Menjemput Berkah Hari Jumat Lewat Al Kahfi Time di Sekolah Islam Athirah

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Bagi sebagian orang, hari Jumat menjadi penanda akhir pekan yang dinanti untuk beristirahat. Namun di Sekolah Islam Athirah, Jumat pagi justru menjadi momen untuk mengisi ulang energi spiritual. Melalui tradisi bertajuk Al Kahfi Time, seluruh insan Athirah memulai aktivitas dengan membaca Surah Al-Kahfi, menghadirkan suasana yang khusyuk sekaligus menenangkan sebelum menjalankan rutinitas pendidikan.

 

Budaya yang telah menjadi bagian dari keseharian Athirah ini dilaksanakan secara serentak setiap pekan oleh manajemen dan seluruh unit sekolah. Mulai dari pimpinan, guru, hingga tenaga kependidikan, semuanya duduk bersama melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Di tengah kesibukan dunia pendidikan, beberapa puluh menit bersama Al-Qur’an menjadi pengingat bahwa setiap pekerjaan akan lebih bermakna ketika diawali dengan mengingat Allah SWT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, mengatakan bahwa Al Kahfi Time merupakan salah satu ikhtiar lembaga untuk membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada profesionalisme, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keislaman.

 

“Ini merupakan program keagamaan di guru dan karyawan. Tadarus bersama dan juga memahami makna dari ayat yang dibaca. Harapannya dapat menjadi jalan meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT,” ujarnya.

 

Bagi Sekolah Islam Athirah, membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat bukan sekadar menjalankan amalan sunnah. Tradisi ini menjadi ikhtiar bersama untuk mengetuk pintu rahmat Allah SWT, memohon keberkahan dalam setiap aktivitas, serta menghadirkan ketenangan hati sebelum menjalankan amanah mendidik generasi bangsa.

 

Keberkahan itulah yang diharapkan terus mengalir, tidak hanya bagi para guru dan karyawan, tetapi juga berdampak pada peserta didik, kemajuan sekolah, hingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Keyakinan inilah yang membuat Al Kahfi Time terus dijaga sebagai budaya yang menguatkan identitas Sekolah Islam Athirah.

 

Suasana hangat tidak berhenti ketika lantunan Surah Al-Kahfi selesai dibaca. Melalui program Jumat Berkah, kegiatan dilanjutkan dengan sarapan bersama yang disiapkan secara bergiliran oleh setiap departemen atau divisi di lingkungan manajemen. Momen sederhana ini menjadi ruang untuk saling menyapa, berbincang santai, sekaligus mempererat ukhuwah di luar kesibukan pekerjaan.

 

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Sekolah Islam Athirah menghadirkan budaya kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai spiritual.

 

Kepala Seksi QGDP Unit TK-SD Sekolah Islam Athirah, Komarudin Evendi, mengatakan bahwa pembiasaan ini diharapkan mampu menumbuhkan kedekatan seluruh insan Athirah dengan Al-Qur’an sekaligus menguatkan makna pengabdian sebagai pendidik.

 

“Melalui pembiasaan ini, kami berharap interaksi dengan Al-Qur’an tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga mampu menghadirkan ketenangan, memperkuat semangat pengabdian, serta menjadi bekal dalam menjalankan amanah sebagai pendidik,” jelasnya.

 

Tak jarang, Al Kahfi Time juga diisi dengan tausiah singkat sebagai penguatan ruhani. Melalui tadabbur ayat-ayat Al-Qur’an, guru dan tenaga kependidikan diajak kembali mengingat makna profesi yang mereka jalani. Bahwa menjadi pendidik bukan hanya tentang menyampaikan ilmu pengetahuan, melainkan juga menghadirkan keteladanan, menanamkan nilai, dan membimbing peserta didik dengan hati.

 

Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang, Sekolah Islam Athirah percaya bahwa kualitas pendidikan lahir dari keseimbangan antara kompetensi dan spiritualitas. Karena itu, Al Kahfi Time bukan sekadar agenda rutin setiap Jumat, melainkan budaya yang terus dirawat agar Al-Qur’an tetap menjadi sumber inspirasi dalam setiap langkah pengabdian. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antrean BBM Makassar Semakin Landai, Pertamina Tambah SPBU Modular di CPI
Pertamina Salurkan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulse
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya, 130 Korban KMP Virgo Masih Dicari
Komisi Perempuan MUI Makassar Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak
LBH Suara Panrita Keadilan Apresiasi Respons Cepat Penanganan Dugaan Perundungan Siswi SD
BBM Langka dan Memicu Bentrok Warga, Ketum INTIS Dr. Affandy Agusman Aris Desak Pemerintah Ambil 5 Langkah Darurat
LBH Suara Panrita Keadilan Desak Pemulihan Trauma Siswi SD Diduga Korban Bullying
Four Points by Sheraton Makassar Tandai 11 Tahun Perjalanan dengan Donor Darah dan Syukuran
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:40 WITA

Antrean BBM Makassar Semakin Landai, Pertamina Tambah SPBU Modular di CPI

Senin, 14 September 2026 - 09:19 WITA

Pertamina Salurkan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulse

Senin, 14 September 2026 - 09:11 WITA

Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya, 130 Korban KMP Virgo Masih Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 14:51 WITA

Komisi Perempuan MUI Makassar Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak

Sabtu, 12 September 2026 - 08:16 WITA

BBM Langka dan Memicu Bentrok Warga, Ketum INTIS Dr. Affandy Agusman Aris Desak Pemerintah Ambil 5 Langkah Darurat

Berita Terbaru

Berita

Pertamina Salurkan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulse

Senin, 14 Sep 2026 - 09:19 WITA