ASMO Sulsel Beri Edukasi Aman Berkendara Kepada Peserta Lomba di Acara Fun Festival E-Pro 2024

- Penulis

Rabu, 26 Juni 2024 - 10:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua di Kota Makassar terus meningkat. Data terbaru menunjukkan bahwa 74% dari kecelakaan lalu lintas terjadi pada pengendara sepeda motor, dengan mayoritas korban berusia antara 15 hingga 39 tahun.

 

Hal ini diungkapkan oleh Instruktur Safety Ridong ASMO Sulsel, Wanny Dewa saat menjadi narasumber di acara sosialisasi keselamatan berkendara yang digelar E-Pro di Mal Phinisi Point, Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Wanny mengungkapkan beberapa faktor utama yang menyebabkan tingginya angka kecelakaan ini.

 

“Banyak pengendara yang ceroboh saat berkendara, seperti tidak memperhatikan lalu lintas dari depan, tidak menjaga jarak aman, ceroboh saat berbelok, melampaui batas kecepatan dalam kota yang seharusnya maksimal 60 km/jam, serta ceroboh saat mendahului,” jelasnya.

 

Menurut Wanny, ada beberapa alasan yang menyebabkan kecelakaan tersebut, antara lain:

 

1. Faktor Lingkungan: Kondisi lingkungan yang tidak kondusif seringkali berkontribusi pada terjadinya kecelakaan.

2. Kondisi Jalan: Jalan yang berlubang, licin, atau tidak rata juga menjadi penyebab utama kecelakaan.

3. Faktor Kendaraan: Kendaraan yang tidak terawat atau tidak layak jalan meningkatkan risiko kecelakaan.

4. Human Error: Kesalahan pengendara, seperti kurangnya konsentrasi dan pengetahuan tentang keselamatan berkendara, menjadi penyebab terbesar.

 

“Yang sering kita temui adalah pengendara tidak menjaga jarak aman. Pada kecepatan 40 km/jam saja, jarak aman adalah 11,5 meter atau sekitar 1 detik waktu reaksi,” kata Wanny.

 

Ia juga menambahkan pendidikan dan sosialisasi tentang keselamatan berkendara sangat penting untuk mengurangi angka kecelakaan ini.

 

“Kita perlu terus mengedukasi masyarakat, terutama anak muda, agar lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain saat berkendara. Membuat konten positif tentang keselamatan berkendara juga bisa jadi langkah yang efektif,” pungkasnya. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Pemahaman Pembelajaran Sentra, Guru BBH dan TK Islam Athirah Antusias Belajar
MENJERNIHKAN DUDUK PERKARA PESANTREN DARUL ISTIQAMAH MACCOPA
LMPI Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan, Bahas Peran Akademisi, Ormas, LSM, OKP dan Jurnalis dalam Pemberantasan Korupsi
KALLA Peringati 74 Tahun Perjalanan dengan Semangat “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”
Mulai 2027, OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Kanwil BPN Sulsel Perkuat Koordinasi Program Strategis ATR/BPN
Haka Auto Ajak Komunitas Rasakan Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Raih Dua Penghargaan pada International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 14:14 WITA

Perkuat Pemahaman Pembelajaran Sentra, Guru BBH dan TK Islam Athirah Antusias Belajar

Minggu, 20 September 2026 - 13:47 WITA

MENJERNIHKAN DUDUK PERKARA PESANTREN DARUL ISTIQAMAH MACCOPA

Minggu, 20 September 2026 - 12:49 WITA

LMPI Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan, Bahas Peran Akademisi, Ormas, LSM, OKP dan Jurnalis dalam Pemberantasan Korupsi

Sabtu, 19 September 2026 - 16:40 WITA

KALLA Peringati 74 Tahun Perjalanan dengan Semangat “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”

Sabtu, 19 September 2026 - 16:22 WITA

Mulai 2027, OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Berita Terbaru