MAKASSAR,FILALIN.COM, – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan personel terhadap ancaman kecelakaan di perairan dengan karakteristik khusus, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar secara resmi membuka kegiatan Latihan SAR Satuan di Permukaan Arus Deras (Swiftwater Rescue) Tahun 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempertajam spesialisasi teknis personel dalam menghadapi kondisi air yang memiliki arus kuat dan turbulensi tinggi, seperti sungai dan wilayah banjir bandang. Pembukaan latihan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh tim memiliki ketahanan fisik dan penguasaan peralatan yang mumpuni.
Latihan ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari personel Rescuer dan tim P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan). Kolaborasi antara rescuer yang menangani teknis evakuasi dan tim medis yang menangani stabilisasi korban di lapangan menjadi fokus utama dalam skenario latihan kali ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Arif Anwar, memberikan arahan tegas mengenai pentingnya latihan spesifik ini.
“Menghadapi permukaan arus deras bukan sekadar tentang keberanian, melainkan tentang teknik dan koordinasi yang matang. Sebanyak 35 personel yang terlibat, baik dari unsur Rescuer maupun P3K, harus mampu bekerja sebagai satu kesatuan. Kecepatan kita di lapangan harus dibarengi dengan ketepatan prosedur agar response time tetap optimal tanpa mengabaikan faktor keselamatan,” ujar Arif Anwar.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta akan mendapatkan materi intensif mengenai teknik self-rescue, pengoperasian perahu di arus deras, hingga manajemen penanganan medis di lokasi yang sulit dijangkau. Seluruh tahapan latihan diawasi ketat oleh instruktur berpengalaman untuk menjamin kualitas hasil pelatihan.
Peralatan pendukung seperti perahu karet khusus arus deras, tali penyelamat (throw bag), hingga perlengkapan medis darurat telah disiapkan sesuai standar operasional prosedur (SOP) untuk mendukung kelancaran simulasi di lapangan.
“Latihan satuan ini adalah investasi kemampuan. Dengan personel yang terlatih dan solid, kami berkomitmen untuk selalu hadir memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan yang profesional bagi seluruh masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan,” tutup Arif Anwar. (*)




















