Dukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan; Bukit Baruga dan Pemkot Makassar luncurkan Baruga Urban Farming

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 21:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,–Bukit Baruga bersama Pemerintah Kota Makassar resmi meluncurkan program Baruga Urban Farming, sebuah inisiatif ramah lingkungan yang menghadirkan konsep pertanian modern, pada Senin, 15 September 2025 bertempat di Masjid Biz Baz, cluster Mahameru, kawasan Bukit Baruga. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan, penghijauan kota, serta pemberdayaan masyarakat.

Baruga Urban Farming hadir sebagai ruang kolaborasi antar Bukit Baruga, pemerintah kota Makassar, dan warga untuk membangun pola hidup berkelanjutan. Dengan memanfaatkan lahan di salah satu cluster di kawasan Bukit Baruga, program ini memanfaatkan area tanam yang terbatas menjadi sebuah ruang pertanian mandiri yang hijau, sehat, dan terintegrasi.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjelaskan bahwa Urban Farming adalah output dari proses pengelolaan sampah yang dilakukan secara mandiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Urban Farming harus dimulai dengan memilah sampah organik dan non-organik, kemudian sampah organik diolah lagi dengan beberapa metode seperti komposter, biopori, eco-enzym, hingga budidaya maggot,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Urban Farming merupakan awal dari proses yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan.

“Jika Urban Farming berhasil, maka next step nya adalah greenhouse, seperti yang ada di negara-negara maju seperti Belanda. Harapannya, dengan adanya program seperti ini, kelak kita akan mampu memproduksi bahan-bahan pangan berkualitas yang tentu saja tujuan utamanya adalah memperkuat pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat,” tambahnya.

Chief Operating Officer KALLA Land, M. Natsir Mardan, menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Bukit Baruga untuk menghadirkan hunian yang bukan hanya nyaman, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan keberlanjutan.

“Di Bukit Baruga, kami senantiasa melestarikan keberlangsungan dari seluruh makhluk hidup, sebab kami percaya bahwa kehidupan yang damai tercipta dari ekosistem yang seimbang. Baruga Urban Farming ini merupakan program yang sangat sejalan dengan tagline Bukit Baruga yakni ‘Harmoni Kehidupan’. Selain itu, di ruang lingkup KALLA Group juga tengah menyuarakan mengenai prinsip ESG (Enviromental, Social, and Governance) yang juga sangat sejalan dengan program ini, ” jelasnya.

Program Urban Farming pertama kali diinisiasi oleh Fadly “Padi Reborn” di Makassar yang dinamakan Tanami Tanata, sebuah gerakan urban farming terintegrasi yang bertujuan menciptakan pusat edukasi dan pengembangan sistem pangan kota berkelanjutan. Program ini melibatkan Pemkot Makassar dan komunitas Makassar Berkebun untuk membangun sistem pangan kota yang inklusif, serta mengintegrasikan aspek pertanian, peternakan, perikanan, dan pengelolaan sampah menjadi satu ekosistem. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat 
CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN
Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum
GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu,  Dukung Transformasi Layanan Kesehatan Primer di Makassar
Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Disambut Antusias, E-Sport hingga Anggar Ramaikan Rangkaian Pra Event 
Kinerja Sektor Jasa Keuangan Sulsel Stabil, Kredit Tumbuh 5,46 Persen hingga April 2026
Djaya Jumain: Rapat Hak Angket DPRD Gowa yang Membahas Dugaan Asusila Seharusnya Tidak Disiarkan Langsung dan Dilaksanakan Secara Tertutup
Bangun Kemandirian Desa melalui Edukasi Keamanan Pangan, BBPOM di Makassar Perkuat Peran Komunitas Masyarakat Desa Padanglampe
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:45 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat 

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:03 WITA

CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:59 WITA

Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:50 WITA

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu,  Dukung Transformasi Layanan Kesehatan Primer di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:34 WITA

Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Disambut Antusias, E-Sport hingga Anggar Ramaikan Rangkaian Pra Event 

Berita Terbaru

Berita

CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN

Minggu, 28 Jun 2026 - 12:03 WITA

Berita

Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum

Minggu, 28 Jun 2026 - 11:59 WITA