MAKASSAR,FILALIN.COM, — Gammara Hotel Makassar akan menggelar Wedding Expo 2026 pada 4-6 September 2026. Pameran pernikahan ini menjadi Wedding Expo pertama yang digelar hotel tersebut.
General Manager Gammara Hotel Makassar, Andi Rizki Amanah Ras, mengatakan kegiatan tersebut mengusung konsep pernikahan yang tetap mempertahankan identitas dan tradisi budaya Sulawesi Selatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Andi, pernikahan bukan hanya sekadar pesta, tetapi merupakan ritual suci yang menyatukan dua insan.
“Maputih di Gammara ini adalah wedding expo pertama yang selengkap ini oleh Hotel Gammara Makassar,” ujar Andi saat konferensi pers Wedding Expo 2026 di Gammara Hotel Makassar, Senin (31/8/2026).
Ia mengatakan, konsep yang ditawarkan dalam Wedding Expo tersebut diharapkan dapat membantu calon pengantin mewujudkan pesta pernikahan yang sesuai impian tanpa kehilangan unsur tradisi dan budaya.
Gammara Hotel Makassar, kata dia, menghadirkan sejumlah vendor pernikahan yang telah dikurasi untuk menerjemahkan filosofi budaya Sulawesi Selatan dalam sebuah pesta pernikahan.
Konsep tersebut antara lain akan ditampilkan melalui busana adat seperti baju bodo, dekorasi khas adat Bugis dan Makassar, hingga tata acara yang mengedepankan tradisi.
“Kami menghadirkan kurasi vendor-vendor terbaik yang siap menerjemahkan filosofi tradisi, seperti baju bodo, dekorasi yang khas adat Bugis dan Makassar, serta tata acara yang nantinya bersatu dalam sebuah perhelatan,” katanya.
Dua Paket Wedding
Asisten Manager Marketing Gammara Hotel Makassar, Eva, mengatakan pihaknya menyiapkan dua paket utama untuk calon pengantin.
Paket pertama merupakan paket wedding untuk 500 tamu dengan harga Rp 82,5 juta. Sementara paket kedua diperuntukkan bagi 300 tamu dengan harga Rp 49,5 juta.
“Untuk paket wedding, kami punya dua paket wedding utama. Yang pertama paket wedding untuk 500 pax, harganya Rp 82,5 juta. Kemudian paket yang kedua untuk 300 pax, harganya Rp 49,5 juta,” kata Eva.
Menurut dia, kedua paket tersebut memiliki sejumlah fasilitas yang relatif sama. Perbedaan utama terdapat pada fasilitas kamar dan beberapa pilihan menu.
Untuk paket 300 tamu, calon pengantin mendapatkan satu kamar tipe Superior. Sedangkan paket 500 tamu mendapatkan satu kamar Suite dan satu kamar Superior.
Kedua paket juga mencakup dekorasi standar, entertainment berupa performance dan singer, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Untuk kebutuhan panggung, Gammara Hotel Makassar juga memberikan fleksibilitas kepada calon pengantin. Ukuran panggung dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan konsep acara.
Ada Diskon dan Bonus Selama Wedding Expo
Eva mengatakan, khusus selama pelaksanaan Wedding Expo pada 4-6 September 2026, calon pengantin akan mendapatkan sejumlah keuntungan tambahan.
Promo tersebut hanya berlaku selama tiga hari penyelenggaraan Wedding Expo.
Salah satunya adalah tambahan diskon sebesar 10 persen dari paket wedding yang ditawarkan.
Selain diskon, calon pengantin juga akan mendapatkan sejumlah bonus, seperti photobook, mobil pengantin berupa Toyota Alphard, serta dua unit LED berukuran 10 x 3 meter.
Khusus paket 500 tamu, fasilitas kamar juga ditambah. Jika sebelumnya mendapatkan satu kamar Suite dan satu kamar Superior, selama promo Wedding Expo calon pengantin mendapatkan satu kamar Suite dan dua kamar Superior.
“Untuk wedding expo, kami mempunyai beberapa benefit tambahan. Yang pertama kami memberikan diskon tambahan 10 persen. Kemudian ada photobook, mobil pengantin berupa Alphard, tambahan LED dua unit dengan ukuran 10 x 3 meter,” ujar Eva.
Selain itu, terdapat pula tambahan photobooth dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Eva menegaskan, seluruh keuntungan tambahan tersebut hanya berlaku bagi calon pengantin yang mengambil paket selama Wedding Expo berlangsung.
“Benefit ini hanya bisa didapatkan dalam tiga hari expo. Setelah expo, promo khusus tersebut sudah tidak ada dan kembali menggunakan paket normal 500 pax dan 300 pax,” katanya.
Gammara Hotel Makassar berharap Wedding Expo 2026 dapat menjadi pilihan bagi calon pengantin yang ingin menggelar pesta pernikahan dengan konsep modern sekaligus tetap mempertahankan identitas budaya Sulawesi Selatan. (*)



















