MAKASSAR,FILALIN.COM,–KN. SAR Kamajaya milik Basarnas Makassar melaksanakan evakuasi seorang ABK Kapal MV Movena yang mengalami sakit dan meminta bantuan evakuasi di perairan Pulau Kalukkukang sabtu (20/6) malam.
Kapal MV Novena WW yang sedang berlayar dari Jepang menuju Australia tersebut meminta bantuan saat berada di sekitar perairan Pulau Kalukalukuang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Hal ini dikarenakan salah satu kru kapal atas nama Nguyen (24/L), seorang pemuda asal Vietnam, mendadak mengalami gejala sakit perut hebat disertai demam yang sangat tinggi di tengah pelayaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi kedaruratan ini diterima Basarnas Makassar pada Minggu (20/6/2026) pukul 21.10 WITA dari Rachel selaku pihak koresponden kapal. Dilaporkan bahwa seorang ABK asal Vietnam tersebut mengalami sakit perut hebat dan demam tinggi saat kapal tengah berlayar dengan rute Jepang menuju Australia.
“Kami menerima laporan adanya kru NV NOVENA mengalami sakit pada bagian perut dan membutuhkan evakuasi medis darurat di tengah laut. Pada saat kami menerima informasi kita melihat dari jarak 110 Dari dermaga soekarno Hatta dan kami segera menggerakkan personel menggunakan KN SAR Kamajaya untuk melakukan(intercept) di laut,” ungkap Andi Sultan S.E., selaku Kepala seksi Operasi kantor pencarian dan pertolongan kelas A Makassar
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescuer KPP Makassar langsung diberangkatkan pada pukul 21.30 WITA. Proses evakuasi di tengah laut berhasil dilaksanakan dengan aman pada Senin (21/6/2026) pukul 02.00 WITA, di mana korban dipindahkan dari kapal MV Novena WW ke atas dek KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan pertolongan medis pertama.
“Proses pemindahan korban berjalan lancar. Setelah berhasil dievakuasi ke atas kapal pada pukul 02.00 WITA, berhasil tiba di Soekarno-Hatta dan langsung dievakuasi ke rumah sakit siloam,” tambah Andi Sultan
Operasi evakuasi medis ini berhasil diselesaikan dengan baik atas kerja sama taktis dari Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer KPP Makassar, ABK KN SAR Kamajaya, Polairud, TNI-AL, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar, serta Agen Kapal. Alat utama yang dikerahkan dalam operasi ini meliputi KN SAR Kamajaya, truk personel, peralatan komunikasi, serta peralatan medis darurat. (*)





















