PT Kalla Inti Karsa Raih Empat Penghargaan Indonesia Sustainability Award 2026, Tegaskan Komitmen Hadirkan Properti Komersial Berkelanjutan 

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – PT Kalla Inti Karsa (KIK), unit bisnis properti komersial di bawah Kalla Land & Property, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih empat penghargaan dalam ajang Indonesia Sustainability Award 2026 yang diselenggarakan oleh First Indonesia Magazine. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konsisten di seluruh operasional bisnisnya.

Dalam ajang tersebut, PT Kalla Inti Karsa berhasil meraih penghargaan Best ESG in Infrastructure & Property, Sustainable Innovation Award, Governance Integrity Award, dan ESG Leadership Excellence Award. Penghargaan diserahkan pada malam penganugerahan yang berlangsung di The Peninsula Hotel Jakarta, Kamis (18/6).

Penilaian Indonesia Sustainability Award 2026 dilakukan secara komprehensif berdasarkan sejumlah indikator utama, meliputi kinerja lingkungan dan dampak keberlanjutan, tanggung jawab sosial dan keterlibatan masyarakat, tata kelola perusahaan dan integritas bisnis, strategi ESG dan inovasi, transparansi pelaporan keberlanjutan, hingga komitmen kepemimpinan terhadap pembangunan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Chief Executive Officer Kalla Land & Property, Ricky Theodores, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi PT Kalla Inti Karsa dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam setiap aspek bisnis perusahaan.

“Kami meyakini bahwa keberlanjutan bukan lagi pilihan, melainkan fondasi utama dalam membangun bisnis yang relevan dan bertumbuh di masa depan. Empat penghargaan ini menjadi validasi bahwa langkah yang kami tempuh berada pada arah yang tepat. Melalui berbagai inovasi dan investasi berkelanjutan yang kami lakukan, kami ingin membuktikan bahwa properti komersial mampu menghadirkan nilai ekonomi yang kuat sekaligus memberikan manfaat nyata dan terukur bagi lingkungan dan masyarakat. Kami bersyukur atas kepercayaan yang diberikan dan akan terus menghadirkan berbagai terobosan yang tidak hanya memperkuat kinerja bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan, masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif ESG yang diterapkan pada unit usaha PT Kalla Inti Karsa, yakni Mal Ratu Indah, NIPAH PARK, dan Wisma Kalla. Salah satu program unggulan perusahaan adalah pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di NIPAH PARK yang mulai beroperasi sejak Maret 2025.

Program ini mampu berkontribusi terhadap efisiensi penggunaan listrik hingga 10 persen dari total kebutuhan energi kawasan. Sepanjang operasionalnya, mampu menghasilkan energi bersih sebesar 419.663 kWh per tahun serta menekan emisi karbon hingga 331.533 kilogram CO₂e per tahun. Kehadiran PLTS Atap juga berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi energi dan pengurangan ketergantungan terhadap sumber energi konvensional dalam operasional gedung.

Selain itu, perusahaan juga terus mendorong efisiensi energi melalui penerapan smart building system dan penggunaan sensor otomatis pada sistem pencahayaan. Berbagai upaya tersebut berhasil menurunkan konsumsi listrik sebesar 1,94 persen di Mal Ratu Indah dan 5,74 persen di NIPAH PARK dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari aspek pengelolaan sumber daya air, PT Kalla Inti Karsa mengimplementasikan sistem daur ulang air melalui Sewage Treatment Plant (STP) yang mampu memanfaatkan kembali lebih dari 42.000 meter kubik air setiap tahun. Program ini turut berkontribusi terhadap penurunan konsumsi air perusahaan sebesar 1,44 persen atau sekitar 3.900 meter kubik air dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya air dalam operasional perusahaan.

Sementara itu, pada aspek pengelolaan limbah, perusahaan mengembangkan berbagai inisiatif ekonomi sirkular, termasuk pengolahan limbah organik menjadi kompos serta pemanfaatan endapan hasil pengolahan air menjadi pupuk. Upaya tersebut tidak hanya mengurangi timbulan limbah, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi dan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, PT Kalla Inti Karsa juga menerapkan sistem pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) secara terstruktur dan sesuai regulasi yang berlaku. Melalui proses identifikasi, penyimpanan, dan pengelolaan yang terkontrol, perusahaan memastikan seluruh limbah B3 ditangani dengan aman guna meminimalkan risiko terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Inovasi berkelanjutan juga dilakukan melalui pemanfaatan limbah sedimen hasil operasional gedung yang sebelumnya harus dikelola oleh pihak ketiga. Kini, sedimen tersebut diolah menjadi pupuk yang digunakan untuk mendukung kebutuhan penghijauan kawasan. Program ini berhasil meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah sekaligus mengurangi beban limbah yang dikirim ke tempat pengolahan akhir.

Pada pengelolaan sampah organik, perusahaan berhasil mengolah sekitar 11,3 ton sampah organik menjadi 120 kilogram kompos sepanjang tahun 2025. Kompos yang dihasilkan dimanfaatkan untuk mendukung pemeliharaan ruang terbuka hijau di kawasan properti yang dikelola perusahaan. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya PT Kalla Inti Karsa dalam menerapkan prinsip ekonomi sirkular serta mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

 

 

 

Komitmen keberlanjutan PT Kalla Inti Karsa juga tercermin pada aspek sosial dan tata kelola. Perusahaan secara konsisten menciptakan ruang usaha yang produktif bagi lebih dari dua ribu tenaga kerja yang terserap melalui tenant dan mitra usaha di berbagai properti yang dikelola. Di sisi lain, tingkat kepuasan pelanggan perusahaan turut meningkat signifikan dari 94,72 persen pada 2024 menjadi 99,60 persen pada 2025.

Dari sisi bisnis, implementasi prinsip ESG turut berjalan seiring dengan pertumbuhan kinerja perusahaan. Tingkat okupansi Mal Ratu Indah tercatat mencapai 98,28 persen, sementara NIPAH PARK mencapai 91,52 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa penerapan konsep properti berkelanjutan tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing dan kepercayaan pelaku usaha terhadap ekosistem bisnis yang dikelola perusahaan.

Daud Rianto selaku ME & Greenship Specialist PT Kalla Inti Karsa yang mewakili perusahaan menerima penghargaan tersebut mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh insan perusahaan dalam menjalankan budaya kerja yang bertanggung jawab dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa transformasi keberlanjutan yang kami jalankan telah memberikan hasil yang nyata. Ke depan, kami akan terus memperkuat implementasi ESG melalui berbagai inovasi yang mendukung efisiensi operasional, pelestarian lingkungan, serta penciptaan manfaat yang lebih luas bagi seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Melalui berbagai pencapaian tersebut, PT Kalla Inti Karsa terus memperkuat langkah menuju visinya sebagai perusahaan properti komersial ramah lingkungan terbaik di Indonesia Timur. Dengan roadmap ESG yang terstruktur dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, perusahaan optimistis dapat terus menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Sebut Karya Inspiratif Penuh Referensi
PILATES CLASS HADIR UNTUK DUKUNG GAYA HIDUP SEHAT DAN AKTIF DI VASAKA HOTEL MAKASSAR
Kalla Beton Turut Berkontribusi dalam Proyek Pembangunan Sekolah Garuda Kendari 
Perkuat Budaya Keamanan Pangan di Pasar Tanete, BBPOM di Makassar Laksanakan Bimtek Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas
OJK SULSEL SULBAR DAN PERSATUAN AKTUARIS INDONESIA DORONG GENERASI MUDA MENYIAPKAN MASA DEPAN KEUANGAN SEJAK DINI
RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara
HGU Berakhir, PT Lonsum Masih Bertahan di Tanah Adat Kajang: Ammatoa Serukan Perjuangan Damai, Kuasa Hukum Adat Ingatkan Potensi Konflik
Pawai Obor Bukit Baruga Sambut 1 Muharram: Merawat Tradisi, Memperkuat Harmoni
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:02 WITA

Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Sebut Karya Inspiratif Penuh Referensi

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:11 WITA

PILATES CLASS HADIR UNTUK DUKUNG GAYA HIDUP SEHAT DAN AKTIF DI VASAKA HOTEL MAKASSAR

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:00 WITA

PT Kalla Inti Karsa Raih Empat Penghargaan Indonesia Sustainability Award 2026, Tegaskan Komitmen Hadirkan Properti Komersial Berkelanjutan 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:36 WITA

Kalla Beton Turut Berkontribusi dalam Proyek Pembangunan Sekolah Garuda Kendari 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:13 WITA

Perkuat Budaya Keamanan Pangan di Pasar Tanete, BBPOM di Makassar Laksanakan Bimtek Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas

Berita Terbaru