Tolak RUU DKJ, Presiden PKS: Hak Demokrasi Warga Jakarta akan Dihilangkan

- Penulis

Rabu, 6 Desember 2023 - 21:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM,  — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui anggotanya di Fraksi PKS DPR RI menolak usulan Rancangan Undang-Undang tentang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) inisiatif DPR RI dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-10 di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, (5/12).

Dari seluruh fraksi di Senayan, PKS menjadi satu-satunya fraksi yang dengan tegas menolak RUU ini. PKS menilai RUU ini bukan hanya tentang Jakarta, tetapi juga tentang masa depan demokrasi Indonesia yang mengalami kemunduran.

“Jika ini disahkan jadi UU maka demokrasi kita akan mundur. Hak-hak warga Jakarta akan dihilangkan. Tentu ini tidak sejalan dengan semangat reformasi,” tulis Presiden PKS Ahmad Syaikhu dalam akun X nya di @syaikhu_ahmad.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini dikarenakan adanya Pasal 10 ayat 2 dalam draf RUU yang berbunyi “Gubernur dan Wakil Gubernur ditunjuk, diangkat, dan diberhentikan oleh Presiden dengan memerhatikan usul atau pendapat DPRD”.

Syaikhu menyebut RUU inilah yang menjadi salah satu alasan munculnya gagasan PKS tentang Jakarta Tetap Ibu Kota Negara, selain terkait pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

“Salah satu yang melatarbelakangi munculnya gagasan PKS tentang Jakarta Tetap Ibu Kota Negara selain terkait dengan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia, adalah adanya RUU DKJ ini,” jelas Syaikhu.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menolak RUU Daerah Khusus Jakarta yang dapat membungkam suara rakyat Jakarta, merenggut kedaulatan rakyat Jakarta, dan mematikan demokrasi di Jakarta.

“Ayo kita suarakan bersama TOLAK RUU Daerah Khusus Jakarta!”

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Resmi Menutup Corporate Wellness Program 2025, Perwira Diajak Konsisten Jalani Hidup Sehat
Kongres IMPS Istimewa XXXlV Berakhir dengan Sukses
Ramadhan Lebih Berkesan, Padivalley Golf Club Sajikan Iftar with Golf Experience
OPERASI SAR KECELAKAAN KAPAL DI PERAIRAN PELABUHAN NEW PORT PELINDO KOTA MAKASSAR
Kajian Ekonomi DOB Luwu Tengah Sudah Rampung, Ketua KKLR Sulsel Minta Polemik Dihentikan
SPPG TANRARA, TERLUAS DAN TERBAIK DI SULAWESI SELATAN
LBH Suara Panrita Keadilan Desak Bupati Gowa Copot Kadis Dukcapil dan Kepala DPMPTSP Usai Lansia Meninggal di MPP
Kalla Institute Berdayakan Ibu Rumah Tangga Kelola Limbah Plastik Berbasis Ekonomi Sirkular
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 09:42 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Resmi Menutup Corporate Wellness Program 2025, Perwira Diajak Konsisten Jalani Hidup Sehat

Senin, 9 Februari 2026 - 05:22 WITA

Kongres IMPS Istimewa XXXlV Berakhir dengan Sukses

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:24 WITA

Ramadhan Lebih Berkesan, Padivalley Golf Club Sajikan Iftar with Golf Experience

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:24 WITA

OPERASI SAR KECELAKAAN KAPAL DI PERAIRAN PELABUHAN NEW PORT PELINDO KOTA MAKASSAR

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:19 WITA

Kajian Ekonomi DOB Luwu Tengah Sudah Rampung, Ketua KKLR Sulsel Minta Polemik Dihentikan

Berita Terbaru

Berita

Kongres IMPS Istimewa XXXlV Berakhir dengan Sukses

Senin, 9 Feb 2026 - 05:22 WITA