Najelaa Shihab Hadir di Sidrap, Soroti Urgensi Peran Berbagai Pihak untuk Pendidikan

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025 - 13:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – Najelaa Shihab, pendiri Guru Belajar Foundation, hadir pada hari pertama penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara XII (TPN XII) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada Sabtu (12/07).

Najelaa membersamai 1000 lebih guru belajar dengan menjadi pembicara talkshow, bagian dari rangkaian TPN XII di Kab. Sidrap. Pada kesempatan itu, dia menekankan pentingnya guru sebagai penumbuh serta urgensi kolaborasi untuk pendidikan.

Lokasi penyelenggaraan yang berada di alam terbuka, tepatnya di Hutan Kota Monumen Ganggawa, menurutnya memberi keuntungan tersendiri bagi peserta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“TPN sudah 12 tahun, belum pernah saya datang TPN dalam situasi seperti ini, betul-betul mengingatkan kita betapa pentingnya peran penumbuh,” kata Najelaa.

“Mudah-mudahan ini juga mengingatkan kita bahwa apa yang sedang kita coba lestarikan itu jauh lebih panjang usianya daripada usia kita sebagai guru, insyaAllah jauh lebih panjang manfaatnya dibanding umur kita sebagai manusia,” lanjutnya setelah membahas usia pohon di sekitar yang mungkin berumur ratusan tahun.

Najelaa menuturkan bahwa menjadi seorang guru adalah keberuntungan. Pasalnya, guru mendapat tanggung jawab yang merupakan kehormatan luar biasa.

Untuk menjadi seorang penumbuh, guru harus percaya bahwa murid punya bibit belajar dalam diri mereka. Murid datang ke ruang kelas dengan ambisi dan cita-citanya.

“Mereka datang ke ruang kelas membawa sesuatu, bukan cuma menunggu dicekoki sesuatu,” tegasnya.

Najelaa mengajak peserta untuk merefleksikan ajakan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, pada sambutan sebelum talkshow, untuk memiliki standar yang tinggi dalam menjalankan profesi guru. Dengan demikian, murid pun dapat tumbuh dan memberi dampak melampaui ruang kelas dan batas kabupaten.

Di akhir paparan, Najelaa menyampaikan harapan agar guru aktif membangun kolaborasi. Sebaliknya juga mendorong agar seluruh stakeholder terbuka untuk kerjasama menguatkan pendidikan.

“Murid-murid kita hidup dalam konteksnya, maka di TPN ini kita bicara Iklim Pendidikan dan Pendidikan Iklim itu tidak ditentukan oleh satu dua orang, sama seperti udara, sama seperti cuaca, yang menentukan bukan satu dua orang, bukan satu dua faktor, (melainkan) ditentukan oleh kolaborasi semua dari kita,” terangnya.

Menurutnya, banyak isu di ruang kelas, yang sebenarnya bukan masalah anak, bukan salah guru, melainkan terjadi karena iklim yang sudah puluhan tahun di sistem pendidikan kita.

“Maka harapan saya, tugas utama sebagai guru, sebagai penumbuh, adalah juga menumbuhkan jaringan, menumbuhkan kolaborasi, menguatkan kerjasama dengan siapapun. Dengan organisasi-organisasi profesi, dengan orang tua, dengan pedagang UMKM, dengan penggerak lingkungan hidup,” tukas Najelaa.

“Titip harapan juga agar organisasi perangkat daerah (OPD), tidak hanya disdik, tidak hanya kanwil agama, tapi semua bagian dari pemerintahan melihat bahwa pendidikan itu hulu dan hilirnya banyak masalah,” tutupnya.

Temu Pendidik Nusantara XII di Daerah masih akan berlangsung hingga 20 Juli. Dan Puncaknya akan diselenggarakan pada 11-12 Oktober di Jakarta.

Temu Pendidik Nusantara merupakan forum tahunan yang menjadi kulminasi petualangan guru belajar sepanjang tahun melalui beragam aktivitas belajar, berkarya, dan berkarier. Selengkapnya kunjungi website tpn.gurubelajar.org. (*)

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HAM-LUTIM Batara Guru Kecam Dugaan Tindakan Represif dalam Konflik Agraria Laoli 
Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026
MUI Makassar Perkuat Ukhuwah Lintas Agama untuk Jaga Harmoni Kota
Prodi MIAN UIT Gelar Webinar Internasional.
KPPU TINGKATKAN PENANGANAN DUGAAN PELANGGARAN OLEH TIKTOK KE TAHAP PENYELIDIKAN 
Pelindo Regional 4 Bangun Kolaborasi Lewat Program Break The Silo
Beasiswa Kalla 2026 Gelombang Kedua Resmi Dibuka
Pegadaian Kanwil VI SulSelBarra Maluku Wujudkan “Anak Berkarya, Keluarga Berdaya” Lewat Pameran UMKM dan Bazar Emas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:57 WITA

HAM-LUTIM Batara Guru Kecam Dugaan Tindakan Represif dalam Konflik Agraria Laoli 

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:33 WITA

MUI Makassar Perkuat Ukhuwah Lintas Agama untuk Jaga Harmoni Kota

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Prodi MIAN UIT Gelar Webinar Internasional.

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:08 WITA

KPPU TINGKATKAN PENANGANAN DUGAAN PELANGGARAN OLEH TIKTOK KE TAHAP PENYELIDIKAN 

Berita Terbaru

Berita

Prodi MIAN UIT Gelar Webinar Internasional.

Sabtu, 1 Agu 2026 - 13:47 WITA