Pria Paruh Baya Tewas Ditikam di Bajeng, Diduga Akibat Dendam Pribadi

- Penulis

Rabu, 16 Juli 2025 - 09:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, –Aksi penganiayaan berdarah kembali terjadi di Kabupaten Gowa. Seorang pria berinisial AB (54), tewas di tempat setelah ditikam dengan sebilah badik oleh pelaku berinisial AA (22), pada Selasa (15/7) sekitar pukul 12.20 WITA di Paukiri, Dusun Lanra-lanra, Desa Pabbentengang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.

 

Kapolres Gowa melalui Kasat Reskrim AKP Bahtiar, S.Sos., S.H., M.H. menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika pelaku sedang duduk di dalam rumah bersama seorang saksi berinisial ST. Tiba-tiba korban datang dalam kondisi emosi dan mengamuk sambil mencari saksi ST.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Pelaku yang melihat situasi membahayakan langsung mendorong saksi ST masuk ke dalam kamar dan menguncinya untuk melindungi saksi. Selanjutnya pelaku keluar rumah dan mengejar korban,” jelas AKP Bahtiar.

 

Korban sempat mengambil batu dan memukul pelaku dengan pipa besi mengenai tangan pelaku sebelah kanan. Pelaku yang tersulut emosi kemudian kembali mengejar korban hingga korban terjatuh.

 

Pelaku langsung mencabut badik dari pinggang kirinya dan menikam korban sebanyak satu kali di bagian pinggang belakang. Korban seketika terjatuh dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

 

Sekitar pukul 13.50 WITA, Tim Inafis Polres Gowa tiba di TKP dan melakukan identifikasi, dokumentasi, serta mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk proses autopsi dan visum et repertum.

 

“Korban mengalami luka tusuk di bagian pinggang kiri dan dinyatakan meninggal dunia di TKP,” tambah Kasat Reskrim.

 

Setelah kejadian, saksi ST bersama pelaku dan barang bukti sebilah badik langsung diamankan ke Mapolsek Bajeng.

 

Mengetahui insiden tersebut, Unit Opsnal Resmob Polres Gowa yang dipimpin oleh Kanit Resmob IPDA Andi Muhammad Alfian, S.H. bersama Kapolsek Bajeng IPTU Muh Haris, S.H. segera mendatangi TKP untuk mengamankan lokasi, mencatat identitas korban dan saksi, serta memastikan proses hukum berjalan.

 

Motif penganiayaan ini diduga kuat karena dendam pribadi antara pelaku dan korban. Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

 

(*/Humas Polres Gowa)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WFH ASN Tuai Kritik, Mayoritas Warganet Masih Tunggu Bukti Kebijakan
OJK DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN LEWAT PENDIDIKAN FORMAL
Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar
Road to Pekan Reksa Dana 2026 Digelar, APRDI Dorong Generasi Muda Melek Investasi
Terkait Seruan Aksi Dukungan untuk Pak JK KALLA: Agar Semua Pihak Menahan Diri
Promo Funventure Weekend Special, Bugis Waterpark Adventure Hadirkan Liburan Hemat Akhir Pekan
Raih Pendanaan Riset dan Pengabdian 2026, Kalla Institute Perkuat Komitmen Tri Dharma
Industri Reksa Dana Tumbuh Pesat, APRDI Gencarkan Literasi Investasi di Makassar
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:31 WITA

WFH ASN Tuai Kritik, Mayoritas Warganet Masih Tunggu Bukti Kebijakan

Jumat, 17 April 2026 - 22:04 WITA

OJK DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN LEWAT PENDIDIKAN FORMAL

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WITA

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar

Jumat, 17 April 2026 - 13:20 WITA

Road to Pekan Reksa Dana 2026 Digelar, APRDI Dorong Generasi Muda Melek Investasi

Kamis, 16 April 2026 - 19:59 WITA

Terkait Seruan Aksi Dukungan untuk Pak JK KALLA: Agar Semua Pihak Menahan Diri

Berita Terbaru

Berita

Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar Diserbu 68 Pendaftar

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:52 WITA