Siswa SMPN 8 Makassar, Nobar Film Cyberbullying di MP Makassar.

- Penulis

Kamis, 18 September 2025 - 21:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Siswa SMPN 8 Makassar mengikuti kegiatan Outing Class dengan Nobar Film Edukatif Anti -Cyberbullying di Mall Panakukkang Kamis, 18 September 2025.

Kegiatan ini merupakan Edukasi untuk meciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas perundangan.

Acara ini di mulai pada pukul 08.15 Wita, dihadiri oleh Siswa SiswI kelas 7 ,8 dan 9, yang didampingi orang tua dan guru. Dengan suasana penuh antusias para siswa memenuhi studio CGV MP Lt 2 untuk menyaksikan film yang mengangkat isu perundungan serta berfokus pada dampak psikologis dan sosial dari Cyberbullying, serta cara-cara bijak dalam menggunakan media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SMPN 8 Makassar Hj.Andi Mindarwati,S.Pd.,M.Pd , mengatakan nonton film Cyberbullying sebagai sarana edukasi, ia berpesan kepada siswa agar dapat menjadikan tontonan ini sebagai cermin diri : ” Gunakan teknologi untuk hal positif, bangun karakter kuat, dan jadilah generasi yang saling memuliakan, menghargai, dan menginspirasi, ” kata Kepsek.

Wakasek kurikulum Nur’aeni.AR,S.Pd.,M.Pd sebelum menonton menyampaikan kepada siswa siswi yang ikut hadir bersama bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran dimana ada nilai nilai gotong royong empati dan etika digital untuk itu diharapkan menyimak dan merefleksi dari film ciber bullying yang dinontonnya.

Wakasek Kurikulum menyampaikan terima kasih kepada bapak ibu guru wali kelas yang ikut mendampingi siswa siswi,
mari kita gunakan media sosial untuk hal-hal positif dan membangun lingkungan digital yang aman dan nyaman bagi semua orang, ” kata Nur’ aeni AR.

Salah satu siswa kelas 9.1 Qonita Bolqya Mustamin mengatakan setelah menonton film tentang Cyberbullying, saya bjsa belajar bahwa perundangan tidak hanya terjadi di dunia nyata, tetapi juga di dunia maya. Prilaku ini, meskipun tidak melibatkan kekerasan fisik, dapat memiliki dampak psikologis yang sangat merusak bagi korbannya. Film-film seperti ini mengingatkan kita akan pentingnya bijaksana dalam menggunakan media sosial. Setiap unggahan, komentar, atau interaksi digital yang kita lakukan berpotensi memengaruhi orang lain. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu berpikir sebelum bertindak di dunia maya, menyadari bahwa setiap kata yang kita ketik dapat meninggalkan jejak dan berdampak besar pada orang lain, ” kata siswa.

Hal senada di kemukakan siswa kelas 9.4, Tiegan Qatrunnada Rudin mengatakan Setelah menonton film cyber bullying, saya merasa bahwa bullying ini sangat serius dan bisa menimpa siapa saja, terutama di kalangan remaja. Film tersebut menyadarkan saya bahwa komentar atau tindakan kecil di dunia maya bisa berdampak besar terhadap kehidupan seseorang, dan dapat merusak emosional, kesehatan mental, serta membuat korban mengucilkan diri dari sosial, saya juga jadi lebih sadar bahwa media sosial harus digunakan dengan bijak, bukan untuk menyakiti orang lain. Selain itu, film ini juga mengajarkan pentingnya dukungan dari keluarga dan teman, serta keberanian untuk melawan tindakan bullying,” ungkapnya.

Orang tua siswa Fita Rahayu mengatakan Film Cyberbullying mengisahkan sebuah cerita drama keluarga yang menyajikan kisah menyentuh tentang perjuangan seorang remaja melawan tekanan sosial dan menemukan kembali makna hidup.
Dengan cerita yang inspiratif, film ini tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi penonton untuk lebih bijak dalam.bermedia sosial.

Kisa Neira mengingatkan kita bahwa meski dunia digital bisa membawa luka, harapan selalu bisa ditemukan selama ada cinta, dukungan dan semangat untuk bangkit,” ujar orang tua siswa.

(*/Nur’aeni AR).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHRI dan IHGMA Sulsel Galang Donasi Rp30,35 Juta untuk Korban Gempa NTT
Antrean BBM Berujung Penyerangan, Pertamina Diminta Evaluasi Jalur Wajo-Makassar
OJK PERKUAT TPAKD DORONG AKSES KEUANGAN DAN PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH BERBASIS KOMODITAS KAKAO
Arena Sabung Ayam di Gowa Digerebek, Dandim: Tak Ada Toleransi untuk Judi
Perkokoh Jiwa Nasionalisme, Dandim 1409/Gowa Pimpin Upacara Bendera Rutin di Makodim
Keluarga Besar Nyampa Daeng Siama Berharap Namanya Diabadikan Jadi Nama Jalan di Makassar
Visitasi Internal Universitas Hasanuddin Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim CARA’DE di Desa Tinggimae
KKI 2026 Jadi Momentum Emas UMKM Sulsel Tembus Pasar Ekspor
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WITA

PHRI dan IHGMA Sulsel Galang Donasi Rp30,35 Juta untuk Korban Gempa NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:17 WITA

Antrean BBM Berujung Penyerangan, Pertamina Diminta Evaluasi Jalur Wajo-Makassar

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:59 WITA

OJK PERKUAT TPAKD DORONG AKSES KEUANGAN DAN PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH BERBASIS KOMODITAS KAKAO

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:12 WITA

Arena Sabung Ayam di Gowa Digerebek, Dandim: Tak Ada Toleransi untuk Judi

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:08 WITA

Perkokoh Jiwa Nasionalisme, Dandim 1409/Gowa Pimpin Upacara Bendera Rutin di Makodim

Berita Terbaru