Sektor Pertanian Menjadi Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Sulsel

- Penulis

Jumat, 16 Agustus 2024 - 03:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Indonesia Sulsel Menggelar Temu Media Di Grind Pull Makassar, Kamis (15/8/2024). dari kiri ke kanan
Ricky Satria - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia SulselRizki Ernadi Wimanda - Kepala Perwakilan Bank Indonesia SulselWahyu Purnama A - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel
Aswin Gantina - Deputi Direktur Bank Indonesia Sulsel

i

Bank Indonesia Sulsel Menggelar Temu Media Di Grind Pull Makassar, Kamis (15/8/2024). dari kiri ke kanan Ricky Satria - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia SulselRizki Ernadi Wimanda - Kepala Perwakilan Bank Indonesia SulselWahyu Purnama A - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Aswin Gantina - Deputi Direktur Bank Indonesia Sulsel

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Memasuki Triwulan kedua tahun 2024 perekonomian sulsel mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan.

Hal ini terlihat dari data yang ada,dimana pihak BI Sulsel mencatat pertumbuhan itu mencapai 4,98 persen secara year on year (yoy) atau meningkat dibanding periode sebelumnya sebesar 4,82 persen.

Hal ini diungkapkan Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda saat kegiatan BI bareng media di Grind & Pull,Makassar, Kamis (15/8/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam triwulan kedua tahun 2024, jauh lebih baik jika dibandingkan sebelumnya Sulsel berada di peringkat 9 dari 34 provinsi di Indonesia. ” ujarnya.

Bank sentral juga mencatat, sektor pertanian menjadi kontributor pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan II 2024, setelah menjadi penyumbang negatif pertumbuhan ekonomi sejak triwulan III 2023 dampak dari El Nino.

Rizki menambahkan, sektor pertanian didominasi oleh sub-sektor perikanan budidaya dan tangkap dengan total 40 persen.

Kemudian normalisasi konsumsi pasca pesta demokrasi Pemilu serta pergeseran momentum bulan ramadan membuat kinerja perdagangan moderat.

Dia memjelaskan Pertanian berkontribusi terbesar, itu mencapai 23,6 persen terhadap perekenomian di triwulan II 2024. Disusul industri pengolahan, perdagangan, informasi dan komunikasi, jasa pendidikan dan lainnya.

Rizki menjelaskan bahwa pertumbuhan daerah lain yang diatas Sulsel dominan karena pengaruh pertambangan.

“Daerah lain itu dikuatkan sektor pertambangan. Bahkan ada sampai sekitar 20 persen seperti Papua Barat,” bebernya.

Untuk Sulsel, sektor pertambangan kontribusinya hanya 0,02 persen. Namun, sektor pertambangan tetap tumbuh di triwulan II 2024 ini sekitar 0,49 persen.

Bank sentral mencatat, sektor pertanian menjadi kontributor pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan II 2024, setelah menjadi penyumbang negatif pertumbuhan ekonomi sejak triwulan III 2023 dampak dari El Nino.

Rizki menambahkan, sektor pertanian didominasi oleh sub-sektor perikanan budidaya dan tangkap dengan total 40 persen.

Kemudian normalisasi konsumsi pasca pesta demokrasi Pemilu serta pergeseran momentum bulan ramadan membuat kinerja perdagangan moderat.

“Kontribusi pertanian dalam pertumbuhan ekonomi sulsel mencapai 23,6 persen terhadap perekenomian di triwulan II 2024.Sehingga sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi sulsel,” ujarnya. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri
Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi
Kejati Sulsel Soroti Sewa Lahan PT IHIP di Lutim, Minta Dilakukan Appraisal Ulang
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat melalui Mental Health Day 2026
Pegadaian Kanwil Makassar SulSelBarRa Maluku Cetak Kinerja Gemilang per April 2026: Omset Tembus Rp20,19 Triliun dan Perkuat Ekosistem Emas
PHRI Sulsel Apresiasi Makassar Half Marathon sebagai Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Kunjungan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ke Wilayah Kerja Pelabuhan Makassar Perkuat Sinergi dan Bahas Tantangan Operasional Pelindo Group
Pembukaan Temu Ilmiah Kader (TIKAR) 2026 : Penguatan Kapasitas Intelektual Kader dalam Mendorong Transformasi Ekonomi Islam yang Kompetitif dan Adaptif
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:45 WITA

Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:35 WITA

Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:42 WITA

Kejati Sulsel Soroti Sewa Lahan PT IHIP di Lutim, Minta Dilakukan Appraisal Ulang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:16 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat melalui Mental Health Day 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:02 WITA

Pegadaian Kanwil Makassar SulSelBarRa Maluku Cetak Kinerja Gemilang per April 2026: Omset Tembus Rp20,19 Triliun dan Perkuat Ekosistem Emas

Berita Terbaru