Berkat Jaringan Indosat, Rai dari Selayar Gunakan AI untuk Bikin Layangan Kreatif yang Laris Manis

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 12:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAYAR,SULSEL,FILALIN.COM,  – Siapa sangka, teknologi kecerdasan buatan (AI) kini bisa dimanfaatkan oleh anak-anak di pelosok negeri. Rai, siswa kelas V SD asal salah satu desa di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, menjadi contoh nyata bagaimana koneksi internet yang andal bisa membuka jalan kreativitas dan peluang ekonomi, bahkan sejak usia dini.

Berkat perluasan jaringan internet Indosat yang kini menjangkau hingga pelosok kepulauan seperti di Selayar, Rai bisa mengakses berbagai platform AI dari ponsel sekolah dan bimbingan gurunya. Ia menggunakan aplikasi desain berbasis AI untuk menciptakan bentuk layangan yang unik dan lebih aerodinamis.

“Ada layangan bentuk naga, ada juga yang bisa mutar di udara. Saya desain dulu pakai gambar dari AI, lalu bikin polanya,” ujar Rai dengan bangga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak sekadar menjadi hiburan pribadi, layangan hasil kreasinya menarik perhatian teman-temannya. Kini, Rai mulai menjual layangan buatannya dengan harga terjangkau. Setiap minggunya, ia bisa menjual hingga 10 layangan, menghasilkan tambahan uang jajan sekaligus menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini.

Orang tua Rai, Titii Wahyunibmengaku tak menyangka anaknya bisa berkreasi sejauh itu. “Dulu main layangan biasa, sekarang sudah bisa bikin sendiri dan dijual. Semua karena ada internet lancar di kampung,” tuturnya.

Pihak sekolah setempat juga mendukung penuh kreativitas muridnya. Menurut Kepala Sekolah SDN Bontosaile, kehadiran jaringan internet dari Indosat menjadi titik balik transformasi pendidikan dan kreativitas siswa di wilayah terpencil.

“Kami dulu sulit sekali akses internet. Tapi sekarang, anak-anak bisa belajar coding, AI, dan desain. Rai ini salah satu yang paling semangat,” ujar sang kepala sekolah.

Jaringan Indosat (IM3 dan Tri) terus diperluas ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai bagian dari komitmen memperkuat inklusi digital nasional. Dengan konektivitas yang stabil, anak-anak seperti Rai kini bisa bermimpi dan berkarya lebih besar. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OPERASI SAR KECELAKAAN KAPAL NELAYAN DI PERAIRAN PALLETTE BONE
Kalla Beton Suplai Precast U-Ditch untuk Paket Pembangunan Embung KIPP 1B di IKN
Lebih Siap ke Tanah Suci, Lebih Tenang dari Asrama Haji
Gelar RUPS 2026, GMTD Tebar Dividen dan Sahkan Jajaran Pengurus Baru
Penjaga di Balik Sunyi Kisah Rudi, Pegawai Gudang BULOG yang Menjaga Pangan Negeri dalam Diam
DTM PINISI SULTAN 2026 Dorong Hilirisasi dan Percepatan Investasi di Sulsel
Fakultas Hukum UIT Adakan PKM, Angkat Isu Pernikahan Dini dan KUHP Baru
PERKUAT SILATURAHMI, VASAKA HOTEL MAKASSAR GELAR GSM BERTEMA ARABIAN
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:07 WITA

OPERASI SAR KECELAKAAN KAPAL NELAYAN DI PERAIRAN PALLETTE BONE

Kamis, 30 April 2026 - 19:00 WITA

Kalla Beton Suplai Precast U-Ditch untuk Paket Pembangunan Embung KIPP 1B di IKN

Kamis, 30 April 2026 - 17:59 WITA

Lebih Siap ke Tanah Suci, Lebih Tenang dari Asrama Haji

Kamis, 30 April 2026 - 13:16 WITA

Gelar RUPS 2026, GMTD Tebar Dividen dan Sahkan Jajaran Pengurus Baru

Kamis, 30 April 2026 - 11:53 WITA

Penjaga di Balik Sunyi Kisah Rudi, Pegawai Gudang BULOG yang Menjaga Pangan Negeri dalam Diam

Berita Terbaru

Berita

Lebih Siap ke Tanah Suci, Lebih Tenang dari Asrama Haji

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:59 WITA