Tokoh Agama Sulsel Soroti Pelaporan terhadap JK, Minta Pemerintah Bertindak Adil

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 11:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Tokoh agama Sulawesi Selatan, KH. Dr. Hasan Basri, menyampaikan keprihatinannya terkait dinamika politik nasional, khususnya menyangkut pelaporan terhadap Jusuf Kalla (JK).

Dalam pernyataannya, Hasan Basri menilai munculnya pelaporan tersebut tidak bisa dilepaskan dari sejumlah peristiwa politik yang terjadi sebelumnya. Ia menyebut ada dua hal yang menjadi sorotan, yakni sikap kritis JK terhadap kebijakan tertentu, serta pernyataannya yang meminta Joko Widodo untuk menunjukkan ijazah asli guna meredam polemik.

“Ini perlu dilihat secara jernih, apakah pelaporan tersebut murni proses hukum atau ada kaitannya dengan dinamika politik sebelumnya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengingatkan agar semua pihak menjaga situasi tetap kondusif dan tidak memperkeruh keadaan. Menurutnya, masyarakat memiliki sensitivitas tinggi terhadap isu yang menyangkut harga diri dan kehormatan tokoh.

Selain itu, Hasan Basri meminta aparat penegak hukum bertindak secara adil dan profesional agar tidak menimbulkan ketidakpercayaan publik.

“Kami berharap penegakan hukum dilakukan secara objektif, agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak terpancing emosi, meskipun terdapat kekecewaan terhadap situasi yang berkembang.

Lebih lanjut, Hasan Basri turut meminta perhatian pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto, agar segera merespons berbagai persoalan yang dinilai berpotensi menimbulkan gejolak sosial.

“Kami tidak menginginkan hal-hal yang tidak diharapkan terjadi. Semua pihak harus menjaga stabilitas dan persatuan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa langkah dialog dan pendekatan damai harus dikedepankan demi menjaga keutuhan bangsa dan menghindari konflik di tengah masyarakat. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HAM-LUTIM Batara Guru Kecam Dugaan Tindakan Represif dalam Konflik Agraria Laoli 
Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026
MUI Makassar Perkuat Ukhuwah Lintas Agama untuk Jaga Harmoni Kota
Prodi MIAN UIT Gelar Webinar Internasional.
KPPU TINGKATKAN PENANGANAN DUGAAN PELANGGARAN OLEH TIKTOK KE TAHAP PENYELIDIKAN 
Pelindo Regional 4 Bangun Kolaborasi Lewat Program Break The Silo
Beasiswa Kalla 2026 Gelombang Kedua Resmi Dibuka
Pegadaian Kanwil VI SulSelBarra Maluku Wujudkan “Anak Berkarya, Keluarga Berdaya” Lewat Pameran UMKM dan Bazar Emas
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:57 WITA

HAM-LUTIM Batara Guru Kecam Dugaan Tindakan Represif dalam Konflik Agraria Laoli 

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:33 WITA

MUI Makassar Perkuat Ukhuwah Lintas Agama untuk Jaga Harmoni Kota

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Prodi MIAN UIT Gelar Webinar Internasional.

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:08 WITA

KPPU TINGKATKAN PENANGANAN DUGAAN PELANGGARAN OLEH TIKTOK KE TAHAP PENYELIDIKAN 

Berita Terbaru

Berita

Prodi MIAN UIT Gelar Webinar Internasional.

Sabtu, 1 Agu 2026 - 13:47 WITA