Ekspansi ke IKN, Kalla Beton Turut Berkontribusi dalam Pembangunan Infrastruktur

- Penulis

Senin, 15 Juli 2024 - 17:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENAJAM, FILALIN.COM,  – Kalla Beton terus melakukan ekspansi bisnis di berbagai wilayah. Selain di wilayah Sulawesi, kini perusahaan manufaktur milik KALLA ini hadir di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Produk-produknya pun telah dipasarkan di sana, mulai dari ready mix, precast, bata ringan hingga mortar instan.

 

Operasional Kalla Beton di IKN telah dimulai pada semester pertama 2024. Batching plant yang dimiliki saat ini berkapasitas 50 meter kubik per jam yang berlokasi di Jl Ahmad Yani, Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Sejauh ini, Kalla Beton pun tengah berkontribusi dalam berbagai proyek di IKN, seperti pembangunan jalan, rusun ASN, beragam gedung hingga terminal bandara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Sekarang di IKN pembangunan lagi gencar dilaksanakan karena targetnya selesai dalam Agustsus. Jadi, permintaan lagi banyak. Di IKN pun kita sudah bangun batching plan untuk ready mix serta menyediakan produk bata ringan dan mortar instan. Selain itu, ada juga permintaan precast yang mereka butuhkan, kita support juga,” ungkap Syatir, Sales & Marketing Manager Kalla Beton.

 

Ekspansi Kalla Beton pun masih akan terus dilakukan di berbagai wilayah. Sebelumnya, Kalla Beton juga telah meluncurkan produk bata ringan dan mortar instan di Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Juni 2024. Sehingga area operasional saat ini sudah tersebar di Makassar, Gowa, Kendari, Kolaka, Gorontalo, Palu, Morowali, Bekasi dan IKN.

“Dalam memenuhi kebutuhan customer, kami akan terus melakukan ekspansi di berbagai wilayah, khususnya di Sulawesi. Apalagi penjualan tiap tahun mengalami peningkatan. Untuk itu, kita juga selalu siap untuk meningkatkan kapasitas produksi,” ungkap Syatir.

 

Saat ini Kalla Beton memiliki rata-rata produksi ready mix 60 kubik per jam pada seluruh area. Kemudian, produksi bata ringan yang berada di Jl KIMA 17 Kota Makassar sebanyak 8.500 kubik per bulan. Sedangkan mortar instan sebanyak 30.000 sak per bulan.

 

Keunggulan produk Kalla Beton ialah mutu yang berkualitas tinggi, ketepatan volume dan memberikan pelayanan prima. Bahkan, Kalla Beton juga memberikan pelayanan purnajual dengan memastikan customer menggunakan produk sesuai sesuai standar dan tanpa kendala. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri
Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi
Kejati Sulsel Soroti Sewa Lahan PT IHIP di Lutim, Minta Dilakukan Appraisal Ulang
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat melalui Mental Health Day 2026
Pegadaian Kanwil Makassar SulSelBarRa Maluku Cetak Kinerja Gemilang per April 2026: Omset Tembus Rp20,19 Triliun dan Perkuat Ekosistem Emas
Kunjungan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ke Wilayah Kerja Pelabuhan Makassar Perkuat Sinergi dan Bahas Tantangan Operasional Pelindo Group
Pembukaan Temu Ilmiah Kader (TIKAR) 2026 : Penguatan Kapasitas Intelektual Kader dalam Mendorong Transformasi Ekonomi Islam yang Kompetitif dan Adaptif
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:39 WITA

Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:45 WITA

Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:35 WITA

Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:42 WITA

Kejati Sulsel Soroti Sewa Lahan PT IHIP di Lutim, Minta Dilakukan Appraisal Ulang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:16 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat melalui Mental Health Day 2026

Berita Terbaru

Kepala BPS Sulsel, Aryanto.Foto : ist

Berita

Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:39 WITA