Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tindak Tegas Pelanggaran Penyaluran Biosolar di SPBU Sudiang

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran penyaluran BBM subsidi yang terjadi di salah satu SPBU di kawasan Sudiang, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 17, Kota Makassar. Tindakan ini merupakan hasil dari pengecekan dan investigasi menyusul adanya informasi dugaan praktik pelangsiran BBM menggunakan kendaraan yang dimodifikasi.

Sebelumnya, pada Rabu pagi (11/3), masyarakat melaporkan adanya aktivitas pengisian BBM oleh sebuah mobil box yang diduga telah dimodifikasi dengan tandon besar di bagian dalam kendaraan. Kendaraan tersebut disebut melakukan pengisian BBM berulang di SPBU yang berada di depan kawasan pabrik Coca-Cola di Sudiang.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Pertamina segera melakukan pengecekan lapangan serta penelusuran data transaksi dan rekaman CCTV di SPBU terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sales Branch Manager (SBM) Sulselbar I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Yoga Prabowo, menjelaskan bahwa hasil investigasi menemukan adanya transaksi Biosolar yang tidak wajar di SPBU tersebut.

“Berdasarkan hasil pengecekan dan investigasi lapangan yang dilengkapi dengan data transaksi serta rekaman CCTV, SPBU dengan kode 73.902.01 terbukti melakukan pelanggaran berupa transaksi berulang dan tidak wajar untuk produk Biosolar,” jelas Yoga.

Atas temuan tersebut, Pertamina menjatuhkan sanksi pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku bagi lembaga penyalur BBM subsidi.

“Berdasarkan ketentuan dan aturan dari BPH Migas terkait pembinaan lembaga penyalur, Pertamina telah mengeluarkan surat sanksi berupa penghentian penyaluran produk Biosolar di SPBU tersebut selama 30 hari,” tambahnya.

Selain itu, beredar pula sebuah video di media sosial yang memperlihatkan aktivitas pengisian BBM di lokasi SPBU yang sama menggunakan wadah yang tidak memenuhi standar keamanan. Video tersebut memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat yang menduga pengisian tersebut merupakan BBM bersubsidi.

Menanggapi hal tersebut, Pertamina telah melakukan pengecekan internal terhadap aktivitas pengisian yang dimaksud. Berdasarkan hasil penelusuran data transaksi dan klarifikasi di lapangan, pengisian pada video tersebut merupakan BBM non-subsidi jenis Dexlite.

Meski demikian, Pertamina menegaskan bahwa pengisian BBM menggunakan wadah yang tidak sesuai dengan standar keselamatan tetap tidak diperkenankan karena berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen menjaga ketertiban penyaluran BBM serta memastikan seluruh proses pelayanan di SPBU berjalan sesuai dengan prosedur operasional dan standar keselamatan yang berlaku.

“Pertamina mengingatkan seluruh pengelola SPBU untuk selalu mematuhi ketentuan operasional, termasuk memastikan pengisian BBM dilakukan dengan menggunakan wadah yang memenuhi standar keamanan. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan konsumen, petugas SPBU, maupun lingkungan sekitar,” ujar Lilik.

Pertamina juga terus memperkuat pengawasan distribusi BBM dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah, BPH Migas, serta aparat penegak hukum guna memastikan penyaluran BBM, khususnya BBM subsidi, dapat berjalan tepat sasaran.

Pertamina turut mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan distribusi BBM dengan melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran melalui Pertamina Call Center 135, sehingga dapat segera ditindaklanjuti. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andi Sultan Jadi Pembuka Ujian Tutup Tesis Pascasarjana Unifa Makassar
Car Meet Kalla Toyota Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas Otomotif, Hadirkan Fitra Eri hingga Om Mobi
Perkuat Kesiapsiagaan, Kalla Rescue Berlatih di Pulau Samalona 2026
Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang
Trafik Penumpang Melesat 10,2%, Pelindo Regional 4 Cetak Kinerja Positif
Kreator, Bersiaplah: Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Hadir untuk Mengubah Kreativitas Menjadi Peluang Nyata
DORONG GENERASI MUDA YANG ADAPTIF DAN CERDAS FINANSIAL, OJK SULSEL SULBAR TINGKATKAN EDUKASI KEUANGAN
Toyota dan Era Baru Keselamatan Berkendara: Teknologi Premium untuk Semua
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:53 WITA

Andi Sultan Jadi Pembuka Ujian Tutup Tesis Pascasarjana Unifa Makassar

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:05 WITA

Car Meet Kalla Toyota Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas Otomotif, Hadirkan Fitra Eri hingga Om Mobi

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:52 WITA

Perkuat Kesiapsiagaan, Kalla Rescue Berlatih di Pulau Samalona 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:27 WITA

Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:44 WITA

Trafik Penumpang Melesat 10,2%, Pelindo Regional 4 Cetak Kinerja Positif

Berita Terbaru

Berita

Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:27 WITA