Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Optimistis Terus Bertumbuh

- Penulis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:43 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FILALIN.COM – Industri keuangan syariah Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri keuangan syariah mencapai sekitar Rp3.231 triliun hingga Agustus 2026, tumbuh 8,19 persen secara tahunan.

 

Pertumbuhan tersebut memperkuat optimisme OJK terhadap prospek industri keuangan syariah di tengah upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis prinsip syariah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan data OJK, pangsa pasar aset keuangan syariah terhadap total sektor jasa keuangan mencapai 11,16 persen. Capaian ini ditopang oleh tiga sektor utama, yakni pasar modal syariah, perbankan syariah, serta industri keuangan nonbank (IKNB) syariah.

 

Aset pasar modal syariah tercatat sekitar Rp1.942 triliun, disusul perbankan syariah sebesar Rp1.089 triliun. Sementara itu, aset IKNB syariah mencapai sekitar Rp199,7 triliun.

 

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan optimisme tersebut dalam pembukaan Pertemuan Tahunan atau Ijtima’ Sanawi 2026 yang diselenggarakan bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

 

“Dengan modal tersebut, kita memiliki alasan untuk optimistis,” kata Friderica.

 

Menurutnya, pengembangan industri keuangan syariah akan terus diarahkan pada penguatan struktur industri, diversifikasi produk dan layanan, peningkatan inklusi keuangan syariah, serta penguatan sinergi ekosistem keuangan dan ekonomi syariah.

 

OJK juga memperkuat regulasi di berbagai sektor, termasuk produk investasi perbankan syariah, exchange-traded fund (ETF), penawaran efek utang dan sukuk secara elektronik, serta pengaturan usaha di sektor pembiayaan dan lembaga jasa keuangan lainnya.

 

Selain itu, OJK mulai mengembangkan kajian prinsip syariah untuk aset keuangan digital, taksonomi industri aset keuangan digital syariah, dan tokenisasi sukuk bersama Kementerian Keuangan.

 

Meski mencatat pertumbuhan, OJK masih mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti kapasitas kelembagaan yang belum merata, kebutuhan inovasi produk berbasis data, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

 

Melalui berbagai kebijakan tersebut, OJK berharap industri keuangan syariah semakin kuat, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TMMD ke-130 Hadirkan Akses Air Bersih, Warga Barembeng Tak Lagi Bergantung pada Cara Lama
Cegah Longsor dan Kerusakan Jalan, TMMD Kodim Gowa Percepat Pembangunan Talud di Kalebarembeng
Inklusi Keuangan Syariah Baru 13,24 Persen, OJK Dorong Perluasan Akses Masyarakat
Mahasiawa UKM Seni Budaya Ihya ITBA Al Gazali Barru Gelar Workshop Lukis di Ruang Belajar Bantaran Jekneberang
Perang Kelompok Marak, Wali Kota Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam Bersama TNI-Polri
OJK dan DSN-MUI Perkuat Peran Pengawas Syariah, Industri Dituntut Jaga Kepercayaan Publik
Pasokan BBM Bertambah, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Penyaluran di Manado, Sangihe, dan sekitarnya Semakin Kondusif
Solusi Ketersediaan Air Bersih, Pabrikasi Tower Sumur TMMD ke-130 Terus Dipercepat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:23 WITA

TMMD ke-130 Hadirkan Akses Air Bersih, Warga Barembeng Tak Lagi Bergantung pada Cara Lama

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:18 WITA

Cegah Longsor dan Kerusakan Jalan, TMMD Kodim Gowa Percepat Pembangunan Talud di Kalebarembeng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:05 WITA

Inklusi Keuangan Syariah Baru 13,24 Persen, OJK Dorong Perluasan Akses Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:49 WITA

Mahasiawa UKM Seni Budaya Ihya ITBA Al Gazali Barru Gelar Workshop Lukis di Ruang Belajar Bantaran Jekneberang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:43 WITA

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Optimistis Terus Bertumbuh

Berita Terbaru