Pelindo dan PT Pelabuhan Samudera Palaran Perkuat Tata Kelola Operasional Terminal Petikemas

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:00 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama PT Pelabuhan Samudera Palaran melakukan penandatanganan Petunjuk Teknis Tata Kelola Pelaporan Operasional dan Administrasi Terminal Petikemas Palaran Pelabuhan Samarinda sebagai upaya memperkuat tata kelola operasional dan administrasi layanan kepelabuhanan.

Penandatanganan yang berlangsung di Ruang Rapat TPK New Makassar atau Makassar New Port (MNP) tersebut dilakukan oleh General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda, Capt. Suparman, bersama General Manager PT Pelabuhan Samudera Palaran, Andi Kurniawan, disaksikan jajaran manajemen kedua perusahaan, Selasa (9/6/2026).

Division Head Komersial Pelindo Regional 4, Adi Novi Wahyudi, mengatakan bahwa penyusunan dan penandatanganan petunjuk teknis tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan tata kelola operasional terminal yang semakin efektif dan efisien.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terminal Petikemas Palaran memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran arus logistik di Kalimantan Timur. Karena itu, diperlukan kesamaan pemahaman dan standar pelaporan yang jelas agar seluruh proses operasional maupun administrasi dapat berjalan secara optimal, terukur, dan akuntabel,” ujar Adi.

Menurutnya, keberadaan petunjuk teknis tersebut akan menjadi pedoman bersama bagi para pihak dalam menjalankan proses bisnis di Terminal Petikemas Palaran, sekaligus memperkuat sinergi antara Pelindo Regional 4 Samarinda dengan PT Pelabuhan Samudera Palaran sebagai operator terminal.

Direktur Utama PT Pelabuhan Samudera Palaran, Harun Gemilang, menyambut baik penandatanganan petunjuk teknis tersebut. Dia menilai dokumen tersebut menjadi landasan penting dalam mendukung tata kelola operasional terminal yang lebih tertib dan berkelanjutan.

“Kolaborasi yang kuat antara Pelindo dan PT Pelabuhan Samudera Palaran merupakan kunci dalam menghadirkan layanan terminal yang andal dan kompetitif. Dengan adanya petunjuk teknis ini, kami memiliki acuan yang sama dalam pelaksanaan pelaporan operasional maupun administrasi sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa,” katanya.

Harun menambahkan bahwa penguatan tata kelola juga menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan aktivitas logistik dan perdagangan di wilayah Kalimantan Timur yang terus berkembang.

Sementara itu, General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda, Capt. Suparman, menegaskan bahwa implementasi petunjuk teknis tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengawasan, validitas data operasional, serta efektivitas koordinasi antar pihak yang terlibat dalam pengelolaan Terminal Petikemas Palaran.

“Petunjuk teknis ini tidak hanya mengatur mekanisme pelaporan, tetapi juga menjadi instrumen pengendalian yang penting untuk memastikan seluruh kegiatan operasional dan administrasi berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Pada akhirnya, hal ini akan mendukung peningkatan kinerja terminal dan pelayanan kepada pelanggan,” ujar Capt. Suparman.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), sekaligus memastikan seluruh proses pelaporan operasional dan administrasi di Terminal Petikemas Palaran berjalan lebih terintegrasi, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Melalui penguatan tata kelola dan sinergi antar entitas, Pelindo terus mendorong terciptanya pengelolaan pelabuhan yang profesional, transparan, dan berdaya saing guna mendukung kelancaran distribusi logistik nasional serta pertumbuhan ekonomi daerah. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan
Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil
Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan
Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 
Melaju Kencang! Progres 77 Persen Bawa Jalan Tani Kalebarembeng Dekat Garis Akhir
21 Daerah di Sulsel Beralih ke Bank Syariah, OJK Dorong Integrasi Industri Keuangan
DARI GAYA HIDUP AKTIF HINGGA FINANSIAL SEHAT, OJK AJAK MASYARAKAT SULSEL CINTAI KEUANGAN SYARIAH
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:58 WITA

Menembus Lumpur dan Sungai, Perjuangan Membawa Terang hingga Pelosok Sulawesi Selatan

Selasa, 3 November 2026 - 20:23 WITA

Kedatuan Luwu Tindak Lanjuti Sengketa Lahan Mangade To Magi di Luwu Timur

Selasa, 3 November 2026 - 19:54 WITA

OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah, Perkuat Pembiayaan Sektor Riil

Selasa, 3 November 2026 - 14:48 WITA

Hari Kedua IIFS 2026 di Makassar, OJK Fokus Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan

Selasa, 3 November 2026 - 14:31 WITA

Golkar Sulsel Tunda Musda Enrekang, Tunggu Surat Diskresi DPP 

Berita Terbaru