Bantuan Tepat Sasaran, LAZ Hadji Kalla Salurkan Voucher Belanja bagi Korban Kebakaran di Polman

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 19:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN,FILALIN.COM. – Sebagai bagian dari komitmen di bidang Humanity and Environment, pada periode Januari–Maret 2026 LAZ Hadji Kalla telah menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Program Bantuan Penanggulangan Dampak Bencana kepada warga terdampak kebakaran di Dusun Kampung Tulu, Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar.

Penyaluran ini difokuskan pada pemulihan kebutuhan dasar penyintas pascabencana, dengan sasaran sedikitnya 52 kepala keluarga dengan total 199 jiwa yang terdampak berdasarkan data korban yang dihimpun pemerintah desa.

Bantuan yang diberikan berupa voucher belanja sebagai solusi kemanusiaan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan riil masyarakat. Skema ini dipilih agar para penyintas dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga yang bersifat mendesak dan spesifik, terutama barang-barang yang belum tercakup dalam bantuan logistik sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip program Humanity and Environment yang tidak hanya responsif pada fase tanggap darurat, tetapi juga mengedepankan aspek martabat penerima manfaat, efektivitas distribusi, dan pengurangan potensi penumpukan bantuan di lokasi pengungsian.

Program Manager Humanity and Environment LAZ Hadji Kalla, Sapril Akhmady, menjelaskan penyaluran voucher belanja merupakan bagian dari strategi lembaga untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat guna. Menurutnya, dalam situasi pascabencana, setiap keluarga memiliki kebutuhan prioritas yang berbeda sehingga fleksibilitas menjadi faktor penting dalam proses pemulihan.

“Melalui Program Bantuan Penanggulangan Dampak Bencana, kami ingin memastikan masyarakat terdampak memiliki ruang untuk menentukan kebutuhan paling mendesak bagi keluarganya, sehingga bantuan menjadi lebih relevan, cepat dimanfaatkan, dan berdampak langsung pada pemulihan kondisi sosial mereka,” ujarnya.

Sapril menambahkan, pendekatan voucher juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem bantuan kemanusiaan yang lebih berkelanjutan. Selain memudahkan penyintas, model ini turut mendukung rantai pasok kebutuhan pokok di wilayah sekitar melalui mitra ritel yang telah ditunjuk. Dengan demikian, bantuan tidak hanya membantu korban secara langsung, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi lokal agar tetap bergerak di tengah masa pemulihan pascabencana.

Dari pihak pemerintah desa, Sekretaris Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Muhammad Syukri, mengapresiasi perhatian yang diberikan LAZ Hadji Kalla kepada warganya. Ia menuturkan bahwa bantuan dalam bentuk voucher belanja sangat membantu korban kebakaran untuk memenuhi kebutuhan yang sebelumnya belum tersedia dari bantuan lain.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan bantuannya kepada warga kami korban kebakaran. Bantuan berupa voucher belanja sangat membantu karena beberapa kebutuhan yang tidak ada dalam bantuan sebelumnya dapat dipenuhi dengan berbelanja di Indomaret,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Syukri menilai mekanisme voucher memberikan manfaat lebih besar karena penyintas dapat menentukan sendiri kebutuhan prioritas keluarga masing-masing. Menurutnya, kebebasan memilih barang membuat bantuan menjadi lebih tepat sasaran sekaligus mengurangi risiko penumpukan barang di tempat pengungsian.

“Bantuan berupa voucher ini juga kami nilai sangat baik karena korban dapat mengatur kebutuhan prioritas mereka dengan berbelanja sendiri. Selain itu, bantuan dalam bentuk voucher ini dapat meminimalkan barang yang menumpuk di tempat pengungsian korban,” tambahnya.

Program ini menjadi salah satu wujud nyata peran LAZ Hadji Kalla dalam memperkuat respon kemanusiaan yang cepat, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan penerima manfaat. Dalam konteks Humanity and Environment, penanganan dampak bencana tidak hanya berfokus pada distribusi bantuan darurat, tetapi juga memastikan proses pemulihan berlangsung lebih efektif, manusiawi, dan mendukung daya lenting masyarakat terhadap risiko bencana di masa mendatang. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gopprera Panggabean Resmi Pimpin KPPU, Hilman Pujana Jadi Wakil Ketua hingga 2029
Prodi M.Kes UIT Raih Akreditasi Unggul Pertama LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara.
Bareskrim Limpahkan Laporan Husniah Talenrang ke Polda Sulsel
Temu Pendidik Nusantara XIII Makassar–Gowa Hadirkan Ruang Berbagi Praktik Baik Bersama bagi Ratusan Guru untuk Memperkuat Ekosistem Pendidikan
Jalan Hertasning–Aroepala Dibuka 50 Persen, Gubernur Sulsel Minta Warga Sabar Tunggu Pekerjaan Rampung
Perdana Bertugas, Kasat Lantas Polresta Gowa Turun Langsung Layani Pengguna Jalan di Jembatan Kembar
SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Raih Juara 1 Robotik Nasional WIRC 2026
Resmi Menjadi Polresta, Gowa Siap Tingkatkan Pelayanan dan Keamanan Masyarakat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:33 WITA

Gopprera Panggabean Resmi Pimpin KPPU, Hilman Pujana Jadi Wakil Ketua hingga 2029

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:21 WITA

Prodi M.Kes UIT Raih Akreditasi Unggul Pertama LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara.

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:11 WITA

Bareskrim Limpahkan Laporan Husniah Talenrang ke Polda Sulsel

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:28 WITA

Temu Pendidik Nusantara XIII Makassar–Gowa Hadirkan Ruang Berbagi Praktik Baik Bersama bagi Ratusan Guru untuk Memperkuat Ekosistem Pendidikan

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:22 WITA

Jalan Hertasning–Aroepala Dibuka 50 Persen, Gubernur Sulsel Minta Warga Sabar Tunggu Pekerjaan Rampung

Berita Terbaru