Tim SAR Gabungan Kembali Berhasil Menemukan Korban Tertimbun Longsor

- Penulis

Jumat, 30 Desember 2022 - 18:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, MAROS – Tim SAR gabungan kembali berhasil menemukan 1 korban.  Kejadian tanah longsor di Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi selatan dengan kondisi Meninggal Dunia, Jumat (30/12/22). Korban yakni Daeng Rimang (80), di temukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kepala Basarnas Makassar, Djunaidi mengatakan, korban di temukan dalam keadaan tertimbun lumpur/tanah dan terhimpit batangan kayu. Kejadian tersebut terjadi di sekitar bantaran sungai yang jaraknya lima meter dari titik lokasi longsor.

“Hari ini pukul 12.55 Wita, tim gabungan kembali menemukan satu korban longsor. Korban di temukan lima meter dari lokasi kejadian di bantara sungai,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Cuaca Extrim Melanda, Warga Diminta Tetap Waspda

Setelah di temukan korban yang tertimbun longsor, jenazah korban kemudian di bawa ke Puskesmas Cenrana.

“Setelah di evakuasi korban yang kondisi meninggal dunia ini di bawah ke puskesmas,” ucapnya.

Sejauh Ini Terlihat Tim SAR Brimob Gabungan, baik dari TNI Basarnas Sulsel, Tagana, BPBD, Damkar Makassar dan potensi-potensi SAR masih terus melakukan pencarian korban lainnya.

Penemuan korban kedua di lokasi kejadian tertimbun tanah di pinggir sungai, tim rencananya akan menyelam ke dalam sungai setempat untuk mencari korban lain.

Baca Juga : Pasca Kebakaran, Puluhan Warga Nekat Terobos Garis Polisi di Pasar Sentral Makassar

Dengan di temukannya satu korban, maka jumlah korban tanah longsor kini menjadi dua. Orang yang sudah di temukan dan empat masih dalam pencarian.

Berdasarkan data korban yang di temukan yakni Ilham (48) di temukan pada hari Rabu (28/12/22). Daeng Rimang pada hari ini, Jumat (30/12/22).

Data sebelumnya usai kejadian longsor di laporkan sebanyak enam orang. Masing-masing empat perempuan atas nama Dilla (16), Emi (47), Rimang (80) Adel (12) dan dua laki-laki atas nama Ilham (48) dan Cellung (2).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

180 Kepala Sekolah di Makassar Belajar Strategi Transformasi Sekolah di Athirah
HUT ke-81 RI, Sekolah Islam Athirah Dorong Pendidikan Layak dan Berkeadilan untuk Semua
KKLT Genap 20 Tahun, Diaspora Luwu Timur Mulai Bicara Kontribusi Strategis
Semarak Kemerdekaan RI ke-81, BBPOM di Makassar Hadirkan Gerakan Pasar Murah dan Aksi Donor Darah
Atraksi Menantang di HUT ke-18 UNIFA: Tim Rescuer Basarnas Aksi Rapelling Turunkan Spanduk Raksasa
Prodi MIAN UIT Gelar Webinar Internasional.
BADKO HMI Sulsel Desak Aparat Periksa Bupati dan Sekda Luwu Timur terkait Konflik Laoli
Puluhan Organisasi Sipil Kecam Penggusuran Petani Laoli, Desak Penghentian PSN PT IHIP di Luwu Timur
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:47 WITA

180 Kepala Sekolah di Makassar Belajar Strategi Transformasi Sekolah di Athirah

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:50 WITA

HUT ke-81 RI, Sekolah Islam Athirah Dorong Pendidikan Layak dan Berkeadilan untuk Semua

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:22 WITA

KKLT Genap 20 Tahun, Diaspora Luwu Timur Mulai Bicara Kontribusi Strategis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:05 WITA

Semarak Kemerdekaan RI ke-81, BBPOM di Makassar Hadirkan Gerakan Pasar Murah dan Aksi Donor Darah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:38 WITA

Atraksi Menantang di HUT ke-18 UNIFA: Tim Rescuer Basarnas Aksi Rapelling Turunkan Spanduk Raksasa

Berita Terbaru