Kalla Institute Berdayakan Ibu Rumah Tangga Kelola Limbah Plastik Berbasis Ekonomi Sirkular

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, Kalla Institute memberikan pelatihan pengelolaan limbah rumah tangga berbasis ekonomi sirkular kepada ibu rumah tangga yang tergabung dalam Tim Penggerak PKK Kelurahan Kassi-kassi, Kota Makassar, (29/1/26).

Kegiatan ini menyasar kelompok ibu rumah tangga karena dinilai memiliki keterbatasan akses keterampilan, minim peluang ekonomi, serta rendahnya pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai produk bernilai jual. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan upcycle limbah plastik menjadi produk souvenir berupa cardholder, sekaligus pemahaman dasar kewirausahaan sosial.

Dosen Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute, A. Nurul Suci Amalia, menjelaskan bahwa pendampingan ini diharapkan mampu melahirkan unit usaha baru berbasis UMKM di tingkat kelurahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemanfaatan limbah menjadi nilai ekonomi, dapat membuka peluang usaha bagi kelompok rumah tangga di Kelurahan Kassi-kassi sekaligus membantu mengurangi persoalan sampah lingkungan,” ujar Suci.

Selain memberikan keterampilan ekonomi produktif, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengurai penumpukan limbah plastik di lingkungan sekitar. Kalla Institute merencanakan pendampingan lanjutan selama beberapa bulan ke depan untuk memastikan kelompok ibu rumah tangga siap memproduksi dan memasarkan produk, baik secara daring maupun luring. Pada tahap berikutnya, program ini juga akan dilanjutkan dengan sasaran Komunitas Disabilitas.

Kalla Institute Perkenalkan UI/UX ke Siswi SMA

Tidak hanya pada isu lingkungan, Kalla Institute turut berkolaborasi dengan Telkom University dalam kegiatan PKM yang menyasar puluhan siswi SMA di Sekolah Putri Darul Istiqamah, Kabupaten Maros. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan design thinking dan pembuatan prototipe UI/UX sebagai pengembangan ide startup pelajar.

Materi design thinking mengajak para siswi untuk memahami proses menemukan masalah, mengenali kebutuhan pengguna, hingga merancang solusi inovatif. Selanjutnya, workshop Figma dibawakan oleh dosen Program Studi Sistem Informasi Kalla Institute, Hany Alexandra, dan Furqan Zakiyabarsi. Dalam sesi ini, peserta melakukan praktik langsung pembuatan prototipe website menggunakan aplikasi Figma.

“Dari praktik langsung ini, kami berharap peserta dapat memahami dasar desain UI/UX dan mampu mengerjakan proyek secara mandiri,” kata Hany Alexandra.

Melalui dua kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, Kalla Institute menargetkan terbentuknya satu hingga dua kelompok usaha mandiri berbasis produk UMKM, sekaligus mencetak generasi muda yang melek teknologi dan siap menghadapi kebutuhan zaman. Sebagai institusi pendidikan, Kalla Institute menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program pemberdayaan masyarakat yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi lingkungan serta perekonomian masyarakat sekitar. (*)

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri
Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi
Kejati Sulsel Soroti Sewa Lahan PT IHIP di Lutim, Minta Dilakukan Appraisal Ulang
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Kerja Sehat melalui Mental Health Day 2026
Pegadaian Kanwil Makassar SulSelBarRa Maluku Cetak Kinerja Gemilang per April 2026: Omset Tembus Rp20,19 Triliun dan Perkuat Ekosistem Emas
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:52 WITA

Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WITA

Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:39 WITA

Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:45 WITA

Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:35 WITA

Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi

Berita Terbaru

Caption : Suharli saat Wisuda dikampus UNM Makassar. Foto : ist

Berita

Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WITA

Kepala BPS Sulsel, Aryanto.Foto : ist

Berita

Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:39 WITA