Kabar Duka, Ketua Dewan Adat Padoe Pusat Masarati Lamaindi Meninggal Dunia

- Penulis

Kamis, 4 Januari 2024 - 11:54 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Kabar duka menerpa masyarakat suku adat Padoe. Ketua Dewan Adat Padoe Pusat Masarati Lamaindi (82) meninggal dunia setelah menjalani perawatan singkat di PCC RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, Rabu 3 Januari 2024.

 

Kepastian mengenai hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretari Dewan Adat Padoe Pusat Ameria Sinta yang juga masih kerabat almarhum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Telah meninggal dunia Ketua Dewan Adat Padoe Pusat Wasuponda, Bapak Masarati Lamaindi, pada jam 10.47 malam ini, di RS PCC Wahidin Makassar,” demikian kata Ameria yang beredar via pesan WhatsApp (WA).

 

Masarati Lamaindi lahir di Tabarano pada tanggal 19 September 1942. Almarhum pernah menjadi karyawan PT Inco dari tahun 1969 dan pensiun pada tahun 1988. Ia juga menjadi Ketua Kelompok Tani Organik Padoe dari tahun 2021 hingga Juni 2023.

 

“Sebelum menjadi Ketua Dewan Adat Pusat, almarhum Masarati dikenal sebagai Mia Mosu’o, anggota Dewan Adat Padoe yang tugasnya melakukan peminangan dan perkawinan adat,” jelas Ameria.

 

Sebagai kerabat dekat sekaligus Sekretaris Dewan Adat Padoe Pusat, Ameria memiliki segudang kenangan bersama almarhum.

 

“Saya sangat terkesan dengan ketegasan beliau dalam melaksanakan tugasnya. Tidak panjang (masa baktinya) tetapi kharismanya luar biasa,” kenangnya.

 

Ameria menuturkan, selama kepemimpinan Masarati, Dewan Adat Padoe Pusat mengalami banyak kemajuan. Ketegasan dan sikap disiplin almarhum adalah hal yang sulit terlupakan oleh Ameria.

 

“Kalau beliau memberikan wejangan atau penjelasan mengenai arti dan makna materi dalam peminangan dan perkawinana adat Padoe, kata-kata terakhirnya yang selalu terucap adalah, “sampai di sini, saya tidak akan mengatakannya kembali”,” kisahnya.

 

Kepergian Masarati yang telah meninggalkan banyak kenangan, adalah kehilangan bagi Ameria dan masyarakat adat Padoe yang banyak bermukim di wilayah timur Kabupaten Luwu Timur.

 

“Saya merasa sangat kehilangan atas kepergian beliau, rasanya seperti anak ayam yang kehilangan induknya,” ungkap Ameria tak kuasa menyembunyikan kesedihan.

 

Pada Kamis (04/01) pagi tadi jenazah telah diberangkatkan ke kampung halaman untuk dikebumikan secara adat di Tabarano, Kecamatan Wasuponda Kabupaten Luwu Timur.

 

Asri Tadda, salah seorang tokoh suku Padoe dari Luwu Timur yang bermukim di Makassar, turut melepas keberangkatan almarhum di rumah duka RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.

 

“Jelas ini duka mendalam dan kehilangan bagi kami khususnya masyarakat adat suku Padoe. Almarhum Om Marasati sungguh penuh dedikasi mengawal adat dan budaya Padoe hingga akhir hayatnya,” ungkap Asri.

 

Masarati Lamaindi diketahui menikah dengan Sukaria Labaro (alm) dan dikaruniai tiga orang anak, yakni Juriman Lamaindi (alm), Ribson Dedy Lamaindi dan Erick Christian Lamaindi.(*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan
Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil
Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan
Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 
Melaju Kencang! Progres 77 Persen Bawa Jalan Tani Kalebarembeng Dekat Garis Akhir
21 Daerah di Sulsel Beralih ke Bank Syariah, OJK Dorong Integrasi Industri Keuangan
DARI GAYA HIDUP AKTIF HINGGA FINANSIAL SEHAT, OJK AJAK MASYARAKAT SULSEL CINTAI KEUANGAN SYARIAH
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:58 WITA

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan

Selasa, 3 November 2026 - 20:23 WITA

Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur

Selasa, 3 November 2026 - 19:54 WITA

OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil

Selasa, 3 November 2026 - 14:48 WITA

Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan

Selasa, 3 November 2026 - 14:31 WITA

Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 

Berita Terbaru