Ragu Dengan Uang Anda,Begini Cara Mengenali Keaslian dan Menjaga Uang Rupiah

- Penulis

Selasa, 24 Desember 2024 - 17:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Untuk mengidentifikasi keaslian uang Rupiah, masyarakat dapat menggunakan metode 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang). Metode 3D tersebut dapat digunakan untuk menemukan security feature yang ada pada uang Rupiah pecahan 100.000 tahun emisi 2016 seperti:

No Security Feature Ciri-Ciri Uang Rupiah Asli

1. Bahan uang Bahan uang Rupiah asli terbuat dari serat kapas

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Warna Warna uang terlihat terang dan jelas. Uang Rupiah asli warna dominan merah, terlihat jelas dan terang

3. Teknik Cetak Hasil cetak yang terasa kasar pada beberapa bagian uang. Tampak depan uang rupiah asli hasil cetaknya terasa kasar apabila diraba pada lambang negara Garuda Pancasila, angka nominal “100000”, tulisan “Seratus Ribu Rupiah”, tulisan “Emisi 2016” serta gambar utama yaitu Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta. Tampak belakang uang Rupiah asli terasa kasar pada bagian belakang angka “100000”, teks dengan frasa “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia Mengeluarkan Rupiah Sebagai Alat Pembayaran Yang Sah Dengan Nilai Seratus Ribu Rupiah” dan tulisan “Bank Indonesia”

4. Benang Pengaman Terdapat benang pengaman seperti dianyam dan akan berubah warna bila dilihat dari sudut pandang tertentu, juga terdapat tulisan “BI100000” pada uang Rupiah asli. Sedangkan uang palsu yang kami lihat juga terdapat benang pengaman yang dianyam, namun apabila dilihat dengan teliti tidak terdapat angka “BI100000” yang jelas dan presisi

5. Multi Colour Latent Image Gambar tersembunyi multiwarna (Multicolour Latent Image). Pada uang Rupiah asli terdapat kombinasi warna merah, kuning dan hijau pada angka 100 yang dapat dilihat dari sudut pandang tertentu, letaknya di sudut kanan atas tampak depan uang Rupiah.

6. Watermark Tanda air (watermark) dan Electrotype (ornamen). Pada uang Rupiah asli tanda air berupa gambar pahlawan dan di ornamen terdapat ornamen logo BI dan letaknya presisi di kedua sisi uang

7. Rectoverso Gambar saling isi (Rectoverso). Logo BI yang akan terlihat utuh apabila diterawangkan ke arah cahaya pada uang Rupiah asli

8. Perisai/Colour Shifting Gambar perisai akan berubah warna apabila dilihat dari sudut pandang tertentu

9. Mikroteks Mikroteks. Tulisan berukuran sangat kecil yang hanya dapat dibaca dengan bantuan kaca pembesar, yang bisa dilihat pada angka “100000” sisi depan uang, angka “100” pada sisi belakang uang

10. Gambar raster Gambar Raster berupa tulisan “NKRI” yang dapat dibaca dengan bantuan kaca pembesar, terletak di samping gambar pahlawan Dr. Ir. Soekarno sisi depan uang.

Selain menurut Rizki Ernadi Wimanda Kepala BI Sulsel, untuk mengidentifikasi keaslian uang Rupiah yang tidak dibenarkan adalah dengan dibelah/disobek dan sejenisnya. Hal ini bertentangan dengan UU Mata Uang, di mana setiap orang yang dengan sengaja merusak, memotong, menghancurkan, dan/atau mengubah rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan Rupiah sebagai simbol negara dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 1 Miliar sebagaimana tertulis pada Pasal 35 pada UU No. 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang yang berbunyi:

” Apabila masyarakat memiliki keraguan atas keaslian uang Rupiah, masyarakat dapat datang dan melaporkannya ke polisi, bank, atau Bank Indonesia,” ujarnya Selasa (24/12/2024)

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sosok Sederhana dan Merakyat, Achmad Daeng Se’re Kian Dekat di Hati Warga Takalar
Trafik Jeneponto Diprediksi Naik 53%, Indosat Hadirkan Posko Mudik di Jalur Strategis Sulawesi Selatan
NIKMATI HANGATNYA RAMADAN DENGAN PROMO MENGINAP DAN SAJIAN IFTAR NUSANTARA DENGAN SENTUHAN TIMUR TENGAH
Kapolda Sulsel Apresiasi Pos Terpadu Bernuansa Adat di Gowa, Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Kasi Operasi Basarnas Makassar Tinjau Kesiapan Siaga SAR Lebaran di Bone dan Wajo
Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Tembus 384 Ribu Orang Jelang Lebaran 2026
Bukit Baruga Siapkan Layanan Keamanan dan Kenyamanan untuk Warga Jelang Mudik Lebaran 2026
Pekan Ketiga Ramadan, Visitor Mal Ratu Indah Tembus 48 Ribu per Hari
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:26 WITA

Sosok Sederhana dan Merakyat, Achmad Daeng Se’re Kian Dekat di Hati Warga Takalar

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:11 WITA

Trafik Jeneponto Diprediksi Naik 53%, Indosat Hadirkan Posko Mudik di Jalur Strategis Sulawesi Selatan

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:55 WITA

NIKMATI HANGATNYA RAMADAN DENGAN PROMO MENGINAP DAN SAJIAN IFTAR NUSANTARA DENGAN SENTUHAN TIMUR TENGAH

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:44 WITA

Kapolda Sulsel Apresiasi Pos Terpadu Bernuansa Adat di Gowa, Fasilitas Lengkap untuk Pemudik

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:41 WITA

Kasi Operasi Basarnas Makassar Tinjau Kesiapan Siaga SAR Lebaran di Bone dan Wajo

Berita Terbaru