Diskusi Bareng Politisi Palopo Haidir Basir, HSA: KKLR Organisasi Sampulolo, Targetnya Provinsi Luwu Raya

- Penulis

Rabu, 24 April 2024 - 08:45 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – Organisasi Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) kini mendapat perhatian khusus dari para bakal calon kepala daerah (Cakada) yang akan maju pada Pilkada Serentak mendatang.

 

Pekan ini saja, beberapa orang meminta waktu untuk bersilaturahmi dengan KKLR sembari menyatakan niat akan maju dalam kontestasi politik lima tahunan itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Diantaranya adalah Kolonel Inf (Purn) Agussalim, Hafidah Rauf dan Andi Muhammad Arham Basmin Mattayang yang akan maju di Pilkada Kabupaten Luwu.

 

Terbaru, pada Selasa, 23 April 2024 bertempat di FireFlies Hertasning Makassar, giliran politisi senior Kota Palopo Haidir Basir yang bersilaturahmi dengan Ketua KKLR Sulsel, Ir Hasbi Syamsu Ali (HSA).

 

Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Palopo itu berdiskusi banyak hal mengenai grand design dan arah pembangunan Kota Palopo, khususnya pada Era Walikota HPA Tenriadjeng dimana dirinya ditunjuk sebagai Asisten II ketika itu.

 

Menurut Haidir, Kota Palopo merupakan ‘interland’ yang menjadi penghubung wilayah di sekitarnya, terutama di Luwu Raya, bahkan hingga ke Kolaka dan Kolaka Utara.

 

Karena itu, pembangunan Kota Palopo seharusnya dilakukan secara proporsional baik untuk pengembangan kota, kawasan pesisir hingga areal dataran tinggi dengan skala prioritas masing-masing.

 

Menganggap masih ada yang belum tuntas dari grand design awalnya, Haidir merasa perlu terlibat melanjutkan pembangunan Kota Palopo dengan ikut berkontestasi pada Pilkada Serentak nanti.

 

“Insya Allah saya akan maju (di Pilkada Palopo). Apakah di posisi 01 atau 02, tidak ada masalah. Yang penting adalah bisa menang dan mengembalikan prioritas pembangunan Kota bersejarah ini,” ungkapnya.

 

Pada pertemuan yang digelar secara terbatas itu, Hasbi Syamsu Ali didampingi Sekretaris BPW KKLR Sulsel Asri Tadda, Wakil Ketua BPP KKLR Abdul Talib Mustafa dan Ketua Bidang OKK BPP KKLR Baharuddin Solongi.

 

Seperti pada beberapa pertemuan sebelumnya, Hasbi tak henti-hentinya menegaskan posisi organisasi KKLR khususnya dalam kontestasi politik seperti Pilkada.

 

“KKLR ini organisasi Sampulolo, artinya milik kita bersama sebagai keluarga besar Wija to Luwu. Jadi tidak boleh memihak atau berat sebelah kepada Paslon tertentu. Kita di tengah-tengah,” tegasnya.

 

Adapun peran KKLR, kata Hasbi, adalah sebagai fasilitator, komunikator dan menjadi katalisator untuk semata-mata kemajuan Luwu Raya.

 

“Salah satu syarat yang kita sepakati untuk memajukan Luwu Raya adalah membentuknya menjadi Provinsi. Hal ini tentu butuh dukungan ril dari semua pihak, terutama dari para kepala daerah di Luwu Raya,” jelas dia.

 

Karenanya, mereka yang akan berkontestasi di Pilkada Serentak nanti diharapkan memiliki semangat dan komitmen yang sama dengan KKLR sehingga harapan tersebut dapat segera terwujud.

 

“Kami sangat menghargai Pak Haidir Basir yang sudah menyatakan sikap akan maju di Palopo. Kami juga sudah dengar komitmen beliau mengenai Provinsi Luwu Raya serta agenda strategisnya di Palopo jika nanti ditakdirkan memenangkan Pilkada,” ujar Hasbi.

 

Ditambahkan Hasbi, organisasi yang dipimpinnya akan terus terbuka kepada siapapun figur yang akan maju di Pilkada dan ingin berdiskusi atau bertukar gagasan mengenai masa depan Luwu Raya.

 

“Sekali lagi, KKLR ini terbuka kepada semuanya. Kita mau mendengarkan gagasan-gagasan bernas dari putera-puteri terbaik Luwu Raya. Dan itu hanya bisa dilakukan dalam nuansa sebagai Sampulolo, sebagai sesama keluarga besar Wija to Luwu,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan
Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil
Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan
Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 
Melaju Kencang! Progres 77 Persen Bawa Jalan Tani Kalebarembeng Dekat Garis Akhir
21 Daerah di Sulsel Beralih ke Bank Syariah, OJK Dorong Integrasi Industri Keuangan
DARI GAYA HIDUP AKTIF HINGGA FINANSIAL SEHAT, OJK AJAK MASYARAKAT SULSEL CINTAI KEUANGAN SYARIAH
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:58 WITA

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan

Selasa, 3 November 2026 - 20:23 WITA

Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur

Selasa, 3 November 2026 - 19:54 WITA

OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil

Selasa, 3 November 2026 - 14:48 WITA

Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan

Selasa, 3 November 2026 - 14:31 WITA

Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 

Berita Terbaru