugas melaksanakan tridarma tidak berakhir saat menjadi guru besar. Sebaliknya, profesor memiliki kewajiban2 utama untuk melakukan penelitian, dan tugas khususnya adalah meningkatkan produksi karya ilmiah,” katanya.

Ia menegaskan bahwa dosen di UMI dituntut untuk terus mengembangkan diri dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi untuk menjawab atau mengimplementasikan cita-cita UMI dalam mencapai status World Class University (WCU).

“UMI telah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Belanda, Prancis, dan Jepang. Semua ini dilakukan untuk mencapai status World Class University (WCU),” jelasnya.

Terpantau, Prof Dirga Lantara membawakan pidato ilmiah berjudul “Optimalisasi sumberdaya manusia dalam meningkatkan kemampuan produksi dalam industri pembuatan Kapal Layar Phinisi”.

Ia menjelaskan bahwa Phinisi merupakan kapal layar tradisional suku Bugis dan suku Makassar di Sulawesi Selatan, yang menggunakan jenis layar sekunar dengan dua tiang dan tujuh helai layar.

Kemudian, Prof. Dr. Ir. St. Maryam, H., MT, dengan judul pidato “Kalibrasi dan validasi model simulasi lalu lintas mikroskopis VISSIM untuk peningkatan perencanaan kapasitas jalan raya”.

Prof. Dr. Ir. Maryam Hafram, MT., menyampaikan pentingnya memilih metode dan teknik yang tepat untuk menganalisis dan mengukur tingkat layanan lalu lintas dengan menggunakan aplikasi simulasi mikroskopis VISSIM.

Menurutnya, VISSIM dapat membantu dalam mengembangkan solusi transportasi yang lebih efektif dan efisien untuk mengurangi kemacetan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK TERBITKAN PANDUAN MEDIA SOSIAL PERBANKAN UNTUK PERKUAT TATA KELOLA DIGITAL INDUSTRI BANK
20 Jamaah Umrah Asal Parepare yang Sempat Terlantar Dipulangkan, Ini Penjelasan Pemilik Travel
Prodi Manajemen UIT Makassar Sambut Tim Asesor LAMEMBA, Targetkan Akreditasi Unggul
Hj Risma Jelaskan Kronologi Jamaah Umrah Dipulangkan Bertahap, Terkendala Biaya Membengkak Akibat Perang
Taruna Ikrar Pimpin Perangi Diabetes hingga Jantung, BPOM Siapkan Label Nutri-Level pada Pangan Olahan
ABG Collaboration: Berdayakan Peran Mahasiswa melalui Program SAPA Kampus Berdampak Dampingi UMK Naik Kelas
Benarkah Bayi WNI Otomatis Jadi Peserta Aktif BPJS? Simak Penjelasannya!
Program MBG Perkuat Komitmen Pemerintah atasi Permasalahan Gizi dan Tingkatkan Kualitas SDM
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 14:11 WITA

OJK TERBITKAN PANDUAN MEDIA SOSIAL PERBANKAN UNTUK PERKUAT TATA KELOLA DIGITAL INDUSTRI BANK

Selasa, 7 April 2026 - 12:07 WITA

20 Jamaah Umrah Asal Parepare yang Sempat Terlantar Dipulangkan, Ini Penjelasan Pemilik Travel

Selasa, 7 April 2026 - 09:45 WITA

Prodi Manajemen UIT Makassar Sambut Tim Asesor LAMEMBA, Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 6 April 2026 - 22:58 WITA

Hj Risma Jelaskan Kronologi Jamaah Umrah Dipulangkan Bertahap, Terkendala Biaya Membengkak Akibat Perang

Senin, 6 April 2026 - 20:59 WITA

Taruna Ikrar Pimpin Perangi Diabetes hingga Jantung, BPOM Siapkan Label Nutri-Level pada Pangan Olahan

Berita Terbaru