Belajar Langsung dari Pengusaha, Mahasiswa Kalla Institute Siap Jadi Pebisnis Sukses

- Penulis

Minggu, 22 Juni 2025 - 16:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Konsisten dengan tujuan untuk mencetak pengusaha muda berbakat, Inkubator Kalla Institute kembali menggelar seminar bertajuk Growthlab: The Incubation Seminar Series, Nurturing Ideas, Growing Ventures.

 

Acara ini dirancang khusus untuk membekali mahasiswa Kalla Institute yang serius imengembangkan kapasitas kewirausahaan. Bertempat di Auditorium Hadji Kalla Lt.6 Kalla Institute, seminar ini menghadirkan 2 praktisi andal sekaligus 3 materi penting yang relevan bagi pengembangan startup, Rabu (18/6/2025) lalu. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai program studi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Seminar ini menjadi ajang pembelajaran langsung dari calon entrepreneur dengan fokus utama pada strategi pengembangan produk yang tidak hanya inovatif tetapi juga sesuai dengan kebutuhan pasar (market-fit).

 

Sesi pertama dibawakan langsung oleh Muhammad Nasrullah Kuddus, pemilik Marewo Bakery dan ketua TDA kampus. Ia membagikan pengalaman seputar identifikasi kebutuhan pasar, perancangan solusi yang tepat sasaran, hingga penyempurnaan produk agar diterima oleh konsumen.

 

“Beberapa poin pentingnya adalah melakukan riset kebutuhan pasar, memberikan value terhadap produk dan membuat sebuah validasi yang asli dari konsumen ke produk kita,” jelasnya.

 

Sesi kedua dibawakan oleh Miftahul Khaer Rifaldi, pemilik Dorayakimo, yang membahas teknik Validasi Pasar. Peserta diajak memahami metode riset yang efektif untuk menguji asumsi bisnis, mengukur minat pasar, serta meminimalkan risiko sebelum meluncurkan produk.

 

“Validasi pasar adalah langkah krusial untuk memastikan ide kita punya potensi nyata di pasaran, dengan validasi ini apakah memang produk kita ini dibutuhkan pasar atau tidak dan yang paling penting adalah memberikan produk apa yang dibutuhkan oleh pasar bukan apa yang kita inginkan,” ujarnya.

 

Puncak acara diisi dengan sesi pembekalan dari lapangan. Para peserta mendapatkan wawasan langsung dari pengusaha yang berbagi pengalaman nyata dalam membangun bisnis, tantangan yang dihadapi, serta strategi jitu untuk menembus pasar dan mengembangkan bisnis. Sesi ini diharapkan mampu memicu inspirasi dan memberikan gambaran realistis tentang dunia startup.

Khaerunnisa Nur Fatimah Syahnur, S.E., M.SC selaku Kepala Inkubator Kalla Institute berharap kegiatan ini menjadi fondasi penting bagi mahasiswa yang merintis bisnisnya.

 

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momen penting bagi para mahasiswa pengusaha muda untuk memahami proses validasi dan pengembangan bisnisnya, untuk menjadi pondasi utama dalam membangun bisnis berkelanjutan,” ujarnya.

 

Antusiasme peserta yang tinggi sepanjang acara, menunjukkan besarnya minat mahasiswa Kalla Institute untuk berkecimpung di dunia entrepreneurship. Melalui seminar seperti ini, Inkubator Kalla Institute menegaskan komitmennya dalam membina calon entrepreneur sejak tahap penciptaan ide bisnis, proses perkembangan, praktek hingga evaluasi secara berkelanjutan bersama para praktisi industri.

 

Dengan ditunjang empat prodi unggulan – Manajemen Retail, Bisnis Digital, Kewirausahaan dan Sistem Informasi & Teknologi – serta fasilitas kampus yang lengkap dan tenaga pendidik yang kompeten, Kalla Institute terus menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendukung tumbuhnya wirausahawan masa depan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHRI Sulsel Apresiasi Makassar Half Marathon sebagai Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Kunjungan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ke Wilayah Kerja Pelabuhan Makassar Perkuat Sinergi dan Bahas Tantangan Operasional Pelindo Group
Pembukaan Temu Ilmiah Kader (TIKAR) 2026 : Penguatan Kapasitas Intelektual Kader dalam Mendorong Transformasi Ekonomi Islam yang Kompetitif dan Adaptif
Wakil Yayasan UIT Aminuddin, SH, MH jadi Narasumber Dies Natalis Fakultas Hukum UNHAS ke 74 dengan Berbagi Pengalaman
Aksi Karya Morfeza, Panggung Ekspresi dan Keterampilan Siswa Athirah
OPERASI SAR BENCANA BANJIR DI WILAYAH KABUPATEN BONE, SULAWESI SELATAN
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar Gelar Workshop Literasi Digital di SMAN 8 Gowa
Dari Warung ke Marketplace: Peran BNI Mengubah UMKM Naik Kelas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:13 WITA

PHRI Sulsel Apresiasi Makassar Half Marathon sebagai Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:09 WITA

Kunjungan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ke Wilayah Kerja Pelabuhan Makassar Perkuat Sinergi dan Bahas Tantangan Operasional Pelindo Group

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:58 WITA

Pembukaan Temu Ilmiah Kader (TIKAR) 2026 : Penguatan Kapasitas Intelektual Kader dalam Mendorong Transformasi Ekonomi Islam yang Kompetitif dan Adaptif

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:11 WITA

Wakil Yayasan UIT Aminuddin, SH, MH jadi Narasumber Dies Natalis Fakultas Hukum UNHAS ke 74 dengan Berbagi Pengalaman

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:36 WITA

Aksi Karya Morfeza, Panggung Ekspresi dan Keterampilan Siswa Athirah

Berita Terbaru