LANGKAH NYATA SPJM DALAM RANGKA SAFETY IMPROVEMENT  PELAYANAN PEMANDUAN DI RUANG BAWAH JEMBATAN

- Penulis

Rabu, 4 Juni 2025 - 08:28 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero), yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) terus melaksanakan berbagai upaya untuk mendukung peningkatan keselamatan dan keamanan pelayanan pemanduan di wilayah kerjanya, kali ini safety improvement difokuskan untuk pelayanan pemanduan pengolongan jembatan.

“Pelayanan pemanduan di perairan sungai yang memiliki konstruksi jembatan cukup unik dan memiliki tingkat kesulitan yang berbeda, bukan hanya dari sisi karakteristrik aliran sungainya namun faktor seperti cuaca, ketinggian dan lebar jembatan, serta jenis kapal yang melintas juga sangat berpengaruh pada kelancaran aktivitas di perairan sungai tersebut. Untuk mengantisipasi adanya kejadian yang tidak diinginkan, SPJM berupaya untuk menginisiasi langkah-langkah safety improvemet di ruang bawah jembatan. Kami melaksanakan upaya peningkatan tersebut dalam 3 (tiga) tahap di lokasi perairan sungai yang terdapat layanan pemanduan di ruang bawah jembatan,” ujar Tubagus Patrick, SVP Sekretaris Perusahaan SPJM.

Saat ini telah terealisasi Tahap I yaitu pengadaan alat pengukur ketinggian muatan dan water level indicator. Pengadaan alat pengukur ketinggian muatan di pelabuhan Samarinda sebanyak 2 unit di Jembatan Martadipura dan 4 unit di Jembatan Mahakam. Untuk water level indicator, dilaksanakan pengadaan sebanyak 2 unit untuk jembatan Mahakam, dan pengadaan di Jembatan Martadipura berkolaborasi dengan pemilik barang yang berkegiatan di jembatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya di jembatan Mahakam dan Martadipura, 9 unit alat pengukur ketinggian muatan dan 8 unit water level indicator saat ini juga sedang disiapkan untuk layanan pemanduan di ruang bawah jembatan di wilayah kerja SPJM lainnya, yaitu Palembang, Jambi, Tanjung Redeb dan Tembilahan. Selain itu, SPJM juga melaksanakan review dan sosialisasi Standard Operational Procedure (SOP) internal/Working Instruction pemanduan di ruang bawah jembatan Mahakam dan Martadipura.

“Setelah Tahap I, SPJM akan melaksanakan 2 tahap lagi untuk mendukung peningkatan keamanan dan keselamatan pelayanan. Untuk tahap kedua, intermediate, perusahaan akan menyiapkan alat water current Sensor, Water Level Sensor, dan Laser Range Finder di Jembatan Mahakam Samarind dan Jembatan Ampera Palembang” Tubagus Patrick menambahkan.

Setelah Tahap 2 rampung, Tahap 3 peningkatan keamanan pun direncanakan untuk melaksanakan pemasangan tingkat lanjut AI sensor ketinggian menggunakan CCTV analytics untuk area Jembatan Mahakam.

“Tentunya tahapan ini memerlukan proses dan kami memerlukan kerjasama berbagai pihak untuk mendapatkan hasil yang optimal dari upaya-upaya yang telah diinisiasi. Sebagai tambahan peningkatan safety dan jaminan kehandalan pelayanan, SPJM juga telah menambahkan 1 unit Tunda Escort di Jembatan Mahakam, yang telah beroperasi sejak Februari 2025,” tambah Patrick. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan
Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil
Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan
Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 
Melaju Kencang! Progres 77 Persen Bawa Jalan Tani Kalebarembeng Dekat Garis Akhir
21 Daerah di Sulsel Beralih ke Bank Syariah, OJK Dorong Integrasi Industri Keuangan
DARI GAYA HIDUP AKTIF HINGGA FINANSIAL SEHAT, OJK AJAK MASYARAKAT SULSEL CINTAI KEUANGAN SYARIAH
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:58 WITA

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan

Selasa, 3 November 2026 - 20:23 WITA

Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur

Selasa, 3 November 2026 - 19:54 WITA

OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil

Selasa, 3 November 2026 - 14:48 WITA

Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan

Selasa, 3 November 2026 - 14:31 WITA

Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 

Berita Terbaru