Stabil di Tengah Gejolak Global, OJK Tegaskan Sektor Jasa Keuangan Tetap Tangguh

- Penulis

Selasa, 8 Juli 2025 - 17:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM, –Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga meski dunia tengah dilanda ketidakpastian geopolitik dan perlambatan ekonomi global. Hal ini disampaikan dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK yang digelar pada 25 Juni 2025.

 

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menegaskan bahwa sektor jasa keuangan Indonesia menunjukkan ketangguhan menghadapi dinamika global, terutama di tengah memanasnya situasi di Timur Tengah dan fluktuasi pasar komoditas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di tengah tensi geopolitik global, khususnya konflik antara Israel dan Iran, serta tekanan terhadap harga minyak dan pasar keuangan, sektor jasa keuangan kita tetap berada dalam kondisi stabil dan resilien,” ujar Mahendra Siregar dalam keterangannya, Selasa (8/7).

Mahendra menambahkan bahwa lembaga-lembaga keuangan internasional seperti Bank Dunia dan OECD memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2025–2026. Namun, Indonesia dinilai masih mampu menjaga momentum positif berkat kebijakan ekonomi yang solid dan koordinasi fiskal-moneter yang adaptif.

 

Di sisi eksternal, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus signifikan pada Mei 2025, setelah sebelumnya sempat mengalami tekanan. Pertumbuhan ekspor produk pertanian dan manufaktur menjadi penopang utama, menutupi penurunan ekspor dari sektor pertambangan.

“Perbaikan kinerja ekspor selama tiga bulan terakhir menunjukkan bahwa sektor riil kita cukup responsif terhadap permintaan global yang mulai pulih,” tambah Mahendra.

Sementara itu, laju inflasi domestik terus menurun. Inflasi inti pada Juni tercatat sebesar 2,37 persen secara tahunan (yoy), mencerminkan tekanan harga yang terkendali dan daya beli masyarakat yang terjaga.

 

Kebijakan moneter global pun mulai menunjukkan sinyal pelonggaran. Di Amerika Serikat, The Federal Reserve masih mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 4,25–4,50 persen, sambil menanti kepastian dari dinamika tarif dan inflasi.

 

Mahendra menegaskan, OJK akan terus memantau ketat perkembangan global dan domestik serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan Bank Indonesia untuk memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Itwasum Polri Apresiasi Nuansa Adat di Pos Minasamaupa Saat Peninjauan di Gowa
BYD Haka Karebosi Raih Penghargaan Asia Pasifik, Harumkan Nama Makassar Tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Gema Takbir di Jantung Kota: Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar
Gema Takbir di Taman Dataran Indah: Hakikat penciptaan manusia dan Bakti pada Orangtua
Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG
SPJM SAMBUT KEDATANGAN CRUISE CRYSTAL SERENITY DI MAKASSAR
Kejari Makassar Bidik Aktor di Balik Dugaan Korupsi Dana Hibah BAZNAS 2023–2024
Tak Mudik Demi Energi Negeri: Pengabdian Perwira Elnusa Rayakan Idulfitri di Medan Operasi Morowali Utara dan Banggai
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 19:23 WITA

Itwasum Polri Apresiasi Nuansa Adat di Pos Minasamaupa Saat Peninjauan di Gowa

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:52 WITA

BYD Haka Karebosi Raih Penghargaan Asia Pasifik, Harumkan Nama Makassar Tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:01 WITA

Gema Takbir di Jantung Kota: Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:24 WITA

Gema Takbir di Taman Dataran Indah: Hakikat penciptaan manusia dan Bakti pada Orangtua

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:54 WITA

Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG

Berita Terbaru

Berita

Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG

Jumat, 20 Mar 2026 - 21:54 WITA