IKNB Sulampua Tumbuh Positif, Fintech dan Pergadaian Cetak Kinerja Impresif

- Penulis

Selasa, 29 April 2025 - 18:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MakassarFilalin.com,Industri Keuangan Non Bank (IKNB) di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) mencatat kinerja yang positif secara tahunan (year on year). Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Februari 2025 menunjukkan bahwa sektor-sektor utama dalam IKNB mengalami pertumbuhan signifikan, meskipun ada beberapa tantangan di sejumlah lini.

Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Moch. Muchlasin, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan semakin besarnya peran sektor jasa keuangan dalam mendorong perekonomian daerah.

“IKNB di wilayah Sulampua terus menunjukkan ketangguhan dan adaptasi yang baik terhadap dinamika ekonomi. Pertumbuhan aset dana pensiun sebesar 4,46 persen menjadi Rp3,76 triliun adalah indikator positif dari kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana jangka panjang,” ujar Muchlasin dalam keterangannya, Senin (28/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sektor penjaminan, outstanding penjaminan naik tajam sebesar 28,25 persen menjadi Rp957 miliar. Sementara itu, total piutang perusahaan pembiayaan juga mencatat pertumbuhan sebesar 8,25 persen hingga mencapai Rp52,41 triliun.

Namun demikian, terdapat kontraksi pada pembiayaan yang dilakukan oleh perusahaan modal ventura, dengan penurunan sebesar -9,10 persen.

Di sisi lain, kinerja perusahaan pergadaian dan fintech peer-to-peer (P2P) lending menunjukkan lonjakan signifikan. Pinjaman yang disalurkan oleh perusahaan pergadaian tumbuh 27,59 persen hingga mencapai Rp17,61 triliun. Sedangkan outstanding pembiayaan melalui fintech P2P lending melonjak sebesar 64,50 persen, mencapai Rp5,2 triliun pada posisi Januari 2025.

Muchlasin menambahkan bahwa pertumbuhan di sektor fintech menjadi sinyal kuat akan semakin digitalnya preferensi masyarakat dalam mengakses layanan keuangan.

“Kenaikan signifikan pada pembiayaan fintech menegaskan bahwa transformasi digital di sektor keuangan semakin masif. Ini perlu dibarengi dengan penguatan pengawasan dan literasi keuangan bagi masyarakat,” tegasnya.

Secara keseluruhan, OJK optimistis bahwa kinerja sektor jasa keuangan di Sulampua, termasuk di Sulawesi Selatan, akan tetap terjaga dan berkontribusi positif terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siap Gelar Kembara 2026, PKS Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Kader dan Semangat Bela Negara
Pecah Kebuntuan Konflik Menahun, DPR Sahkan RUU Reforma Agraria Demi Keadilan Rakyat
Langkah Warga Pegunungan Kini Semakin Aman, Pertamina Resmikan Rehabilitasi Jembatan Gantung Kaluppini di Enrekang
Toyota Hilux Rangga Jadi Andalan Bisnis di Sulawesi,   Kuasai 51,4% Market Share Pick Up Medium 
Kalla 10K Hadir dengan Konsep Baru, Gandeng PASI dan Bidik Pelari Makassar
Unit Kamneg Satintelkam Polresta Gowa Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian, Terendus Lewat Media Sosial
Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi melalui Sharing with Stakeholder
Mendorong Jiwa Wirausaha Digital, FIKOM UIT Gelar PKKMB 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 08:43 WITA

Siap Gelar Kembara 2026, PKS Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Kader dan Semangat Bela Negara

Kamis, 24 September 2026 - 08:40 WITA

Pecah Kebuntuan Konflik Menahun, DPR Sahkan RUU Reforma Agraria Demi Keadilan Rakyat

Rabu, 23 September 2026 - 17:21 WITA

Langkah Warga Pegunungan Kini Semakin Aman, Pertamina Resmikan Rehabilitasi Jembatan Gantung Kaluppini di Enrekang

Rabu, 23 September 2026 - 16:42 WITA

Toyota Hilux Rangga Jadi Andalan Bisnis di Sulawesi,   Kuasai 51,4% Market Share Pick Up Medium 

Rabu, 23 September 2026 - 13:18 WITA

Kalla 10K Hadir dengan Konsep Baru, Gandeng PASI dan Bidik Pelari Makassar

Berita Terbaru