OJK SULSEL SULBAR DAN PERSATUAN AKTUARIS INDONESIA DORONG GENERASI MUDA MENYIAPKAN MASA DEPAN KEUANGAN SEJAK DINI

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulsel Sulbar) bersama Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS) menyelenggarakan Seminar Edukasi Keuangan bertema “Generasi Melek Finansial: Menata Dana Pensiun di Tengah Disrupsi dan Risiko Keuangan” di Auditorium Prof. A. Amiruddin, Fakultas Kedokteran UNHAS, Makassar, Rabu (17/6).

 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi OJK dan Persatuan Aktuaris Indonesia dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PAI. Seminar diikuti oleh sekitar 500 mahasiswa UNHAS dan menghadirkan regulator, akademisi, serta profesi aktuaris untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang, khususnya dalam mempersiapkan dana pensiun sejak usia produktif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala OJK Sulsel Sulbar, Moch. Muchlasin, Deputi Direktur Senior Departemen Aktuaris OJK, Arie Munandar; Direktorat Keuangan UNHAS, Dr. Jumiati Nurung, S.P., M.Si., yang mewakili Rektor UNHAS; Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNHAS, Dr. Sci. Muhammad Zakir, S.Si., M.Si.; Ketua PAI, Paul Setio Kartono, FSAI; Wakil Ketua PAI, Teguh Permana, FSAI; Direktur Eksekutif PAI, Deddy Maryadi Yoeshar; serta para akademisi dan mahasiswa peserta seminar.

 

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Kepala OJK Sulsel Sulbar, Moch. Muchlasin, menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan sejak dini, termasuk pemahaman mengenai perencanaan keuangan jangka panjang dan dana pensiun, menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan finansial masyarakat.

 

“Persiapan masa depan keuangan idealnya dimulai sejak usia muda. Kesadaran untuk merencanakan keuangan sejak dini akan membantu masyarakat membangun ketahanan finansial yang lebih baik ketika memasuki masa tidak produktif. Dalam konteks tersebut, profesi aktuaris memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pengelolaan dana pensiun, pengelolaan risiko, serta menjaga keberlanjutan sistem keuangan secara keseluruhan,” ujar Muchlasin.

 

Lebih lanjut, Muchlasin menekankan bahwa perkembangan teknologi dan inovasi di sektor jasa keuangan telah menghadirkan berbagai pilihan produk dan layanan keuangan yang semakin beragam. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan literasi keuangan agar generasi muda mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak, memahami manfaat dan risiko setiap produk keuangan, serta terhindar dari berbagai aktivitas keuangan ilegal.

 

Seminar edukasi keuangan tersebut menghadirkan narasumber dari OJK dan PAI yang membahas berbagai topik, antara lain pengelolaan keuangan pribadi, pentingnya perencanaan dana pensiun sejak usia produktif, pengenalan profesi aktuaris dalam pengelolaan risiko keuangan, serta peningkatan kewaspadaan terhadap berbagai modus aktivitas keuangan ilegal.

 

Melalui kegiatan ini, OJK berharap mahasiswa tidak hanya memiliki pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat, tetapi juga mampu membangun kebiasaan merencanakan keuangan jangka panjang serta memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara legal, aman, dan bertanggung jawab. Generasi muda diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam menyebarluaskan literasi keuangan di lingkungan keluarga, kampus, maupun masyarakat.

 

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya OJK dalam mendukung implementasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) melalui penguatan sinergi dengan perguruan tinggi, asosiasi profesi, pemerintah daerah, serta Pelaku Usaha Jasa Keuangan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi keuangan, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, serta memperkuat ketahanan finansial masyarakat sebagai salah satu fondasi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Ke depan, OJK Sulsel Sulbar akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan program edukasi keuangan yang inovatif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan sektor jasa keuangan. Melalui sinergi yang berkelanjutan, OJK berkomitmen mendorong terwujudnya masyarakat yang semakin cakap finansial, terlindungi sebagai konsumen, serta mampu memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara optimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Luncurkan Bright Gas untuk Petani di Gowa, Hadirkan Energi Alternatif bagi Pompa Irigasi
Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Lampaui Target RPJMN 2029
Bukan Sekadar Prompting, DekatLokal Ajak Mahasiswa Gunakan AI untuk Selesaikan Masalah Nyata UMKM
Kalla Toyota Catat Penjualan Rp12,55 Miliar hingga Juli 2026, Hybrid Tumbuh 107 Persen
PJM dan TNI AL Perkuat Sinergi, Delapan Perwira TNI AL Ikuti Pendidikan Pandu Tingkat II
Rayakan Kemerdekaan Indonesia dengan Promo “Merdeka Escape” di Swiss-Belinn Panakkukang Makassar
HUT RI Ke-81, Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Kecamatan Wajo
Pemusnahan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu: Sinergi BOTASUPAL Menjaga Kepercayaan  Masyarakat terhadap Rupiah 
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:57 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Luncurkan Bright Gas untuk Petani di Gowa, Hadirkan Energi Alternatif bagi Pompa Irigasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:26 WITA

Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Lampaui Target RPJMN 2029

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:23 WITA

Bukan Sekadar Prompting, DekatLokal Ajak Mahasiswa Gunakan AI untuk Selesaikan Masalah Nyata UMKM

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:18 WITA

Kalla Toyota Catat Penjualan Rp12,55 Miliar hingga Juli 2026, Hybrid Tumbuh 107 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Rayakan Kemerdekaan Indonesia dengan Promo “Merdeka Escape” di Swiss-Belinn Panakkukang Makassar

Berita Terbaru