OJK dan Polda Sulsel Perkuat Pemberantasan Keuangan Ilegal Lewat Coaching Clinic

- Penulis

Rabu, 28 Mei 2025 - 19:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (KOMS), memperkuat langkah pemberantasan aktivitas keuangan ilegal di Sulawesi Selatan dengan menggelar Coaching Clinic bagi jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sinergis Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah dalam meningkatkan pemahaman dan kapasitas aparat penegak hukum terhadap berbagai modus kejahatan keuangan.

 

Kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni pada 22 Mei di Makassar dan 23 Mei di Rantepao, dengan melibatkan lebih dari 200 peserta dari Polda Sulsel, Polrestabes Makassar, Polres Tana Toraja, dan Polres Toraja Utara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Departemen Hukum OJK, Mufli Asmawidjaja, dan Sekretariat Satgas PASTI Pusat, Brigjen Pol Fajaruddin, menjadi narasumber utama dalam kegiatan ini. Materi yang disampaikan mencakup mekanisme penanganan aktivitas keuangan ilegal serta pemanfaatan teknologi seperti aplikasi Indonesia Anti-Scam Center (IASC) dan Sistem Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (SiPASTI).

 

Menurut Arif Machfoed, Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Lembaga Manajemen Strategis Terpadu (LMSt) KOMS, Sulawesi Selatan termasuk provinsi dengan tingkat aktivitas keuangan ilegal yang tinggi. Sepanjang 2024, Satgas PASTI Daerah mencatat lima kasus besar dengan total kerugian masyarakat mencapai Rp134 miliar.

 

“Tingginya aktivitas ilegal ini tidak lepas dari kondisi geografis dan keterbatasan akses masyarakat terhadap edukasi dan informasi keuangan,” ujarnya. “Kami harap melalui kegiatan ini, sinergi OJK dan Kepolisian makin kuat dalam melindungi masyarakat.”

 

Sementara itu, Deputi Komisioner OJK Rizal Ramadhani menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam memberantas kejahatan keuangan. “Coaching Clinic ini merupakan langkah strategis. Kepolisian kini dibekali perangkat yang mendukung kerja mereka, seperti IASC dan SiPASTI,” ujarnya.

 

Sejak diluncurkan pada 22 November 2024 hingga 13 Mei 2025, aplikasi IASC telah memblokir 45.262 rekening yang terindikasi terlibat aktivitas keuangan ilegal, dengan total dana mencapai Rp161,1 miliar. Selain itu, Satgas PASTI juga telah menindak 12.781 aktivitas ilegal yang mencakup investasi bodong, pinjaman daring ilegal, dan entitas pergadaian tanpa izin.

 

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif OJK. “Coaching Clinic ini sangat bermanfaat. Kami akan terus bersinergi untuk memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat dari ancaman keuangan ilegal,” tegasnya.

 

Dengan kolaborasi yang solid dan pemanfaatan teknologi, Satgas PASTI berharap upaya pemberantasan keuangan ilegal di Sulawesi Selatan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan berdampak nyata. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri
Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi
Kejati Sulsel Soroti Sewa Lahan PT IHIP di Lutim, Minta Dilakukan Appraisal Ulang
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat melalui Mental Health Day 2026
Pegadaian Kanwil Makassar SulSelBarRa Maluku Cetak Kinerja Gemilang per April 2026: Omset Tembus Rp20,19 Triliun dan Perkuat Ekosistem Emas
PHRI Sulsel Apresiasi Makassar Half Marathon sebagai Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Kunjungan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ke Wilayah Kerja Pelabuhan Makassar Perkuat Sinergi dan Bahas Tantangan Operasional Pelindo Group
Pembukaan Temu Ilmiah Kader (TIKAR) 2026 : Penguatan Kapasitas Intelektual Kader dalam Mendorong Transformasi Ekonomi Islam yang Kompetitif dan Adaptif
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:45 WITA

Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:35 WITA

Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:42 WITA

Kejati Sulsel Soroti Sewa Lahan PT IHIP di Lutim, Minta Dilakukan Appraisal Ulang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:16 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat melalui Mental Health Day 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:02 WITA

Pegadaian Kanwil Makassar SulSelBarRa Maluku Cetak Kinerja Gemilang per April 2026: Omset Tembus Rp20,19 Triliun dan Perkuat Ekosistem Emas

Berita Terbaru