Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Latih Manajemen Koperasi untuk Teman Nelayan

- Penulis

Rabu, 8 Mei 2024 - 16:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) selalu berupaya hadir untuk masyarakat di sekitar aktivitas bisnis Perusahaan, khususnya di proyek pembangunan TPK New Makassar 2 atau yang biasa disebut dengan Makassar New Port (MNP) sebagai mandat Proyek Strategis Nasional.

 

Terbaru, kolaborasi Pelindo Group wilayah kerja Makassar, yakni Regional 4 bersama Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) dan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menggelar Pelatihan Manajemen Koperasi bagi Pengurus Koperasi Nelayan Kelurahan Kaluku Bodoa, Cambaya, Buloa, dan Kelurahan Tallo di Kota Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis mengatakan bahwa TJSL adalah kegiatan yang merupakan komitmen Perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, dan lingkungan.

 

“Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL merupakan salah satu program perusahaan yang wajib untuk dipenuhi dan dijalankan setiap tahun dan bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama di area lingkungan kerja Perusahaan,” terang Abdul Azis.

 

Dia menuturkan, Program TJSL Pelindo Regional 4 fokus pada tiga bidang, yakni pendidikan, UMKM atau Usaha Mikro Kecil Menengah, serta Bina Lingkungan. “Di mana yang kita lakukan pada kesempatan kali ini adalah bidang UMKM, yaitu memberikan pelatihan manajemen koperasi kepada pengurus koperasi nelayan di empat kelurahan di sekitar aktivitas bisnis perusahaan,” tukasnya.

 

Basri Alam, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4 menambahkan, program yang dilaksanakan pada Sabtu (4 Mei 2024) ini dikenal sebagai Program Teman Nelayan yang merupakan salah satu inisiatif pembinaan masyarakat pesisir yang berada di sekitar area kerja Pelindo Group di wilayah Makassar.

 

“Tujuannya adalah untuk mendukung kesejahteraan nelayan di sekitar Makassar New Port atau TPK New Makassar 2,” imbuhnya.

 

Dia juga menekankan bahwa program-program TJSL difokuskan pada manfaat bersama untuk memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat. Salah satu program berkelanjutan yang ditekankan adalah pembinaan koperasi karena keberadaannya dapat membantu perekonomian para nelayan di sekitar wilayah kerja Pelindo.

 

“Inisiatif ini mencerminkan upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme nelayan serta mendukung perekonomian lokal di sekitar Makassar New Port,” ujarnya.

 

Dengan terus mengembangkan program-program semacam itu, diharapkan akan tercipta dampak positif yang lebih besar bagi komunitas nelayan dan masyarakat setempat secara keseluruhan.

 

Sementara itu Ketua Koperasi Nelayan Buloa, Rahman, menegaskan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi mereka dalam memahami manajemen alur kas koperasi. Dia berharap, melalui pelatihan yang diberikan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan koperasi dan meningkatkan profesionalisme pengurus koperasi nelayan dalam mengelola koperasi.

 

Dia mengakui bahwa koperasi mereka didirikan dengan dukungan dari Pelindo Group. “Dimulai dengan memfasilitasi dalam pembentukan koperasi di masing-masing kelurahan, sampai dengan penyediaan modal awal usaha untuk koperasi sehingga kami sangat merasa terbantu dari proses pembentukan hingga pelaksanaan saat ini,” ucapnya.

 

Dia juga mengucapkan terima kasih atas semua fasilitas yang telah diberikan Pelindo Group, terutama kepada Teman Nelayan. “Semoga apa yang diberikan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.” (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK TERBITKAN PANDUAN MEDIA SOSIAL PERBANKAN UNTUK PERKUAT TATA KELOLA DIGITAL INDUSTRI BANK
20 Jamaah Umrah Asal Parepare yang Sempat Terlantar Dipulangkan, Ini Penjelasan Pemilik Travel
Prodi Manajemen UIT Makassar Sambut Tim Asesor LAMEMBA, Targetkan Akreditasi Unggul
Hj Risma Jelaskan Kronologi Jamaah Umrah Dipulangkan Bertahap, Terkendala Biaya Membengkak Akibat Perang
Taruna Ikrar Pimpin Perangi Diabetes hingga Jantung, BPOM Siapkan Label Nutri-Level pada Pangan Olahan
ABG Collaboration: Berdayakan Peran Mahasiswa melalui Program SAPA Kampus Berdampak Dampingi UMK Naik Kelas
Benarkah Bayi WNI Otomatis Jadi Peserta Aktif BPJS? Simak Penjelasannya!
Program MBG Perkuat Komitmen Pemerintah atasi Permasalahan Gizi dan Tingkatkan Kualitas SDM
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 14:11 WITA

OJK TERBITKAN PANDUAN MEDIA SOSIAL PERBANKAN UNTUK PERKUAT TATA KELOLA DIGITAL INDUSTRI BANK

Selasa, 7 April 2026 - 12:07 WITA

20 Jamaah Umrah Asal Parepare yang Sempat Terlantar Dipulangkan, Ini Penjelasan Pemilik Travel

Selasa, 7 April 2026 - 09:45 WITA

Prodi Manajemen UIT Makassar Sambut Tim Asesor LAMEMBA, Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 6 April 2026 - 22:58 WITA

Hj Risma Jelaskan Kronologi Jamaah Umrah Dipulangkan Bertahap, Terkendala Biaya Membengkak Akibat Perang

Senin, 6 April 2026 - 20:59 WITA

Taruna Ikrar Pimpin Perangi Diabetes hingga Jantung, BPOM Siapkan Label Nutri-Level pada Pangan Olahan

Berita Terbaru