Stabilitas Keuangan Sulampua Tetap Terjaga, OJK Pastikan Pertumbuhan Positif di Tengah Tantangan Ekonomi Global

- Penulis

Rabu, 16 Juli 2025 - 13:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin memberikan perkembangan ekonomi sulsel di acara jurnal updatep Jumat (9/5)

i

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin memberikan perkembangan ekonomi sulsel di acara jurnal updatep Jumat (9/5)

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat memastikan bahwa sektor jasa keuangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) tetap stabil dan terjaga sepanjang Mei 2025, meski berada di tengah tekanan dinamika perekonomian global.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala OJK Provinsi Sulselbar, Moch. Muchlasin, yang menegaskan bahwa ketahanan sektor keuangan di wilayah timur Indonesia mencerminkan fundamental ekonomi domestik yang kuat serta koordinasi lintas sektor yang berjalan efektif.

> “Stabilitas ini menjadi fondasi penting bagi sektor jasa keuangan untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah. Kami melihat peran intermediasi keuangan masih sangat aktif, diiringi dengan kepercayaan masyarakat yang tetap tinggi terhadap lembaga keuangan,” ujar Muchlasin, Rabu (16/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Perbankan Tumbuh Positif, LDR Tinggi Didukung NPL Terjaga

Sektor perbankan di Sulampua menunjukkan tren positif. Hingga Mei 2025, total aset perbankan tumbuh 4,49 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), mencapai Rp547 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp341,44 triliun, tumbuh 2,52 persen meskipun terjadi perlambatan akibat penurunan komponen giro. Portofolio DPK didominasi oleh tabungan (58,48 persen), mencerminkan kecenderungan masyarakat memilih bentuk simpanan yang likuid.

Penyaluran kredit pun meningkat 5,02 persen yoy, mencapai Rp434,77 triliun. Kredit konsumtif menjadi penyumbang utama dengan proporsi sebesar 51,65 persen dari total kredit. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) mencapai 127,33 persen, menunjukkan proaktifnya sektor perbankan dalam menjalankan fungsi intermediasi. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terkendali di angka 2,65 persen. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mubes KKDB: Appi Gaungkan Kolaborasi, Usulkan Corner Wisata Terpadu di Makassar
Itwasum Polri Apresiasi Nuansa Adat di Pos Minasamaupa Saat Peninjauan di Gowa
BYD Haka Karebosi Raih Penghargaan Asia Pasifik, Harumkan Nama Makassar Tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Gema Takbir di Jantung Kota: Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar
Gema Takbir di Taman Dataran Indah: Hakikat penciptaan manusia dan Bakti pada Orangtua
Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG
SPJM SAMBUT KEDATANGAN CRUISE CRYSTAL SERENITY DI MAKASSAR
Kejari Makassar Bidik Aktor di Balik Dugaan Korupsi Dana Hibah BAZNAS 2023–2024
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:47 WITA

Mubes KKDB: Appi Gaungkan Kolaborasi, Usulkan Corner Wisata Terpadu di Makassar

Senin, 23 Maret 2026 - 19:23 WITA

Itwasum Polri Apresiasi Nuansa Adat di Pos Minasamaupa Saat Peninjauan di Gowa

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:52 WITA

BYD Haka Karebosi Raih Penghargaan Asia Pasifik, Harumkan Nama Makassar Tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:01 WITA

Gema Takbir di Jantung Kota: Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:24 WITA

Gema Takbir di Taman Dataran Indah: Hakikat penciptaan manusia dan Bakti pada Orangtua

Berita Terbaru