FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 10:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, –Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Timur (FKM UIT) melaksanakan Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) sekaligus implementasi kerja sama dengan empat sekolah di Kabupaten Bulukumba melalui kegiatan sosialisasi manajemen bencana. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Kamis–Sabtu, 7–9 Mei 2026.

 

Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen FKM UIT dalam mendukung peningkatan kapasitas kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah melalui pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat FKM UIT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dekan FKM UIT, Marhtyni, S.KM., M.Kes., Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat FKM UIT, Rahma Sri Susanti, S.KM., M.Kes., serta dosen mata kuliah Manajemen Bencana dan KLB, Nismawati, S.Si., M.Kes. Turut terlibat mahasiswa Kesehatan Masyarakat FKM UIT angkatan 2024 yang menjadi pelaksana utama sosialisasi di masing-masing sekolah.

 

Dalam sambutannya, Dekan FKM UIT menyampaikan bahwa sekolah merupakan salah satu lingkungan yang sangat penting untuk mendapatkan edukasi terkait kesiapsiagaan bencana. Menurutnya, pengetahuan mengenai mitigasi dan manajemen bencana perlu ditanamkan sejak dini agar peserta didik mampu mengenali risiko, melakukan tindakan penyelamatan, serta meminimalkan dampak ketika bencana terjadi.

 

“Kegiatan ini penting dilakukan di sekolah karena siswa merupakan kelompok yang rentan saat terjadi bencana. Melalui edukasi dan simulasi sederhana, diharapkan siswa memiliki kesiapan, pengetahuan, dan kemampuan mengambil tindakan cepat serta tepat dalam situasi darurat,” ujarnya.

 

Ketua Prodi S1 Kesehatan Masyarakat FKM UIT, Rahma Sri Susanti, S.KM., M.Kes., juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak sekolah yang telah menerima mahasiswa dan dosen FKM UIT dengan sangat baik.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala sekolah, guru, dan siswa yang telah memberikan sambutan hangat serta dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Kami merasakan antusiasme dan semangat yang luar biasa dari setiap sekolah dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan implementasi nyata dari konsep kurikulum berdampak, di mana proses pembelajaran mahasiswa tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi langsung diterapkan kepada masyarakat melalui edukasi dan pengabdian. Dengan demikian, mahasiswa memperoleh pengalaman praktik lapangan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekolah.

 

Sementara itu, dosen mata kuliah Manajemen Bencana dan KLB, Nismawati, S.Si., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat penting bagi mahasiswa Kesehatan Masyarakat karena menjadi wadah untuk mengasah kemampuan komunikasi, edukasi kesehatan, dan penerapan ilmu secara langsung di masyarakat.

 

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga belajar bagaimana menyampaikan edukasi kepada masyarakat, membangun kerja sama tim, dan memahami kondisi nyata di lapangan. Ini menjadi pengalaman penting dalam membentuk kompetensi calon tenaga kesehatan masyarakat yang profesional dan responsif terhadap kondisi bencana,” jelasnya.

 

Ketua Tingkat mahasiswa Kesmas FKM UIT angkatan 2024, Ahmad Badawi, juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa dalam berinteraksi langsung dengan siswa dan lingkungan sekolah.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami karena dapat meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan public speaking, dan pengalaman terjun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat sekolah. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar mahasiswa semakin siap menghadapi dunia kerja dan pengabdian masyarakat,” tuturnya.

 

Selain itu, sosialisasi manajemen bencana di sekolah menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana di masyarakat. Kabupaten Bulukumba sendiri memiliki potensi risiko berbagai jenis bencana seperti banjir, kebakaran, tanah longsor, dan gempa bumi sehingga edukasi kepada generasi muda dinilai sangat penting.

 

Adapun sekolah yang menjadi lokasi kegiatan sosialisasi yaitu:

 

1. SMAN 2 Bulukumba di Kecamatan Bulukumpa

Kepala Sekolah: Andi Margawati, S.Pd., M.Pd.

Tema sosialisasi: Manajemen Bencana Kebakaran

2. MAS Darul-Qalam Bulukumba di Kecamatan Bulukumpa

Kepala Sekolah: Abdullah, S.Pd.

Tema sosialisasi: Manajemen Bencana Banjir

3. SMAN 6 Bulukumba di Kecamatan Herlang

Plt. Kepala Sekolah: Nurafiah, S.Pd., M.Pd.

Tema sosialisasi: Manajemen Bencana Tanah Longsor

4. SMKN 7 Bulukumba di Kecamatan Kajang

Kepala Sekolah:

Irmayanti, S.Si, S.Pd

Tema sosialisasi: Manajemen Bencana Gempa Bumi

 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa FKM UIT tidak hanya memperoleh pengalaman praktik lapangan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. Pihak sekolah pun menyambut positif kerja sama tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan demi menciptakan sekolah yang lebih tangguh terhadap bencana serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia pendidikan sekolah.

 

(*/Humas UIT/ Beddu Lahi, Marhtyni).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah
Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri
Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 11:56 WITA

Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 11:06 WITA

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 10:59 WITA

FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:54 WITA

OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:52 WITA

Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa

Berita Terbaru