SAKIT PERUT DAN DEMAM TINGGI DI TENGAH LAUT, ABK KAPAL ASING ASAL VIETNAM BERHASIL DIEVAKUASI BASARNAS MAKASSAR DI PERAIRAN PANGKEP

- Penulis

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,–KN. SAR Kamajaya milik Basarnas Makassar melaksanakan evakuasi seorang ABK Kapal MV Movena yang mengalami sakit dan meminta bantuan evakuasi di perairan Pulau Kalukkukang sabtu (20/6) malam.

 

Kapal MV Novena WW yang sedang berlayar dari Jepang menuju Australia tersebut meminta bantuan saat berada di sekitar perairan Pulau Kalukalukuang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Hal ini dikarenakan salah satu kru kapal atas nama Nguyen (24/L), seorang pemuda asal Vietnam, mendadak mengalami gejala sakit perut hebat disertai demam yang sangat tinggi di tengah pelayaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Informasi kedaruratan ini diterima Basarnas Makassar pada Minggu (20/6/2026) pukul 21.10 WITA dari Rachel selaku pihak koresponden kapal. Dilaporkan bahwa seorang ABK asal Vietnam tersebut mengalami sakit perut hebat dan demam tinggi saat kapal tengah berlayar dengan rute Jepang menuju Australia.

 

“Kami menerima laporan adanya kru NV NOVENA mengalami sakit pada bagian perut dan membutuhkan evakuasi medis darurat di tengah laut. Pada saat kami menerima informasi kita melihat dari jarak 110 Dari dermaga soekarno Hatta dan kami segera menggerakkan personel menggunakan KN SAR Kamajaya untuk melakukan(intercept) di laut,” ungkap Andi Sultan S.E., selaku Kepala seksi Operasi kantor pencarian dan pertolongan kelas A Makassar

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescuer KPP Makassar langsung diberangkatkan pada pukul 21.30 WITA. Proses evakuasi di tengah laut berhasil dilaksanakan dengan aman pada Senin (21/6/2026) pukul 02.00 WITA, di mana korban dipindahkan dari kapal MV Novena WW ke atas dek KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan pertolongan medis pertama.

 

“Proses pemindahan korban berjalan lancar. Setelah berhasil dievakuasi ke atas kapal pada pukul 02.00 WITA, berhasil tiba di Soekarno-Hatta dan langsung dievakuasi ke rumah sakit siloam,” tambah Andi Sultan

 

Operasi evakuasi medis ini berhasil diselesaikan dengan baik atas kerja sama taktis dari Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer KPP Makassar, ABK KN SAR Kamajaya, Polairud, TNI-AL, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar, serta Agen Kapal. Alat utama yang dikerahkan dalam operasi ini meliputi KN SAR Kamajaya, truk personel, peralatan komunikasi, serta peralatan medis darurat. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Beban Usaha, Laba Pelindo Jasa Maritim Wilayah 1 Melesat 171 Persen
OPINI : Keistimewaan Muharram
Insentif PPN 100% dan Unit Siap Huni, Bukit Baruga Berikan Penawaran Menarik dalam BRI Consumer Expo 2026
PJM Tanam Pohon Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wujud Komitmen Greenbelting dan Pencapaian SDGs
Asesor LAM PTKes Menyerahkan Berita Acara kepada Kaprodi M.Kes
Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Sebut Karya Inspiratif Penuh Referensi
PILATES CLASS HADIR UNTUK DUKUNG GAYA HIDUP SEHAT DAN AKTIF DI VASAKA HOTEL MAKASSAR
PT Kalla Inti Karsa Raih Empat Penghargaan Indonesia Sustainability Award 2026, Tegaskan Komitmen Hadirkan Properti Komersial Berkelanjutan 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:12 WITA

Tekan Beban Usaha, Laba Pelindo Jasa Maritim Wilayah 1 Melesat 171 Persen

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:47 WITA

SAKIT PERUT DAN DEMAM TINGGI DI TENGAH LAUT, ABK KAPAL ASING ASAL VIETNAM BERHASIL DIEVAKUASI BASARNAS MAKASSAR DI PERAIRAN PANGKEP

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:37 WITA

OPINI : Keistimewaan Muharram

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:10 WITA

Insentif PPN 100% dan Unit Siap Huni, Bukit Baruga Berikan Penawaran Menarik dalam BRI Consumer Expo 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:01 WITA

PJM Tanam Pohon Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wujud Komitmen Greenbelting dan Pencapaian SDGs

Berita Terbaru

Berita

OPINI : Keistimewaan Muharram

Sabtu, 20 Jun 2026 - 21:37 WITA