Aksi Stop Stunting di Banta-bantaeng: 27 Anak Naik Berat Badan dalam 40 Hari

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 13:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Upaya bersama menekan angka stunting di Kota Makassar mulai menunjukkan hasil positif. Melalui program Aksi Stop Stunting (ASS), Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, yang ditunjuk sebagai lokus percontohan, berhasil mencatat peningkatan berat badan pada 27 anak dari total 30 sasaran selama 40 hari pelaksanaan.

Koordinator Tenaga Pendamping Gizi Daerah (TPGD) Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Carmelia Rahman, mengungkapkan bahwa meski ada beberapa anak yang mengalami penurunan berat badan, angka tersebut tidak signifikan. “Kami berharap pekan depan akan ada perubahan lebih baik lagi. Tim kami selama tiga hari turun ke lapangan setiap harinya menyasar warga yang anaknya memiliki berat badan di bawah standar, didampingi TP PKK Kelurahan dan para kader gizi,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Banta-bantaeng, Adi Mulyadi Jacub, S.Sos, menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya wilayahnya sebagai percontohan penanganan stunting. “Alhamdulillah, kami senang Kelurahan Banta-bantaeng menjadi lokus dari Dinas Kesehatan Provinsi. Dari 30 anak yang disurvei, kini sudah ada 27 anak yang berat badannya naik,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ASS ini tidak hanya fokus pada pemantauan, tetapi juga memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi seperti telur, nugget ayam sayur, hingga nasi tim. Menu makanan selalu bervariasi setiap hari dan diperiksa kadar gizinya oleh kader gizi kelurahan.

Menariknya, bagi ibu-ibu yang berhasil menjalankan program ini dengan baik, disiapkan subsidi insentif sebesar Rp300 ribu per anak pada tahap awal. Jika hasilnya terus membaik, insentif ditambah hingga Rp700 ribu.

“Ini bentuk apresiasi agar orang tua semakin bersemangat memperhatikan asupan gizi anaknya. Pencegahan stunting memang jadi prioritas utama Pemprov Sulsel bersama Pemerintah Kota Makassar,” tambah Adi Jacub. Saat ditemui di kantor Lurah Banta-bantaeng, Jumat (05/09/2025).

Aksi Stop Stunting ini juga mendapat dukungan penuh dari TP PKK Kota Makassar, khususnya melalui rumah gizi di tiap kelurahan yang dikelola kader PKK Pokja 4 bidang kesehatan. Kehadiran rumah gizi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan Pemkot Makassar dengan masyarakat dan sektor swasta dalam memperluas intervensi gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG
SPJM SAMBUT KEDATANGAN CRUISE CRYSTAL SERENITY DI MAKASSAR
Kejari Makassar Bidik Aktor di Balik Dugaan Korupsi Dana Hibah BAZNAS 2023–2024
Tak Mudik Demi Energi Negeri: Pengabdian Perwira Elnusa Rayakan Idulfitri di Medan Operasi Morowali Utara dan Banggai
BERBAGI TAKJIL UNTUK PENGGUNA JALAN DI BULAN RAMADAN 
Pelindo Regional 4 Buka Puasa Bersama Pedagang Asongan Pelabuhan Makassar, Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadan
FESTIVAL BEDUG RAMADHAN MASJID AL MARKAZ AL ISLAMI KOLABORASI DENGAN BANK MEGA SYARIAH
Sosok Sederhana dan Merakyat, Achmad Daeng Se’re Kian Dekat di Hati Warga Takalar
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:54 WITA

Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:10 WITA

SPJM SAMBUT KEDATANGAN CRUISE CRYSTAL SERENITY DI MAKASSAR

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:07 WITA

Kejari Makassar Bidik Aktor di Balik Dugaan Korupsi Dana Hibah BAZNAS 2023–2024

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:01 WITA

Tak Mudik Demi Energi Negeri: Pengabdian Perwira Elnusa Rayakan Idulfitri di Medan Operasi Morowali Utara dan Banggai

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:36 WITA

BERBAGI TAKJIL UNTUK PENGGUNA JALAN DI BULAN RAMADAN 

Berita Terbaru

Berita

Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG

Jumat, 20 Mar 2026 - 21:54 WITA

Berita

BERBAGI TAKJIL UNTUK PENGGUNA JALAN DI BULAN RAMADAN 

Jumat, 20 Mar 2026 - 17:36 WITA