TIM CARA’DE BEM KMF TP UH Gelar Pelatihan Budidaya Maggot untuk Warga Desa Tinggimae

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA,FILALIN.COM, – TIM CARA’DE Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin (BEM KMF TP UH) melaksanakan Pelatihan Budidaya Maggot sebagai bagian dari rangkaian Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) 2026. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, pada Jumat (17/7/2026) pukul 15.30 WITA.

 

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik melalui budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot sebagai solusi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan menghadirkan Andi Bambang Suriansya, S.Pi., M.Si., Penyuluh Perikanan Kecamatan Parangloe, sebagai narasumber. Sebanyak 17 peserta mengikuti pelatihan yang terdiri atas perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT), Karang Taruna, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan aparat Desa Tinggimae.

 

Dalam pemaparannya, Andi Bambang Suriansya, S.Pi., M.Si. menjelaskan bahwa persoalan sampah organik masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Menurutnya, budidaya maggot dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi volume sampah organik sekaligus memberikan nilai tambah secara ekonomi.

 

«”Sampai sekarang kesulitan terbesar kita adalah sampah,” ujarnya.»

 

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan maggot mampu membantu masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

 

«”Dengan maggot bisa membantu kita mengurangi sampah organik,” tambahnya.»

 

Selain membahas manfaat budidaya maggot, peserta juga mendapatkan materi mengenai karakteristik lalat BSF, siklus hidupnya, teknik budidaya, pemilihan lokasi, pengelolaan pakan, hingga pengendalian hama. Pemateri menjelaskan bahwa maggot siap dipanen pada umur 14–18 hari dan memiliki kandungan protein tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan alternatif bagi ikan maupun ternak.

 

Melalui kegiatan ini, TIM CARA’DE BEM KMF TP UH berharap masyarakat Desa Tinggimae mampu menerapkan budidaya maggot secara mandiri sebagai upaya mengurangi timbunan sampah organik, menjaga kebersihan lingkungan, serta membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

 

Di akhir kegiatan, Andi Bambang Suriansya, S.Pi., M.Si. berharap Desa Tinggimae dapat berkembang menjadi desa percontohan budidaya maggot sehingga mampu menginspirasi desa-desa lain dalam menerapkan pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan melalui budidaya Black Soldier Fly (BSF).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

The Art of Wedding Gallery #10 Resmi Dibuka, Wagub Sulsel Dorong Ekonomi Kreatif Wedding Makin Berkembang
Data Korban KM Nurul Salsa Bertambah Menjadi 78 Orang, Pencarian Hari Ketiga Masih Nihil
Pekan Olahraga NIPAH 2026 Hadir Lebih Besar, Usung “Game On, Waste Gone” sebagai Langkah Baru Membangun Ekosistem Olahraga dan Keberlanjutan 
Ditreskrimum Polda Sulsel Mulai Periksa Saksi Terkait Laporan Bupati Gowa
Menjemput Berkah Hari Jumat Lewat Al Kahfi Time di Sekolah Islam Athirah
Pekan Olah Raga Nipah 2026 Hadirkan Konsep Ramah Lingkungan, Kolaborasi dengan Rasa Pasar Olah Limbah Jadi Instalasi
Hari Ketiga Operasi SAR KM Nurul Salsa, Basarnas Tambah KN SAR Kamajaya dan Pesawat Boeing B737 untuk Perluas Pencarian
PLN dan Pemkab Bantaeng Perkuat Sinergi, Siapkan Infrastruktur Listrik untuk Kawasan Industri
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:59 WITA

TIM CARA’DE BEM KMF TP UH Gelar Pelatihan Budidaya Maggot untuk Warga Desa Tinggimae

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:13 WITA

The Art of Wedding Gallery #10 Resmi Dibuka, Wagub Sulsel Dorong Ekonomi Kreatif Wedding Makin Berkembang

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:51 WITA

Data Korban KM Nurul Salsa Bertambah Menjadi 78 Orang, Pencarian Hari Ketiga Masih Nihil

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:09 WITA

Pekan Olahraga NIPAH 2026 Hadir Lebih Besar, Usung “Game On, Waste Gone” sebagai Langkah Baru Membangun Ekosistem Olahraga dan Keberlanjutan 

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:21 WITA

Ditreskrimum Polda Sulsel Mulai Periksa Saksi Terkait Laporan Bupati Gowa

Berita Terbaru