TPAKD Selayar Perkuat Sinergi Akses Keuangan Daerah

- Penulis

Jumat, 25 Juli 2025 - 13:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAYAR,FILALIN.COM, – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) guna memperkuat sinergi dan integrasi kebijakan akses keuangan di daerah. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar ini dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Bank Indonesia, pimpinan OPD, camat dan kepala desa, serta pelaku sektor jasa keuangan.

 

Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, dalam sambutannya menegaskan peran strategis TPAKD dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, perluasan akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha, khususnya di sektor produktif, menjadi kunci penguatan ekonomi lokal. “Kami berharap OJK terus mempererat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, demi peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang berujung pada kemandirian daerah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, yang diwakili oleh Amiruddin Muhidu, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, memaparkan perkembangan sektor jasa keuangan di Selayar serta arah strategis TPAKD 2025. Ia menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

 

Sebagai bentuk konkret komitmen perluasan akses keuangan, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Kepulauan Selayar dengan tujuh pemerintah desa dan kecamatan, termasuk Kecamatan Pasilambena, Desa Karumpa, dan Desa Garaupa Raya, terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

 

Rangkaian acara juga mencakup edukasi keuangan bertema “Waspadai Pinjaman Online Ilegal dan Penipuan Berkedok Investasi.” Kegiatan ini dihadiri oleh anggota TPAKD, Tim Penggerak PKK, serta unsur TNI dari Kodim 1415/Selayar.

 

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Ny. Hj. Tri Yanti Rahmawati Natsir, mengapresiasi langkah OJK dalam meningkatkan literasi masyarakat. “Edukasi keuangan sangat penting agar masyarakat tidak terjebak pinjol ilegal dan investasi bodong. Kami harap kegiatan seperti ini terus digalakkan,” tegasnya. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Luncurkan Bright Gas untuk Petani di Gowa, Hadirkan Energi Alternatif bagi Pompa Irigasi
Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Lampaui Target RPJMN 2029
PERINGATI HUT RI ke-81, SMM CAPITAL GROUP KEMBALI GELAR AKSI DONOR DARAH
Bukan Sekadar Prompting, DekatLokal Ajak Mahasiswa Gunakan AI untuk Selesaikan Masalah Nyata UMKM
Kalla Toyota Catat Penjualan Rp12,55 Miliar hingga Juli 2026, Hybrid Tumbuh 107 Persen
PJM dan TNI AL Perkuat Sinergi, Delapan Perwira TNI AL Ikuti Pendidikan Pandu Tingkat II
PT Sentralsari Primasentosa Salurkan Bantuan Air Minum Cleo Dukung Siaga Merah Putih di Gunung Bawakaraeng
Audiensi Bersama Wali Kota Makassar, OPDIS SD Islam Athirah Makassar Sampaikan Program Pilah Sampah
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:57 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Luncurkan Bright Gas untuk Petani di Gowa, Hadirkan Energi Alternatif bagi Pompa Irigasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:26 WITA

Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Lampaui Target RPJMN 2029

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:02 WITA

PERINGATI HUT RI ke-81, SMM CAPITAL GROUP KEMBALI GELAR AKSI DONOR DARAH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:23 WITA

Bukan Sekadar Prompting, DekatLokal Ajak Mahasiswa Gunakan AI untuk Selesaikan Masalah Nyata UMKM

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:18 WITA

Kalla Toyota Catat Penjualan Rp12,55 Miliar hingga Juli 2026, Hybrid Tumbuh 107 Persen

Berita Terbaru