MAKASSAR,FILALIN.COM, –Wakil Ketua Yayasan UIT Aminuddin, SH, MH jadi sebagai narasumber pada acara Dies Natalis Fakultas Hukum UNHAS ke 74 dengan Berbagi Pengalaman di PPs Kampus IV UIT
dengan secara Daring, Kamis, 7 Mei 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aminuddin, SH, MH menyampaikan kepada adik-adik mahasiswa dan teman-teman semua, saya secara pribadi terkait almamater Universitas Hasanuddin ada dua moment yang membuat saya merasa bangga dan senang, pertama sewaktu saya melihat pengumuman UMPTN dulu tentu ini suatu kebanggaan kita bisa lolos dan masuk belajar di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, dan moment selanjutnya saat ini bisa sharing adik-adik semua bisa bersilaturahmi dengan teman-teman angkatan 99.
Untuk saat ini, saya dipercayakan untuk membagi pengalaman pasca selesai wisuda Universitas Hasanuddin
Saat ini saya sebagai dosen juga pengurus Yayasan Indonesia Timur, jadi setiap harinya kita juga masih profesinya sama ketemu dosen ketemu teman-teman mahasiswa, dan tentunya bertemu dengan mahasiswa.
Pengalaman saya ke mahasiswa terutama kuliah perdana fakultas hukum, saya melakukan sesi tanya jawab salah satunya kenapa anda memilih fakultas hukum, tentu jawaban tersendiri dan itu saya yakin adik-adik mahasiswa fakultas hukum Unhas juga seperti itu, banyak hal-hal yang membuat kita masuk di fakultas hukum
Ini saya cerita bahwa kelompok mahasiswa pertama ketika ditanya kenapa anda memilih fakultas hukum, jawaban mereka pertama katanya gelar kren SH, kedua ketika ditanya ada yang bilang posisinya luas banyak, itu sudah kelihatan teman-teman tadi dari berbagai profesi fakultas hukum ada jaksa, ada hakim, kepolisian, tentara.
Saya ceritakan pengalaman saya disini mungkin agak berbeda dengan teman-teman yang lain karena keseharian saya itu hampir kalau dibilang bersentuhan hukum lebih luas di Yayasan Indonesia Timur mungkin tidak, tapi hal ini yang membuat kita pengalaman di Fakultas hukum Unhas yang itulah membuat kita mampu beradaptasi, mampu bisa mengembangkan diri dengan profesi yang lain.
Jadi saya di Universitas Indonesia Timur dan Yayasan Indonesia Timur dipercaya sebagai wakil ketua yayasan karena kebetulan ketua yayasan kami kemarin itu terpilih jadi anggota DPR RI sempat kami menggantikan sebagai ketua setelah selesai di DPR RI nya dia sekarang menjabat sebagai ketua jadi saya wakil lagi.
Jadi yayasan Indonesia Timur itu adalah yayasan mewadahi Universitas Indonesia Timur. Berbicara Tentang pengelolaan Universitas tentu kita berpikir ini adalah organisasi yang sangat besar karena didalamnya terdiri dari mahasiswa, dosen, pegawai dan juga pejabat-pejabat struktural yang ada seperti Rektor dan Dekan suatu perguruan tinggi. Universitas Indonesia Timur adalah perguruan tinggi swasta maka muara pertanggungjawabannya ada dua, pertama dia harus bertanggungjawab secara Akademik kepada Kementerian Pendidikan dalam hal ini diwakili Lembaga Layanan Dikti kemudian non akademik mereka harus bertanggungjawab kepada yayasan karena yayasan merupakan badan hukum perguruan tinggi, adik-adik beruntung bisa kuliah di Universitas Hasanuddin merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik, dari hal itulah saya belajar ternyata sangat penting dulu kita pelajari terutama pengantar ilmu hukum, pengantar hukum Indonesia yang akan membuat kita bisa beradaptasi dengan profesi-profesi lainnya.
Saya informasikan sedikit bahwa kami dari perguruan tinggi swasta itu pengelolaannya sangat berbeda dengan perguruan tinggi negeri, kalau perguruan tinggi negeri mungkin tidak terlalu dipusingkan dengan masalah metode penerimaan mahasiswa baru apalagi kalau di Unhas tidak melakukan promosipun, calon-calon mahasiswa akan berebut ke Unhas, karena nama dan kualitas fakultas hukum Unhas itu bisa dipercaya oleh masyarakat, berbeda dengan swasta itu sangat kompleks penanganannya penerimaan mahasiswa baru kita harus pintar-pintar mentaktisi supaya kami bisa bertahan,” Ujar Aminuddin.
Untuk bisa bertahan dan berkembang, Menurut Amiruddin, UIT atau Yayasan Indonesia Timur berusaha mendirikan unit-unit usaha untuk menopang Keberlanjutan dan Perkembangan Universitas Indonesia Timur seperti Pendirian Rumah Sakit, Perbankan, Perhotelan, dan Supermarket.
Kegiatan Webinar Dies Natalis turut dihadiri Dosen Unhas, Alumni, Praktisi, Mahasiswa.
(*/Humas UIT/ Beddu Lahi).





















