Saat Energi Menjadi Variabel Strategis: Indosat Business Luncurkan Solusi Manajemen Energi Berbasis AI

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM, – Pengelolaan energi di Indonesia kini tengah bergeser dari sekadar praktik terbaik menjadi sebuah kewajiban. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 33/2023 dan standar manajemen energi internasional ISO 50001, pengguna energi skala besar kini diwajibkan untuk menerapkan program konservasi terstruktur, termasuk pemantauan secara real-time, sub-metering, dan pelaporan berkala. Bagi banyak perusahaan, pemenuhan ketentuan ini terkendala oleh persoalan yang lebih mendasar: biaya energi yang harus mereka kendalikan melonjak lebih cepat daripada kemampuan mereka untuk memantau ke mana energi tersebut mengalir. Konsumsi energi final Indonesia sendiri mencetak rekor tertinggi dalam satu dekade dengan mencapai 1,276 miliar Setara Barel Minyak (SBM) pada 2024[1], di mana sektor industri menyumbang 45,94% dari total kebutuhan nasional, dan pertumbuhan konsumsi listrik meningkat lebih dari 5% setiap tahunnya.

 

Saat ini, listrik mencakup 8% hingga 12% dari total biaya operasional industri. Namun, tanpa adanya visibilitas secara real-time, pelaku usaha diperkirakan kehilangan 10% hingga 30% energi akibat inefisiensi, anomali pada peralatan, serta pemborosan yang sebenarnya dapat dihindari. Kesenjangan ini juga berisiko menghambat pencapaian target Emisi Nol Bersih Indonesia pada 2060. Menjawab tantangan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH)melalui lini bisnis korporatnya, Indosat Business, hari ini resmi meluncurkan Solusi Manajemen Energi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Jisman P Hutajulu, Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia mengatakan, “Konservasi energi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan pelaku industri. PP No. 33/2023 dirancang untuk mendorong pengguna energi skala besar melakukan pemantauan dan pelaporan secara real-time. Solusi yang diluncurkan oleh Indosat Business hari ini menunjukkan bagaimana sektor swasta mampu menerjemahkan tuntutan regulasi menjadi solusi praktis yang dapat langsung digunakan oleh pelaku usaha. Langkah ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi dan daya saing nasional, tetapi juga membantu industri memenuhi kewajiban kepatuhan serta aspek keberlanjutan mereka.”

 

Muhammad Danny Buldansyah, Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Energi kini telah berkembang dari sekadar biaya operasional menjadi variabel bisnis strategis yang berdampak langsung pada profitabilitas, keandalan, dan daya saing. Kami tidak sekadar memberikan alat pemantau kepada para pelaku usaha, melainkan bekerja sama mendampingi mereka untuk menyelesaikan masalah nyata yang mereka hadapi. Dalam hal ini, kami memadukan kapabilitas jaringan, data, dan AI milik Indosat dengan keahlian operasional mereka di lapangan. Sebagai perusahaan telekomunikasi, kami memiliki posisi unik untuk melakukan hal ini dalam skala besar; jaringan nasional kami telah menjangkau lokasi-lokasi terpencil, menara telekomunikasi, dan fasilitas industri yang menjadi tumpuan pemantauan energi. Kami menyatukan konektivitas, platform, dan managed service dalam satu pintu tanggung jawab tunggal, bukan melalui sistem multi-vendor yang terpisah-pisah. Langkah ini mencerminkan komitmen kami untuk memecahkan tantangan bisnis yang nyata bersama para pelaku usaha yang kami layani, sejalan dengan semangat #LebihBaikIndosat.”

 

Integrasi AI dan IoT untuk Pengambilan Keputusan Bisnis yang Lebih Cerdas

 

Didukung oleh AI-driven Intelligence Layer dari Indosat Business, Solusi Manajemen Energi terus menganalisis data operasional secara berkelanjutan untuk mendeteksi anomali, menghasilkan peringatan prediktif, serta memunculkan berbagai peluang optimasi. Solusi ini membantu perusahaan bertransformasi dari sistem pemeliharaan yang reaktif dan pelaporan manual menuju operasional yang prediktif dan berbasis data.

 

Hadir sebagai end-to-end managed service yang menyatukan perangkat IoT berbasis sensor, konektivitas aman, platform terpusat, serta analitik dalam satu dasbor tunggal, solusi ini menawarkan lima kapabilitas utama lintas industri:

 

Pemantauan Daya: Efisiensi listrik untuk sektor manufaktur, gedung perkantoran, ritel, perbankan, dan pendidikan;

Pemantauan Genset & Transformator: Pemantauan kinerja generator, bahan bakar, dan kesehatan aset secara real-time untuk sektor minyak dan gas, pertambangan, menara telekomunikasi, perbankan, dan pusat data;

Sistem Pemantauan Baterai: Keandalan daya cadangan untuk operasional yang bersifat krusial;

Sistem Penerangan Jalan Umum Pintar: Sistem otomatisasi pencahayaan publik untuk pemerintah dan developer; serta

Pemantauan Air & Gas: Pemantauan utilitas dan deteksi kebocoran untuk kawasan industri, pusat perbelanjaan, dan kawasan terpadu. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Klarifikasi Kronologi Penanganan Darurat KM Nurul Salsa: Laporan Diterima Pukul 11.07 Wita
Honda Terus Perluas Jaringan Layanan di Indonesia, Resmikan Dua Jaringan Dealer Baru di Sulawesi Selatan
UIT Makassar Tandatangan MoU dengan Hamaren Corproation Jepang
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan DPRD Polewali Mandar Perkuat Kolaborasi untuk Optimalisasi Penyaluran BBM dan LPG Bersubsidi
Operasi SAR KM Nurul Salsa Resmi Ditutup, Basarnas: Pencarian Maksimal Telah Dilaksanakan
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Operasikan Perdana Ship to Ship Kolonodale, Perkuat Distribusi B50 di Kawasan Timur Sulawesi
Australian Reading Corner Resmi Hadir di Masjid Al-Markaz Al-Islami, Perkuat Literasi dan Hubungan Indonesia-Australia
ROAD TO 6TH ANNIVERSARY, VASAKA HOTEL MAKASSAR GELAR CSR BERSAMA TK PELITA KASIH, TEBAR KEBAHAGIAAN UNTUK ANAK-ANAK
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:01 WITA

Basarnas Klarifikasi Kronologi Penanganan Darurat KM Nurul Salsa: Laporan Diterima Pukul 11.07 Wita

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:57 WITA

Saat Energi Menjadi Variabel Strategis: Indosat Business Luncurkan Solusi Manajemen Energi Berbasis AI

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:45 WITA

Honda Terus Perluas Jaringan Layanan di Indonesia, Resmikan Dua Jaringan Dealer Baru di Sulawesi Selatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:59 WITA

UIT Makassar Tandatangan MoU dengan Hamaren Corproation Jepang

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan DPRD Polewali Mandar Perkuat Kolaborasi untuk Optimalisasi Penyaluran BBM dan LPG Bersubsidi

Berita Terbaru