BBPOM Makassar Gelar Aksi Nasional Cegah Penyalahgunaan OOT, Generasi Muda Jadi Fokus Utama

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0-{}-0-0#

i

0-0x0-0-0-{}-0-0#

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Makassar menggelar Aksi Nasional (Aknas) Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) di Aula Baji Minasa BBPOM Makassar, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Lawan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu, Selamatkan Generasi Bangsa”.

Aksi nasional tersebut diikuti para pelajar di Kota Makassar, tokoh masyarakat, tokoh agama, tenaga pendidik, serta unsur pemerintah dan aparat penegak hukum. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.

Kepala BBPOM Makassar Yosef  Dwi Irwn dalam sambutannya menegaskan bahwa penyalahgunaan obat-obat tertentu seperti Tramadol, Trihexyphenidyl, Dextromethorphan, hingga ketamin telah menjadi ancaman serius, khususnya bagi generasi muda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, obat-obatan tersebut sejatinya digunakan untuk kepentingan medis dan pengobatan. Namun dalam praktiknya, banyak disalahgunakan untuk kepentingan nonmedis dan rekreasional demi mendapatkan efek “fly”.

“Penyalahgunaan OOT bukan hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memengaruhi intelektual, mental, dan perilaku generasi muda. Banyak tindak kriminal seperti perkelahian, pencurian, hingga kekerasan berawal dari penyalahgunaan obat-obatan ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada 2030–2040, di mana lebih dari 60 persen penduduk berada pada usia produktif. Momentum tersebut dinilai dapat menjadi ancaman apabila generasi muda justru terjerumus dalam penyalahgunaan obat-obatan.

“Kalau generasi muda kita banyak yang terpapar penyalahgunaan obat tertentu, maka bonus demografi bisa berubah menjadi bencana. Ini dapat menghambat cita-cita Indonesia Emas 2045,” katanya.

Dalam kesempatan itu, para pelajar yang hadir juga diberikan edukasi agar tidak pernah mencoba menggunakan obat-obatan tertentu tanpa indikasi medis. BBPOM Makassar menilai generasi muda menjadi kelompok paling rentan karena mudah terpengaruh lingkungan dan rasa ingin tahu yang tinggi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Auliya Mustika, menegaskan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan obat-obatan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat penegak hukum.

Ia menilai diperlukan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari orang tua, tenaga pendidik, tokoh agama, hingga masyarakat luas untuk melakukan pengawasan dan edukasi terhadap anak-anak dan remaja.

“Masalah ini adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya penindakan terhadap penyalahgunaan, tetapi juga bagaimana mencegah masuknya obat-obatan tersebut ke Kota Makassar,” ujarnya.

Auliya juga mempertanyakan jalur masuk tujuh jenis obat tertentu yang kini marak beredar di Makassar. Ia meminta aparat penegak hukum, kepolisian, hingga instansi terkait untuk menelusuri dugaan adanya oknum di balik peredaran obat-obatan tersebut.

“Kalau barang-barang ini bisa masuk dan beredar, berarti ada celah yang harus ditelusuri bersama. Ini harus menjadi perhatian serius demi menyelamatkan generasi muda dan mewujudkan Indonesia Emas,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, BBPOM Makassar berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan obat-obatan tertentu semakin meningkat serta mendorong terciptanya sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur
Satgas PASTI Hentikan Aktivitas Ilegal Magento, Diduga Gunakan Modus Investasi Berkedok E-Commerce
Haka Auto Gelar Flash Sale Spesial Mei 2026 untuk BYD dan DENZA D9
MIWF 2026 Angkat Tema “Re-co-ordinate”, Soroti Krisis Sosial hingga Ekologi
BASARNAS MAKASSAR GELAR PEMBUKAAN LATIHAN SAR SATUAN DI PERMUKAAN AIR ARUS DERAS
Prodi D3 Kebidanan Fakultas Keperawatan UIT Sambut Tim Asesor LAM PTKes dengan Targetkan Akreditasi Unggul
Pengukuhan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar Periode Baru, Dorong Penguatan SDM dan Pariwisata Daerah
Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:30 WITA

BBPOM Makassar Gelar Aksi Nasional Cegah Penyalahgunaan OOT, Generasi Muda Jadi Fokus Utama

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:14 WITA

HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:55 WITA

Satgas PASTI Hentikan Aktivitas Ilegal Magento, Diduga Gunakan Modus Investasi Berkedok E-Commerce

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:26 WITA

Haka Auto Gelar Flash Sale Spesial Mei 2026 untuk BYD dan DENZA D9

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:04 WITA

MIWF 2026 Angkat Tema “Re-co-ordinate”, Soroti Krisis Sosial hingga Ekologi

Berita Terbaru