OJK Luncurkan OJK Infinity 2.0, Perkuat Ekosistem Keuangan Digital dan Industri Kreatif

- Penulis

Kamis, 24 April 2025 - 23:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM, –Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan OJK Infinity 2.0, sebuah pusat inovasi keuangan digital yang dirancang untuk memperkuat pengembangan teknologi finansial serta mendukung pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.

 

Peluncuran yang berlangsung di Kantor OJK Menara Radius Prawiro, Jakarta, turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Bekraf RI Teuku Riefky Harsya, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Sektor Keuangan OJK Hasan Fawzi, serta Duta Besar Swiss untuk Indonesia, H.E. Olivier Zehnder.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyatakan bahwa OJK Infinity 2.0 merupakan bagian dari strategi mempercepat terciptanya ekosistem keuangan digital yang inklusif dan adaptif. “Sandbox ini bukan sekadar alat uji coba, tetapi fondasi bagi pembentukan ekosistem pembiayaan yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Menparekraf Teuku Riefky Harsya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung industri kreatif. “Tiga pilar Asta Ekraf, yakni Sinergi, Dana, dan Talenta Ekraf menjadi dasar kolaborasi kami dengan OJK,” ujarnya.

 

OJK Infinity 2.0 akan menjalankan empat program strategis sepanjang 2025:

 

1. Skema pendanaan industri kreatif berbasis Web3 seperti game, musik, film, dan animasi.

 

 

2. Penyelenggaraan kompetisi Infinity Hackathon bertema blockchain.

 

 

3. Proyek digitalisasi industri sapi perah bersama ILO dan Asosiasi Fintech Indonesia.

 

 

4. Peluncuran buletin Beyond Infinity edisi perdana yang membahas keamanan siber.

 

 

 

Dalam kesempatan yang sama, OJK dan Kemenparekraf juga menandatangani Nota Kesepahaman Bersama untuk memperkuat kerja sama dalam penyediaan data, literasi keuangan, pengembangan SDM, serta riset dan inovasi di sektor ekonomi kreatif dan jasa keuangan.

 

Duta Besar Swiss, Olivier Zehnder, menyambut baik inisiatif OJK dan menyatakan komitmen negaranya untuk terus mendukung inklusi keuangan digital dan pengembangan teknologi finansial di Indonesia.

 

Dengan pendekatan kolaboratif berbasis konsep Pentahelix, OJK Infinity 2.0 diharapkan mampu menjadi motor penggerak inovasi yang berdampak nyata bagi pelaku usaha kreatif, UMKM, dan masyarakat luas. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Isi LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran di Luwu Utara Viral, Warga Minta Pemeriksaan Agen
OJK SULSEL SULBAR DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR
Pelaku Pengancaman Istri yang Viral di Media Sosial Ditangkap Resmob Polsek Rappocini
OJK SULEL SULBAR PERKUAT INKLUSI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DI DESA SUMARE
SAPA Kampus Berdampak: Kolaborasi BBPOM di Makassar dan Universitas Hasanudin Berikan Manfaat Nyata Bagi UMK
Wajib Tahu, Ada Hal Yang Tidak Bisa Dijamin BPJS Kesehatan
Pria Lompat dari Jembatan Kembar Gowa, Tim SAR Lakukan Pencarian di Sungai Jeneberang
MaRI Piknik 2026 Hadirkan Kolaborasi Olahraga, Kreativitas, dan Edukasi di Tengah Kota Makassar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:27 WITA

Dugaan Isi LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran di Luwu Utara Viral, Warga Minta Pemeriksaan Agen

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:22 WITA

OJK SULSEL SULBAR DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:33 WITA

Pelaku Pengancaman Istri yang Viral di Media Sosial Ditangkap Resmob Polsek Rappocini

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:32 WITA

OJK SULEL SULBAR PERKUAT INKLUSI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DI DESA SUMARE

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:21 WITA

SAPA Kampus Berdampak: Kolaborasi BBPOM di Makassar dan Universitas Hasanudin Berikan Manfaat Nyata Bagi UMK

Berita Terbaru