Dirut Pelindo: Komunikasi Penting Dalam Menjaga Reputasi dan Kredibilitas Perusahaan 

- Penulis

Senin, 21 Juli 2025 - 17:31 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILAL.COM,  – Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Arif Suhartono menekankan pentingnya peran komunikasi dalam menjaga reputasi dan kredibilitas perusahaan.

 

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Pelindo dalam sambutan dan arahan pada “Forum Humas Regional 4 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dengan tema “Komunikasi Responsif dan Efektif dalam Penanganan Krisis” yang dihadiri seluruh General Manager (GM) dan Manager yang melaksanakan fungsi Kehumasan di seluruh cabang Pelindo Regional 4 dan digelar selama dua hari di Makassar pada pekan lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Forum Humas Pelindo Regional 4 Tahun 2025 ini menghadirkan pembicara terkait Kehumasan yaitu Founder & Ceo FG Media, Fristian Griec, serta pembicara dari Keterbukaan Informasi (KI) yakni Aditya Nuriya Sholikhah, Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat dan Agus Wijayanto Nugroho, Komisioner KI Provinsi DKI Jakarta.

 

Arif Suhartono menyampaikan bahwa komunikasi yang efektif dan berbasis data harus menjadi strategi utama dalam menghadapi krisis maupun membangun persepsi publik secara berkelanjutan.

 

“Informasi yang benar, disampaikan dengan cara yang benar, akan dapat diterima dengan baik oleh publik,” tegasnya.

 

Pada kesempatan tersebut, dia juga membagikan tiga pilar komunikasi strategis yang wajib dikuasai oleh seluruh insan Humas Pelindo, yaitu Pemahaman konteks, agar tidak salah menangkap isu. Teknik komunikasi yang tepat, termasuk penggunaan kalimat yang akurat. Serta Jaringan yang kuat dengan media, untuk membangun kepercayaan.

 

Arif Suhartono juga menegaskan bahwa menjaga reputasi Pelindo adalah tugas bersama seluruh insan perusahaan, bukan hanya fungsi humas. Dia mendorong semua elemen yang ada di perusahaan untuk memahami dan mendukung fungsi komunikasi secara aktif.

 

“Seluruh insan Pelindo harus menjadi duta informasi yang memahami substansi, sehingga dapat berperan bersama-sama dalam menjaga reputasi perusahaan,” tukasnya.

 

Group Head (GH) Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin mengatakan, Forum Humas merupakan salah satu wadah penting dalam menyatukan semangat, menyelaraskan strategi, dan memperkuat peran komunikasi di lingkungan Pelindo.

 

“Peran Humas saat ini tidak lagi sebatas penyampai pesan, namun telah menjadi garda depan dalam membentuk persepsi, menjaga reputasi, serta mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan,” ujarnya.

 

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis mengatakan bahwa Humas tidak hanya bertugas “menjawab pertanyaan”, tetapi harus mampu mengantisipasi isu, mengelola krisis, membangun jejaring, serta menyampaikan pesan secara cerdas dan solutif.

 

“Seluruh cabang di Regional 4 menghadapi tantangan yang berbeda-beda, mulai dari isu operasional, dinamika sosial, sampai peristiwa tak terduga yang bisa berdampak reputasi. Namun kita harus satu dalam hal, menjaga nama baik Pelindo,” katanya.

 

Sementara itu, General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda, Capt. Suparman menyampaikan, “Forum Humas Pelindo Regional 4 menjadi momen yang sangat penting, khususnya bagi kami di cabang. Dari forum ini, saya semakin menyadari bahwa komunikasi yang tepat, cepat, dan berbasis data adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan serta meredam potensi krisis sejak dini.”

 

“Saya berharap forum seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala, menjadi wadah berbagi pengalaman, sekaligus memperkuat sinergi.” (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan
Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil
Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan
Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 
Melaju Kencang! Progres 77 Persen Bawa Jalan Tani Kalebarembeng Dekat Garis Akhir
21 Daerah di Sulsel Beralih ke Bank Syariah, OJK Dorong Integrasi Industri Keuangan
DARI GAYA HIDUP AKTIF HINGGA FINANSIAL SEHAT, OJK AJAK MASYARAKAT SULSEL CINTAI KEUANGAN SYARIAH
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:58 WITA

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan

Selasa, 3 November 2026 - 20:23 WITA

Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur

Selasa, 3 November 2026 - 19:54 WITA

OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil

Selasa, 3 November 2026 - 14:48 WITA

Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan

Selasa, 3 November 2026 - 14:31 WITA

Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 

Berita Terbaru