Antrean BBM Berujung Penyerangan, Pertamina Diminta Evaluasi Jalur Wajo-Makassar

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO,FILALIN.COM, — Persoalan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kembali menjadi sorotan. Kali ini, antrean di SPBU Pertamina Ammessangeng, Sengkang, Kabupaten Wajo, diduga berujung pada penyerangan seorang pegawai SPBU menggunakan senjata tajam jenis badik, Ahad, 23 Agustus 2026.

 

Peristiwa itu diduga bermula saat seorang pengendara sepeda motor hendak mengisi BBM. Pengendara tersebut diminta mengikuti antrean. Namun, ia diduga tidak terima dan kemudian tersulut emosi hingga menyerang pegawai SPBU.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kanit Resmob Polres Wajo Anwar membenarkan kejadian tersebut. Polisi, kata dia, masih melakukan penyelidikan dan mencari pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan.

 

“Untuk sementara kami masih mencari pelaku. Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara jelas pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut,” ujar Anwar.

 

Insiden tersebut mendorong Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Sufriadi Arif meminta Pertamina mengevaluasi sistem pelayanan dan distribusi BBM. Menurut dia, antrean panjang yang berlangsung berulang kali berpotensi memicu gesekan antara masyarakat dan petugas SPBU.

 

“Saya meminta Pertamina segera berbenah. Jangan sampai persoalan antrean panjang justru memicu konflik antara masyarakat dengan petugas SPBU. Kejadian di Ammessangeng ini harus menjadi peringatan serius,” kata Sufriadi.

 

Sufriadi meminta evaluasi tidak berhenti pada SPBU Ammessangeng. Ia mendorong Pertamina meninjau ketersediaan dan pola distribusi BBM di sepanjang jalur Wajo-Sidrap-Parepare-Barru hingga Makassar.

 

Jalur tersebut, menurut dia, merupakan salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Karena itu, kelancaran pasokan BBM dinilai tidak hanya berkaitan dengan pelayanan SPBU, tetapi juga aktivitas ekonomi masyarakat.

 

“Jangan tunggu ada korban atau keributan lebih besar baru dilakukan evaluasi. Pertamina harus memastikan ketersediaan BBM dan memperbaiki sistem pelayanan agar masyarakat tidak terus-menerus dihadapkan pada antrean panjang,” ujarnya.

 

Ia berharap evaluasi Pertamina mencakup ketersediaan stok, distribusi, kapasitas pelayanan SPBU, hingga pengaturan antrean. Langkah tersebut dinilai penting agar persoalan pasokan BBM tidak berkembang menjadi konflik di lapangan.

 

Sementara itu, polisi masih mendalami kasus penyerangan di SPBU Ammessangeng. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas pelaku maupun kondisi pegawai SPBU yang menjadi korban. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK PERKUAT TPAKD DORONG AKSES KEUANGAN DAN PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH BERBASIS KOMODITAS KAKAO
Arena Sabung Ayam di Gowa Digerebek, Dandim: Tak Ada Toleransi untuk Judi
Perkokoh Jiwa Nasionalisme, Dandim 1409/Gowa Pimpin Upacara Bendera Rutin di Makodim
Keluarga Besar Nyampa Daeng Siama Berharap Namanya Diabadikan Jadi Nama Jalan di Makassar
Visitasi Internal Universitas Hasanuddin Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim CARA’DE di Desa Tinggimae
KKI 2026 Jadi Momentum Emas UMKM Sulsel Tembus Pasar Ekspor
Dorong Semangat Petani Desa Julubori, Babinsa Koramil 1409-05/Pallangga Lakukan Pendampingan Penanaman Padi
Kota Makassar Siap Sambut 1.600 Lebih Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:17 WITA

Antrean BBM Berujung Penyerangan, Pertamina Diminta Evaluasi Jalur Wajo-Makassar

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:59 WITA

OJK PERKUAT TPAKD DORONG AKSES KEUANGAN DAN PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH BERBASIS KOMODITAS KAKAO

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:12 WITA

Arena Sabung Ayam di Gowa Digerebek, Dandim: Tak Ada Toleransi untuk Judi

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:08 WITA

Perkokoh Jiwa Nasionalisme, Dandim 1409/Gowa Pimpin Upacara Bendera Rutin di Makodim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Keluarga Besar Nyampa Daeng Siama Berharap Namanya Diabadikan Jadi Nama Jalan di Makassar

Berita Terbaru