Semua Korban Ditemukan Operasi Sar Pesawat ATR 42 500 Resmi Ditutup

- Penulis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 03:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, akibat cuaca ekstrem pada Sabtu, 17 Januari 2026, resmi dinyatakan ditutup. Pesawat tersebut diketahui membawa 10 orang penumpang on board.

 

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Madya TNI, Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa hingga akhir pelaksanaan operasi, tim SAR gabungan telah berhasil menemukan total 11 paket, terdiri dari 10 paket body pack dan 1 paket body part.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Seluruh paket yang ditemukan telah dievakuasi dan diserahkan kepada Bidokkes Polda Sulawesi Selatan untuk dilakukan proses identifikasi sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Mohammad Syafii.

 

Selain temuan korban, Mohammad Syafii menjelaskan bahwa black box pesawat juga telah berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan di hari kelima (23/01). Saat ini, black box tersebut sedang dalam proses analisis dan identifikasi lebih lanjut oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

 

“Black box yang ditemukan saat ini sedang ditangani oleh KNKT untuk proses investigasi guna mengetahui penyebab kecelakaan pesawat secara teknis,” tambahnya.

 

Berdasarkan hasil briefing dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan operasi pencarian, Mohammad Syafii menyatakan bahwa Operasi SAR resmi ditutup pada Jumat, 23 Januari 2026.

 

“Setelah mempertimbangkan hasil pencarian, evakuasi, serta evaluasi di lapangan, maka Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 ini kami nyatakan ditutup per hari ini,” jelasnya.

 

Namun demikian, Mohammad Syafii menegaskan bahwa Basarnas masih menunggu hasil resmi identifikasi dari KNKT dan tim forensik terkait kesesuaian jumlah korban dengan data manifest penumpang.

 

“Apabila nantinya hasil identifikasi menyatakan bahwa jumlah paket yang ditemukan tidak sesuai dengan data manifest penumpang, maka Operasi SAR dapat dibuka kembali untuk dilakukan pencarian lanjutan,” tegas Mohammad Syafii.

 

Penutupan operasi ini menjadi akhir dari rangkaian panjang upaya kemanusiaan yang dilakukan oleh Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan dalam kondisi medan ekstrem dan cuaca yang sangat menantang di kawasan Pegunungan Bulusaraung. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Edufest BRI 2026 di Makassar, Generasi Muda Diajak Melek Investasi dan Pahami Risiko
BEST 1 Makassar Kumpulkan Lebih dari 1.000 UMKM, Dorong Pengusaha Muslim Siap Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri
Marak Kebakaran Permukiman, LAZ Hadji Kalla Komitmen Dukung Pemulihan Penyintas di Makassar
Ketika Laut Tak Lagi Jadi Penghalang: Cerita Pemilik Toyota di Selayar
Sampah Makassar Kian Ruwet, Kota Ini Tak Bisa Lagi Mengandalkan Cara Lama
OJK SITA 41 ASET TERKAIT DUGAAN TINDAK PIDANA PERBANKAN SYARIAH DI BPRS GP
Tekan Beban Usaha, Laba Pelindo Jasa Maritim Wilayah 1 Melesat 171 Persen
SAKIT PERUT DAN DEMAM TINGGI DI TENGAH LAUT, ABK KAPAL ASING ASAL VIETNAM BERHASIL DIEVAKUASI BASARNAS MAKASSAR DI PERAIRAN PANGKEP
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:04 WITA

Edufest BRI 2026 di Makassar, Generasi Muda Diajak Melek Investasi dan Pahami Risiko

Senin, 22 Juni 2026 - 15:59 WITA

BEST 1 Makassar Kumpulkan Lebih dari 1.000 UMKM, Dorong Pengusaha Muslim Siap Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Senin, 22 Juni 2026 - 11:09 WITA

Marak Kebakaran Permukiman, LAZ Hadji Kalla Komitmen Dukung Pemulihan Penyintas di Makassar

Senin, 22 Juni 2026 - 11:04 WITA

Ketika Laut Tak Lagi Jadi Penghalang: Cerita Pemilik Toyota di Selayar

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:54 WITA

Sampah Makassar Kian Ruwet, Kota Ini Tak Bisa Lagi Mengandalkan Cara Lama

Berita Terbaru