MAROS,FILALIN.COM, — Seorang remaja bernama Wahyu Lakis (15) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga melompat dari Jembatan Kuning Kembar, Mamminasata, Kelurahan Raya, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.
Menurut keterangan resmi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, korban meninggalkan rumah pada 6 Juni 2025 pukul 23.00 WITA menggunakan sepeda motor. Kendaraannya ditemukan oleh warga di pinggir jembatan sekitar pukul 02.00 WITA dini hari. Dari keterangan saksi di lokasi, terdengar teriakan yang mengarah pada dugaan korban melompat ke Sungai Pacelle.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setelah menerima laporan, Tim Rescue Kantor SAR Makassar bergerak ke lokasi kejadian pada 6 Juni pukul 12.00 WITA dengan membawa peralatan lengkap. Pencarian dilakukan bersama unsur SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Maros, TNI/Polri, serta masyarakat setempat.”ujar Andi Sultan.
Tim SAR membentuk dua Sub Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan perahu karet (Rubber Boat) menyusuri Sungai Pacelle sejauh 3 kilometer dari lokasi terakhir korban terlihat (LKK). Upaya ini membuahkan hasil pada pukul 15.00 WITA, saat korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 500 meter dari titik awal pencarian.
Jenazah korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Maros. Setelah evaluasi dan briefing akhir, seluruh unsur yang terlibat menyepakati untuk menutup operasi pencarian.
Unsur-unsur yang terlibat dalam operasi pencarian:
Rescue Kantor SAR Makassar: 5 personel
BPBD Maros: 5 personel
TNI/Polri: 2 personel
Masyarakat setempat
Alat utama yang digunakan:
2 unit Rescue Truck
2 unit Perahu Karet
Peralatan komunikasi
Peralatan medis dan evakuasi
Cuaca selama operasi terpantau cerah dengan suhu berkisar antara 19 hingga 30°C.
Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan menutup operasi secara resmi. (*)




















