OJK SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT HIMBAU MASYARAKAT WASPADA PENAWARAN INVESTASI WORLD PAY ONE (WPONE)

- Penulis

Senin, 24 Maret 2025 - 11:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mengimbau masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat untuk berhati-hati terhadap tawaran investasi yang dilakukan oleh entitas ilegal bernama World Pay One (WPONE). Saat ini World Pay One (WPONE) telah dinyatakan sebagai entitas illegal, hal ini telah disampaikan OJK melalui siaran pers Satgas PASTI Nomor SP 1/STPASTI/I/2025 yang diterbitkan pada tanggal 24 Januari 2025.

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Menajemen Strategis (PEPK LMS) Kantor OJK SULSELBAR Arif Machfoed menyampaikan “Sejauh ini kami belum menerima pengaduan masyarakat secara resmi baik melalui walk in atau surat kepada OJK SULSELBAR terkait dengan aktivitas penawaran investasi World Pay One (WPONE). Disisi lain hasil diskusi dan koordinasi kami dengan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (SATGAS PASTI) di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, modus penawaran World Pay One (WPONE) ini sudah ditawarkan kepada masyarakat di wilayah Sulawesi, dan bahkan sudah ada masyarakat Sulawesi yang terlibat dalam aktivitas keuangan illegal ini, namun hingga kini belum ada laporan resmi atau pengaduan yang disampaikan masyarakat kepada kami. Mencermati informasi mengenai semakin maraknya tawaran investasi dilakukan oleh beberapa pihak yang dikaitkan dengan World Pay One (WPONE) di wilayah Sulawesi, maka kami berkomitmen melalui Satgas PASTI akan berkoordinasi dengan anggota tim untuk melakukan tindakan yang diperlukan menanggapi perkembangan tersebut, termasuk dengan aparat penegak hukum”

Sebagai bentuk tindakan pencegahan, OJK SULSELBAR gencar melakukan berbagai upaya dalam mendorong peningkatan literasi keuangan di wilayah Sulselbar melalui berbagai kolaborasi lintas instansi atau Lembaga, baik Pemerintah Daerah, Industri Jasa Keuangan, Lembaga pendidikan dan stakeholder lainnya, untuk mewujudkan masyarakat yang well literate di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, sehingga masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penawaran aktivitas keuangan illegal.(*)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HMJ Perbankan Syariah Sukses Gelar Studium General
SERU DAN EDUKATIF, VASAKA HOTEL MAKASSAR HADIRKAN KIDS BEAUTY CLASS BERSAMA LITTLE FABS KIDS DI CANTING RESTAURANT VASAKA HOTEL MAKASSAR
Warga Manggala Desak SMK Bina Insani Makassar Ditutup, Ijazah Alumni Disebut Ditahan Yayasan
Personel Polres Gowa Amankan Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 41 Tahun 2026
KPPU Denda NTT Docomo Rp2 Miliar karena Telat Laporkan Akuisisi Intage Holdings
Daur Ulang Limbah Kain Jadi Peluang Usaha, Kalla Institute-YPUP Dorong Peningkatan Ekonomi IRT
Gilas Kompetitor, Toyota Agya Kuasai 30% Pangsa Pasar Compact Entry di 2026!
Warga Rajeg Hill Residence Antusias Ikuti Debat Calon RT dan RW 10, Berlangsung Kondusif dan Inspiratif
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:46 WITA

HMJ Perbankan Syariah Sukses Gelar Studium General

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:37 WITA

SERU DAN EDUKATIF, VASAKA HOTEL MAKASSAR HADIRKAN KIDS BEAUTY CLASS BERSAMA LITTLE FABS KIDS DI CANTING RESTAURANT VASAKA HOTEL MAKASSAR

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:10 WITA

Warga Manggala Desak SMK Bina Insani Makassar Ditutup, Ijazah Alumni Disebut Ditahan Yayasan

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:09 WITA

Personel Polres Gowa Amankan Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 41 Tahun 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 18:43 WITA

KPPU Denda NTT Docomo Rp2 Miliar karena Telat Laporkan Akuisisi Intage Holdings

Berita Terbaru

Berita

HMJ Perbankan Syariah Sukses Gelar Studium General

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:46 WITA