Rektor UIN Alauddin Kukuhkan Prof. Nur Hidayah Sebagai Professor Bidang Manajemen Ilmu Keperawatan

- Penulis

Rabu, 8 November 2023 - 12:18 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM – Rektor, Prof. Hamdan Juhannis, mengukuhkan Prof. Dr. Nur Hidayah S. Kep. Ns. M. Kes. sebagai seorang Professor dalam bidang Manajemen Ilmu Keperawatan pada Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar.

Mantan Wakil Dekan Bidang Akademik FKIK ini dikukuhkan melalui sidang senat terbuka luar biasa di gedung auditorium kampus II UIN, Romang Polong Kabupaten Gowa, pada hari Rabu, 8 November 2023.

Pada kesempatan ini, Prof Nur Hidayah menyampaikan orasi ilmiah guru besar berjudul Rumah Sakit dan Keperawatan Masa Depan: Manajemen Mutu Layanan Terintegrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof Dr Nur Hidayah S Kep Ns M Kes menjelaskan masa Depan layanan Kesehatan yang diimpikan adalah layanan berkualitas yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat

dengan pelayanan penuh kasih sayang sepanjang masa.

“Untuk mencapai visi masa depan keperawatan, diperlukan tingkat pendidikan dan kompetensi perawat dalam pengembangan kolaborasi intraprofesional dan interprofesional untuk meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas layanan,” jelas Prof. Dr. Nur Hidayah.

Menurutnyta, salah satu sistem manajemen mutu yang diterapkan di Indonesia adalah Total Quality Management (TQM) dengan harapan penerapan TQM di sektor layanan kesehatan dapat meningkatkan keselamatan pasien.

“TQM adalah sebuah tren global yang bertujuan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan guna memenuhi harapan pasien dan memaksimalkan penggunaan sumber daya yang tersedia untuk meningkatkan hasil perawatan,” paparnya.

Prof. Dr. Nur Hidayah juga menyebutkan bahwa meningkatnya pengelolaan layanan kesehatan, ketergantungan pada teknologi, dan kebutuhan untuk memenuhi standar dan lisensi internasional adalah beberapa tantangan utama yang dihadapi organisasi kesehatan saat ini.

Dalam upaya untuk mencapai visi masa depan yang lebih baik, Prof. Dr. Nur Hidayah mendorong perawat di semua tingkatan untuk terlibat dalam perencanaan dan pengembangan karir berkelanjutan.

Prof. Dr. Nur Hidayah juga menekankan pentingnya mencari keseimbangan antara kehidupan pribadi dan kehidupan profesional bagi perawat.

“Meskipun masa depan tidak dapat diprediksi, perawat dapat membantu membentuk masa depan yang lebih baik dengan memvisualisasikan beberapa kemungkinan dan mengembangkan tujuan yang akan membawa kemajuan bagi rumah sakit dan keperawatan masa depan,” pungkasnya.

Profil Prof Nur Hidayah sebagai profesor atau guru besar pertama FKIK UIN Alauddin.

Prof Nur Hidayah Lahir di Ujung Pandang tahun 1981. Ia menyelesaikan program sarjana keperawatan di Unhas tahun 2004.

Setahun kemudian, Prof Nur Hidayah menyelesaikan program Ners di Unhas pada tahun 2005.

Hanya berselang dua tahun, Prof Nur Hidayah menyelesaikan magister kesehatan (M Kes) pada tahun 2007. Sementara itu Program Doktornya bidang Ilmu Administrasi di UNM pada tahun 2013.

Prof Nur Hidayah merupakan dosen tetap Ilmu Keperawatan FKIK UIN Alauddin. Dia mengabdi di UIN Alauddin Makassar sejak tahun 2009 hingga sekarang.

Mantan Kepala Sekolah Tinggi Ilmu Keperrawatan Gunung Sari pada tahun 2006 hingga 2008 ini menerima SK gelar akademik tertinggi sebagai profesor atau guru besar ter tanggal 1 Juni 2023.

Saat itu, Prof Nur Hidayah sedang melaksanakan ibadah haji di Makkah. “Sesaat sebelum meninggalkan Kota Makkah saat akan tawaf,” kata Prof Nur Hidayah.

Prof Nur Hidayah meraih gelar profesor atau guru besar dalam bidang ilmu manajemen keperawatan. Prestasi gemilang Prof Nur Hidayah dicapai pada usia 42 tahun.

Prof Nur Hidayah juga dikenal sebagai aktifis Gusdurian. Prof Nur Hidayah fokus pada pengembangan ilmu keperawatan melalui riset multidisipliner dan interdisipliner. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan
Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil
Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan
Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 
Melaju Kencang! Progres 77 Persen Bawa Jalan Tani Kalebarembeng Dekat Garis Akhir
21 Daerah di Sulsel Beralih ke Bank Syariah, OJK Dorong Integrasi Industri Keuangan
DARI GAYA HIDUP AKTIF HINGGA FINANSIAL SEHAT, OJK AJAK MASYARAKAT SULSEL CINTAI KEUANGAN SYARIAH
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:58 WITA

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan

Selasa, 3 November 2026 - 20:23 WITA

Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur

Selasa, 3 November 2026 - 19:54 WITA

OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil

Selasa, 3 November 2026 - 14:48 WITA

Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan

Selasa, 3 November 2026 - 14:31 WITA

Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 

Berita Terbaru